Kanal24, Malang – Program Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja Sama LSP Public Relation Nusantara mengadakan pelatihan dan uji kompetensi bagi tenaga kesehatan di Klinik UB pada bulan Mei hingga Juni 2024.
Kegiatan uji kompetensi yang dilaksanakan di Klinik UB pada Kamis (06/06/2024) ini melibatkan 20 peserta yang terdiri dari dokter, tenaga kesehatan, front office, dan tenaga administrasi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan prima kepada konsumen.
Direktur Klinik UB, drg. Miftakhul Cahyati, Sp.PM, menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih dan memastikan para peserta tersertifikasi dalam memberikan pelayanan prima.
“Kami dari Klinik Universitas Brawijaya mengadakan ujian sertifikasi BNSP terkait dengan layanan prima untuk 20 peserta yang terdiri dari dokter, tenaga kesehatan, front office, dan tenaga administrasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah supaya kami terlatih dan tersertifikasi dalam memberikan pelayanan prima kepada konsumen. Dengan pelatihan ini, kami berharap dapat lebih dekat dengan masyarakat dan meningkatkan kemajuan klinik khususnya di Klinik UB,” ujar drg. Miftah.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pada kemampuan berkomunikasi dan pelayanan terhadap pasien. “Kegiatan ini bertujuan untuk menambah skill peserta dalam pelayanan terhadap pasien, memberikan pelayanan terbaik, serta meningkatkan kepuasan konsumen. Harapan akhirnya adalah agar layanan kami paripurna dan prima,” tambah drg. Mifta.
Harapan besar juga diutarakan agar Klinik UB menjadi tujuan utama fasilitas kesehatan pertama masyarakat. “Kami berharap masyarakat banyak yang menoleh ke Klinik UB sebagai tujuan fasilitas kesehatan pertama. Kami tidak hanya ingin meningkatkan pelayanan di Klinik UB MT Haryono, tetapi juga di Klinik Dieng. Dengan demikian, kedua klinik ini dapat lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik,” kata drg. Mifta.
Salah satu peserta pelatihan, dr. Winda Sabtikarisa, yang merupakan dokter umum di Klinik UB, mengungkapkan manfaat yang dirasakan dari pelatihan ini. “Alhamdulillah, pelatihan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami yang bekerja di bidang pelayanan untuk melayani pasien setiap hari di Klinik Universitas Brawijaya. Harapannya dengan pelatihan ini, pelayanan kami bisa meningkat dan menurunkan angka komplain, sehingga meningkatkan kepuasan pasien di Klinik Universitas Brawijaya,” ungkapnya.
Pelatihan dan uji kompetensi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Klinik Universitas Brawijaya, serta menjadikan klinik ini sebagai pilihan utama masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terpercaya. (nid/yor)