Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Rahayu Saraswati Mundur: Bukti Tekanan Publik Lebih Kuat dari Mekanisme Partai

Dinia by Dinia
September 13, 2025
in Politik
2
Rahayu Saraswati Mundur: Bukti Tekanan Publik Lebih Kuat dari Mekanisme Partai

Rahayu Saraswati nyatakan mundur (instagram)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24 – Politisi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 pada Rabu (10/9/2025). Keputusan itu ia sampaikan lewat video di akun Instagram pribadinya, setelah cuplikan wawancara lamanya kembali viral dan menuai kritik luas. Dalam video tersebut, Saraswati mengaku bertanggung jawab atas kegaduhan yang timbul, meski menegaskan bahwa pernyataannya telah dipotong keluar konteks.

“Tidak ada maksud saya untuk merendahkan masyarakat kecil. Namun jika ada ucapan saya yang melukai hati, saya meminta maaf sebesar-besarnya,” kata Saraswati dalam pernyataan resminya. Ia juga menyebut pengunduran diri ini sebagai langkah pribadi untuk menjaga marwah partai dan presiden terpilih Prabowo Subianto.

Langkah ini menambah daftar politisi muda yang mundur akibat tekanan publik, sebuah fenomena yang semakin sering terjadi di era keterbukaan digital. Kritik deras yang bermula di media sosial berkembang menjadi sorotan publik nasional, hingga menekan partai politik untuk mengambil sikap cepat.

Tekanan Publik Lebih Efektif

Menurut Juwita Hayyuning Prastiwi, S.IP., M.IP., pengamat politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya, kasus Saraswati menunjukkan bahwa desakan publik dapat jauh lebih efektif dibanding mekanisme formal dalam menuntut tanggung jawab politik.

“Tekanan publik ternyata bisa lebih cepat memaksa politisi mengambil keputusan daripada mekanisme etik internal atau jalur hukum. Pertanyaannya sekarang, apakah ini hanya sekadar cara meredam polemik, atau partai Gerindra punya solusi jangka panjang?” ujar Juwita kepada Kanal24 (12/9/2025).

Ia menyoroti bahwa partai seharusnya juga menjelaskan sikapnya terhadap isu yang menjadi sumber kritik, yaitu masalah pengangguran. “Selain itu, kita perlu bertanya apakah dewan etik di internal partai sudah bekerja efektif untuk mencegah kasus serupa. Kalau hanya berhenti di pengunduran, publik bisa melihat ini sekadar langkah simbolik untuk melindungi citra partai,” tambahnya.

Pengamat Politik Fisip UB, Juwita Hayyuning Prastiwi, S.IP., M.IP. (Fisip UB)
Dampak pada Representasi Perempuan

Secara politik, mundurnya Saraswati akan mengurangi jumlah legislator perempuan Gerindra di DPR RI, dari semula 19 orang menjadi 18. Kondisi ini memperlebar jarak pencapaian kuota minimal 30 persen keterwakilan perempuan di parlemen, target yang hingga kini belum pernah tercapai.

“Secara deskriptif, ini berdampak pada jumlah perempuan di parlemen. Tapi yang lebih penting, kita juga harus melihat secara substantif apakah keberadaan perempuan di DPR sudah benar-benar memperjuangkan kepentingan perempuan, atau hanya menjadi angka kuota,” jelas Juwita.

Saraswati sendiri dikenal sebagai politisi dari keluarga elite, keponakan Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto. Mundurnya ia juga memunculkan pertanyaan baru, apakah partai akan menggantinya dengan kader perempuan melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW), atau justru mengisi kursi itu dengan politisi laki-laki.

Tantangan Bagi Partai Politik

Kasus ini menjadi cermin tantangan besar partai politik dalam menjaga akuntabilitas kader di era media sosial. Polarisasi opini publik bisa dengan cepat bereskalasi, dan partai tidak bisa lagi hanya mengandalkan mekanisme tertutup untuk mengendalikan isu.

“Kalau kanal aspirasi publik tidak dibuka, akhirnya semua berujung pada tekanan besar yang bisa menjatuhkan citra partai. Jadi, penting bagi partai untuk membangun mekanisme etik internal yang jelas dan transparan,” tegas Juwita.

Ia menambahkan, jika Gerindra ingin menjaga komitmen terhadap demokrasi dan inklusivitas, maka penggantian Saraswati seharusnya tetap memperhatikan representasi gender.

“Masyarakat menunggu apakah Gerindra akan tetap memberi ruang pada perempuan, atau justru kembali ke pola lama yang maskulin,” pungkasnya.(Din)

Post Views: 516
Tags: DPR RIetika politikketerwakilan perempuankuota 30 persenmundurnya rahayu saraswatipartai gerindrapolitik genderPolitik Indonesiaprabowo subiantotekanan publik
Previous Post

UB Perkuat Ahli K3 Umum Menuju Zero Accident

Next Post

Dana Abadi UB Gandeng Alumni & Mitra Perkuat Filantropi Pendidikan

Dinia

Dinia

Next Post
Dana Abadi UB Bekali Mahasiswa dengan Soft Skill dan Kepemimpinan

Dana Abadi UB Gandeng Alumni & Mitra Perkuat Filantropi Pendidikan

Comments 2

  1. Pingback: KPK: Korupsi Kuota Haji Berpotensi Membengkak - Kanal24
  2. Pingback: Pemberantasan Korupsi Lesu di Tahun Politik - Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Child Grooming Jadi Ancaman Serius Anak Digital

Child Grooming Jadi Ancaman Serius Anak Digital

January 17, 2026
Guru Besar HI UB: Menimbang Arah Baru Palestina Merdeka

Konsistensi Iran Melawan AS

January 17, 2026
The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

January 17, 2026
Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

January 17, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025