Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Profesor Ekologi UB Ciptakan Pupuk Pestisida Hayati Cair

Adam Kukuh Kurniawan by Adam Kukuh Kurniawan
August 4, 2023
in Pendidikan
0
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KANAL24, Malang – Untuk meningkatkan peran komunitas Arthropoda, yang mana memiliki peranan penting dalam ekosistem. Prof. Amin Setyo Leksono, S.Si., M.Si., Ph.D, melakukan 2 inovasi, yakni rekayasa habitat dan membuat pupuk pestisida hayati cair. Amin Setyo Leksono merupakan profesor ekologi pertama di FMIPA UB. 

Alumni Hiroshima University itu mengungkapkan bahwa peran komunitas Arthropoda khususnya di agroekosistem adalah untuk mengendalikan hama. Dari beragam peranan Arthropoda pada agroekosistem, beberapa peran penting tersebut meliputi musuh alami hama, peran sebagai penyerbuk, peran sebagai pengurai dan peran sebagai bioindikator.

Lanjutnya, rekayasa habitat yang dilakukan dengan menanam jenis tumbuhan refugia yang sebagian merupakan tumbuhan liar seperti, babandotan, kenikir, marigold, bawangan, sebagian lain adalah tumbuhan budidaya seperti kacang panjang, gambas, cabai, dan tomat. Tumbuhan refugia ini ditanam di tepi kebun atau di pematang sawah. Rekayasa habitat yang dilakukan di pematang sawah berupa ajir tunggal dan ajir ganda. 

Selain melakukan rekayasa habitat, Profesor ke-20 FMIPA itu juga melakukan inovasi dengan membuat pupuk pestisida hayati cair yang berasal dari fermentasi bahan alami lokal seperti empon-empon, gadung, buah maja, dicampur dengan air cucian beras, air kelapa, gula dan terasi. Produk ini diberi nama Biocombat dan sudah dipatenkan.

“Biocombat ini bersifat umum, jadi dapat digunakan ke semua jenis tanaman. Penggunaannya, bisa disemprotkan di pagi hari. Untuk tanaman yang baru konversi dari konvensional menuju semi organik, membutuhkan 4-6 kali semprot selama masa tanam. Tetapi, makin lama nanti akan semakin berkurang hingga hanya membutuhkan 1-2 kali semprot dalam kurun waktu tanam tersebut,” jelasnya. 

Hasil dari penggunaan Biocombat ini sudah terlihat pada saat diujikan di lahan pertanian apel. Dengan menggunakan pestisida hayati cair ini, bisa meningkatkan kadar gula buah, kadar vitamin C buah, kaliaum, dan dapat meningkatkan kualitas tanah. Tetapi, Amin juga menekankan bahwa pupuk organik tetap harus digunakan disamping pemberian pestisida hayati ini. 

Profesor ke-251 UB tersebut menyarankan agar ada kajian lebih lanjut untuk meneliti peranan Arthropoda yang lebih khusus di tingkat populasi dan pada berbagai jenis tanaman budidaya. Serta upaya yang lebih  mendalam  untuk  mengembangkan  produk  pupuk  biopestisida  cair  dari sumberdaya lokal untuk beragam jenis tanaman budidaya. (meg)

Post Views: 367
Previous Post

Realisasi KUR Hingga September Rp115,9 Triliun

Next Post

Pitojo : Ibukota Baru Harus Punya Daya Dukung Air Yang Memadai

Adam Kukuh Kurniawan

Adam Kukuh Kurniawan

Next Post

Pitojo : Ibukota Baru Harus Punya Daya Dukung Air Yang Memadai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
5 Buku Membaca Luka, Mencegah Grooming Sejak Dini

5 Buku Membaca Luka, Mencegah Grooming Sejak Dini

February 14, 2026
Wujudkan Durian Komoditas Primadona Nasional, FP UB Luncurkan Kelompok Kajian Durian Nusantara

Wujudkan Durian Komoditas Primadona Nasional, FP UB Luncurkan Kelompok Kajian Durian Nusantara

February 14, 2026
Child Grooming, Ancaman Tersembunyi Keselamatan Anak Digital

Child Grooming, Ancaman Tersembunyi Keselamatan Anak Digital

February 14, 2026
BrilianNext: BRI Pangkas Seleksi, Talenta Brawijaya Dilirik Industri

Hampir 20 Persen Karyawan BRI dari UB, Human Capital Soroti Learning Agility

February 13, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025