Realisasi Investasi Pembangunan 19 KEK Mencapai Rp19,52 Triliun

KANAL24 -2021-09-15, 08:00:00 WIB 54 kali

Kawasan Ekonomi Khusus (kek.go.id)

KANAL24, Jakarta - Sekretariat Dewan Nasional (Sekdenas) KEK mencatat realisasi investasi dalam Pembangunan Kawasan pada 19 KEK telah mencapai Rp19,52 triliun. Pemerintah telah menetapkan 19 KEK yang terdiri dari 11 KEK Industri dan 8 KEK Pariwisata.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dilakukan oleh Pemerintah dengan tujuan untuk meningkatkan investasi, ekspor, substitusi impor, menciptakan lapangan pekerjaan, dan membuat model terobosan pengembangan kawasan melalui pengembangan industri dan jasa.

"Jenis usaha yang disasar yakni industri berdaya saing global, jasa pariwisata bertaraf internasional, jasa pendidikan dan kesehatan, serta ekonomi digital," kata Airlangga dalam keterangan tertulis, Selasa (14/9/2021).

Pemerintah telah menetapkan 19 KEK yang terdiri dari 11 KEK Industri dan 8 KEK Pariwisata. Dari 19 KEK tersebut, 12 KEK telah beroperasi dan 7 KEK sedang dalam tahap pembangunan.

"Investasi Pembangunan Kawasan tersebut, secara akumulatif meningkatkan kinerja investasi 19 KEK hingga Juli 2021 telah mencapai Rp92,3 triliun dengan realisasi investasi pelaku usaha sebesar Rp32,76 triliun," ujar Airlangga.

Hingga Juli 2021 ini, terdapat 166 Pelaku Usaha/Investor yang menanamkan modalnya di KEK dan telah menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak 26.741 orang, serta menciptakan ekspor sebesar Rp3,66 triliun pada tahun 2021.

"Sistem Aplikasi KEK yang dibangun dan dikembangkan oleh Lembaga National Single Window (LNSW) berkolaborasi dengan Sekdenas KEK, Direktorat Jenderal Pajak (DJP), dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memberikan kemudahan bagi Badan Usaha dan Pelaku Usaha dalam memperoleh fasilitas KEK," jelas Airlangga.

Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota tentu diharapkan memiliki komitmen yang kuat guna mendukung operasionalisasi dalam pengembangan KEK dengan memberikan berbagai fasilitas dan kemudahan agar investasi di KEK dapat berjalan melalui penerbitan Peraturan Daerah sesuai dengan UU Cipta Kerja.

"Selain itu, dibutuhkan komitmen dan profesionalisme Badan Usaha Pembangun dan Pengelolanya, dalam mengelola KEK untuk memenuhi target yang telah disepakati dengan Dewan Nasional KEK," pungkas Airlangga.(sdk)

kanal24.co.id Airlangga Hartarto kawasan ekonomi khusus
Popular

KANAL24 - 2020-05-03 34924 kali

COVID-19 DAN FITNAH AKHIR ZAMAN

KANAL24 - 2020-02-27 25802 kali

AYAT-AYAT KREATIFITAS DAN INOVASI PELAYANAN

KANAL24 - 2019-07-04 25571 kali

Tujuh Istilah Populer Dalam Tinju

KANAL24 - 2019-06-29 19794 kali

20 Istilah Basket Yang Perlu Diketahui

KANAL24 - 2019-08-14 18800 kali

Kenali 10 Istilah Dalam Pramuka