Kanal24, Malang – Pasar Murah TNI yang digelar di Lapangan Rampal, Kota Malang, disambut antusias masyarakat yang datang sejak pagi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini menghadirkan bazar sembako murah dan juga menyediakan layanan kesehatan gratis bagi warga yang hadir.
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menyampaikan bahwa bazar dan pasar murah tersebut merupakan upaya TNI untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar secara serentak di seluruh jajaran Kodam V/Brawijaya, termasuk di tingkat Korem dan Kodim, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat lebih luas. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Pasar Murah TNI yang dilaksanakan pada Jumat (13/3/2026) di Lapangan Rampal Malang dan diselenggarakan oleh TNI.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi TNI dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya ketika harga bahan pokok cenderung meningkat menjelang hari besar keagamaan. Ia menambahkan, antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa program pasar murah seperti ini sangat dibutuhkan oleh warga.
Baca juga:
Strategi Agar THR Lebaran Tidak Cepat Habis

Antusias Warga Berburu Sembako Murah
Salah satu penjaga bazar, Eka Wijayanti, menjelaskan bahwa berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Ia mengatakan bahwa produk yang dijual antara lain minyak goreng, sembako, hingga aneka jajanan Lebaran seperti kacang dan keripik.
Ia menyebutkan bahwa minyak goreng yang dijual di bazar tersebut dibanderol sekitar Rp40.000 per paket. Selain itu, sejumlah produk UMKM juga turut meramaikan bazar, seperti keripik singkong dan olahan makanan lainnya.
Menurut Eka, sejak pagi masyarakat terlihat sangat antusias datang ke lokasi bazar. Bahkan, beberapa produk seperti makanan olahan cepat habis terjual karena tingginya minat pembeli. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat membantu pedagang kecil karena dapat meningkatkan penjualan sekaligus memperkenalkan produk kepada masyarakat.
Eka berharap kegiatan bazar Ramadan serupa dapat digelar lebih dari satu hari dan informasinya diberikan lebih awal kepada pedagang. Dengan begitu, para pelaku usaha kecil dapat mempersiapkan produk yang lebih banyak dan mencari distributor dengan harga yang lebih murah.
Layanan Kesehatan Gratis untuk Pengunjung
Selain bazar sembako, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh tim medis dari Rumah Sakit Bhirawa dan Rumah Sakit Lawang. Dokter yang bertugas dalam kegiatan tersebut, Dr. Gusti Gandha Pandya, menjelaskan bahwa layanan kesehatan dibuka sejak pagi hingga kegiatan bazar selesai.
Ia mengatakan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, serta asam urat. Setelah pemeriksaan dilakukan, masyarakat yang membutuhkan akan diberikan obat sesuai dengan resep dokter.
Menurutnya, sebagian besar warga yang datang memanfaatkan layanan untuk memeriksa tekanan darah dan kadar kolesterol. Ia juga menemukan beberapa warga yang memiliki tekanan darah tinggi namun tidak rutin mengonsumsi obat.
Dr. Gusti mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan pola makan, terutama menjelang dan setelah Lebaran. Ia menyarankan agar konsumsi makanan berlemak atau tinggi kolesterol tidak berlebihan serta tetap melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala setelah masa libur Idulfitri.
180 Stan Hadirkan Beragam Komoditas
Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Kohir menjelaskan bahwa Korem 083 mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah bazar Ramadan yang terpusat di wilayah Kodam V/Brawijaya.

Ia menyebutkan bahwa dalam kegiatan tersebut terdapat sekitar 180 stan yang menyediakan berbagai komoditas, mulai dari bahan makanan, sandang, hingga kebutuhan pokok lainnya. Harga barang yang dijual diupayakan lebih rendah dari harga pasar agar masyarakat dapat membeli kebutuhan dengan lebih mudah.
Untuk menekan harga, pihak TNI melakukan koordinasi langsung dengan produsen serta bekerja sama dengan Bulog. Dengan cara tersebut, barang yang dijual dapat diperoleh langsung dari sumbernya tanpa melalui rantai distributor yang panjang.
Ia juga menyampaikan bahwa terdapat beberapa produk unggulan dari wilayah Jawa Timur yang dipasarkan di bazar tersebut, termasuk beras organik dari Pasuruan dan Probolinggo yang dikenal memiliki kualitas baik.
Dukungan TNI untuk Ketahanan Pangan
Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa kegiatan bazar murah bertujuan membantu masyarakat secara ekonomi dan juga menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.
Ia menjelaskan bahwa TNI terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendukung berbagai program prioritas, termasuk peningkatan luas tanam dan produksi pangan di Jawa Timur. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah provinsi, kabupaten, hingga aparat di tingkat desa.
Menurutnya, target peningkatan produksi pangan seperti beras, jagung, dan tebu diharapkan dapat tercapai pada tahun ini sehingga ketersediaan stok pangan tetap terjaga.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung kegiatan pertanian dengan tetap aktif mengolah lahan pertanian. Dengan dukungan cuaca yang baik dan kerja sama berbagai pihak, diharapkan hasil panen dapat meningkat dan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi. (nid/qrn)














