Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Produksi Naik, Mandiri Belum: Catatan Kritis Industri Peternakan 2025

Dinia by Dinia
December 30, 2025
in Ekonomi, Nasional
0
Produksi Naik, Mandiri Belum: Catatan Kritis Industri Peternakan 2025
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Ketahanan pangan berbasis protein hewani masih menjadi pekerjaan rumah besar Indonesia hingga akhir 2025. Di tengah meningkatnya kebutuhan daging, telur, dan susu, industri peternakan nasional justru berjalan di atas struktur yang rapuh: ketergantungan impor bahan baku, biaya produksi yang tinggi, serta kesenjangan pasokan antarwilayah. Situasi ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan belum sepenuhnya sejalan dengan kemandirian.

Pandemi Covid-19 memang telah berlalu, namun dampaknya masih terasa dalam bentuk ketidakstabilan rantai pasok dan lemahnya fondasi industri. Program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis memberi dorongan permintaan, tetapi sekaligus menguji kesiapan sektor hulu hingga hilir untuk menjawab lonjakan kebutuhan secara berkelanjutan.

Protein Hewani sebagai Kewajiban Negara

Dr. Ir. Agus Susilo, S.Pt., MP., IPM., ASEAN Eng., Pakar Industri Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, menilai bahwa persoalan peternakan nasional harus dibaca dari akar kebijakan jangka panjang negara.

ā€œSejak 1998, daging, susu, dan telur ditetapkan sebagai bagian dari sembilan bahan pokok. Itu berarti negara punya kewajiban memastikan ketersediaan, pemerataan, dan harga yang terjangkau di seluruh Indonesia, dan sampai sekarang kebijakan itu tidak pernah dicabut,ā€ ujar Dr. Agus.

Menurutnya, status protein hewani sebagai sembako membuat industri peternakan tidak bisa berjalan biasa-biasa saja. Produksi harus terus dipacu, bukan hanya untuk memenuhi permintaan pasar, tetapi juga untuk menjamin hak dasar masyarakat atas pangan bergizi.

Industri Bangkit, Perunggasan Jadi Penopang

Dr. Agus mencatat bahwa industri peternakan sempat mengalami penurunan tajam saat pandemi Covid-19. Namun sejak 2023, pemulihan mulai terlihat, dan pada 2024 hingga kuartal IV 2025, tren peningkatan semakin jelas, terutama di sektor perunggasan.

ā€œAlhamdulillah, 2025 ini sudah terlihat hasilnya. Perunggasan mulai bangkit, salah satunya karena adanya program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis yang mendorong kebutuhan telur dan daging ayam,ā€ katanya.

Ia menyebut unggas menjadi tulang punggung pemenuhan protein hewani nasional karena siklus produksinya cepat dan lebih terjangkau bagi masyarakat dibandingkan daging sapi.

Capaian Produksi: Telur Hampir Mandiri, Susu Masih Tertinggal

Dari sisi pemenuhan kebutuhan nasional, Dr. Agus memaparkan capaian yang belum merata. Produksi telur nasional telah mampu memenuhi sekitar 93 persen kebutuhan dalam negeri. Untuk daging, Indonesia baru mampu memenuhi sekitar 66 persen, sehingga masih ada ketergantungan impor sekitar 34 persen.Sementara itu, sektor susu menjadi tantangan paling berat.

ā€œUntuk susu, kita baru bisa memenuhi sekitar 20 persen kebutuhan nasional. Ketergantungan impor masih sangat tinggi,ā€ ungkap Dr. Agus.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kemandirian protein hewani Indonesia masih parsial dan belum menyentuh seluruh komoditas strategis.

Pakan: Masalah Klasik yang Belum Tuntas

Salah satu faktor paling menentukan dalam industri peternakan adalah pakan. Agus menegaskan bahwa biaya pakan menyerap porsi terbesar biaya produksi.

ā€œUntuk ayam broiler, biaya pakan sekitar 67 persen, sementara pada ayam petelur bisa mencapai 74 persen dari total biaya produksi,ā€ jelasnya.

Ketergantungan pada bahan baku impor, termasuk jagung, membuat industri rentan terhadap fluktuasi harga global. Upaya pengembangan bahan baku lokal terus dilakukan, namun hingga kini belum ada komoditas yang benar-benar mampu menggantikan peran jagung secara optimal.

Biosecurity dan Hilirisasi Jadi Kunci Keberlanjutan

Selain pakan, Dr. Agus menekankan pentingnya penguatan biosecurity di tingkat peternak. Indonesia yang luas dengan sentra-sentra ternak besar membutuhkan sistem pengamanan kesehatan hewan yang disiplin dan konsisten.

ā€œBiosecurity di tingkat peternak itu mutlak. Peternak harus mampu mengelola risiko penyakit dari hulu,ā€ tegasnya.

Di sisi hilir, ia mendorong percepatan hilirisasi produk peternakan, termasuk penguatan sistem rantai dingin. Menurut Agus, kualitas dan keamanan produk harus berjalan seiring dengan peningkatan produksi, mengingat produk tersebut akan dikonsumsi oleh masyarakat luas.

2026: Optimisme dengan Catatan

Menatap 2026, Dr. Agus menyampaikan optimisme dengan sejumlah catatan. Ia mengilustrasikan bahwa peningkatan konsumsi daging ayam hanya satu kilogram per kapita per tahun dapat menciptakan kebutuhan tambahan sekitar 280 juta ekor ayam.

ā€œArtinya, potensi pertumbuhan industri ini sangat besar. Tapi itu hanya bisa dicapai kalau hulu sampai hilir kita siapkan dengan serius,ā€ ujarnya.

Bagi Dr. Agus, kebijakan ke depan tidak cukup hanya mendorong produksi. Pemerintah perlu memastikan kualitas, keamanan, dan keberlanjutan industri peternakan nasional agar kebangkitan 2025 tidak berhenti sebagai momentum sesaat, melainkan menjadi fondasi kemandirian pangan jangka panjang. (Din)

Post Views: 112
Tags: catatan akhir tahun 2025Dr. Agus SusiloFapet UBimpor bahan baku pakanindustri peternakan nasionalkebijakan pangan nasionalkemandirian panganketahanan pangan indonesiaperunggasan indonesiapeternakan berkelanjutanprotein hewani nasionalswasembada protein hewani
Previous Post

THE 1O1 Malang OJ Raih Traveloka Award 2025, Pengalaman Tamu Jadi Kunci

Next Post

IHCP: Banjir, Pengungsian, dan Ujian Ketahanan Respons Kemanusiaan Indonesia

Dinia

Dinia

Next Post
IHCP: Banjir, Pengungsian, dan Ujian Ketahanan Respons Kemanusiaan Indonesia

IHCP: Banjir, Pengungsian, dan Ujian Ketahanan Respons Kemanusiaan Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik 2026

Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik 2026

January 2, 2026
Capaian Bulog Cetak Rekor Serapan Gabah 2025

Capaian Bulog Cetak Rekor Serapan Gabah 2025

January 2, 2026
Fakta Super Flu Subclade K dan Langkah Antisipasi

Fakta Super Flu Subclade K dan Langkah Antisipasi

January 2, 2026
VILPA, Manfaat Sehat Tanpa Olahraga

VILPA, Manfaat Sehat Tanpa Olahraga

January 2, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025