Silabun Hidupkan Kembali Musik Tradisi

KANAL24 -2020-08-08, 16:00:00 WIB 327 kali

Silabun 2020 (kemenparekraf)

KANAL24, Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)menginisiasi program akselerasi digital untuk menghidupkan kembali musik tradisional melalui acara Silaturahmi Bunyi Nusantara (SILABUN) yang bertajuk “Musik Tradisi, Jurus Bertahan Dari Gempuran Zaman”, Rabu (5/8/2020). 


“Musik tradisional merupakan identitas bangsa yang harus dikembangkan dan dilestarikan. Jangan sampai tidak ada regenerasi. Untuk itu, Kemenparekraf menginisiasi program akselerasi digital untuk menciptakan inovasi dan menghidupkan kembali musik tradisi agar ciri khas dari suatu daerah tidak hilang,” ujar Josua Plt. Deputi bidang ekonomi digital dan produk kreatif Kemenparekraf.


Josua melanjutkan salah satu tujuan dari akselerasi digital musik tradisi ialah mendorong pelaku ekonomi kreatif untuk bertransformasi dari offline ke online dengan memanfaatkan teknologi, namun tetap memperhatikan dasar-dasar atau ciri khas dari musik tradisional. Hal ini dilakukan untuk memperluas pasar musik tradisional.

Kemenparekraf juga memberikan perhatian penuh untuk menyejahterakan musisi tradisi dengan melakukan berbagai pendampingan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pelaku ekonomi kreatif agar memiliki semangat enterpreneurship.

Musisi Dewa Bujana (kemenparekraf)


“Hal ini perlu dilakukan agar para pelaku ekraf mengetahui ilmu dasar untuk menjual produknya dalam hal ini karya musik, supaya bisa dipasarkan. Mulai dari produksi hingga ke distribusi,” kata Josua.


Etnomusikolog, Amin Abdullah, mengatakan jurus yang harus dipunyai musisi untuk bertahan dari gempuran zaman ialah melakukan transformasi digital dan memiliki jiwa entrepreneurship. Musik tradisi dalam kacamata ekonomi kreatif dinilai sebagai investasi yang harus dipertahankan eksistensinya. 


“Seperti lagu Lathi yang memberikan kejutan luar biasa. Positioning dan inovasi yang menarik untuk memberikan kreasi kekinian tanpa meninggalkan ciri khas musik tradisional dengan memanfaatkan transformasi digital dari mulai produksi hingga ke penjualan,” ujar Amin.

Amin juga mengatakan musik tradisi akan bertahan dari gempuran zaman jika masyarakat Indonesia memperlakukannya sebagai best on the past, you do it on the present, to deal with the future.


Musisi, Dewa Budjana, menuturkan penting sekali seorang musisi untuk melibatkan musik tradisi demi memperindah harmonisasi dalam sebuah karya musik. “Saya berharap pemerintah terus memberikan perhatian dan ruang untuk bisa mengembangkan musik tradisi ke kancah internasional,” kata Dewa.(sdk)

kanal24.co.id Ekonomi Kreatif Silabun Musik Tradisional Dewa Bujana
Popular

KANAL24 - 2020-05-03 34924 kali

COVID-19 DAN FITNAH AKHIR ZAMAN

KANAL24 - 2020-02-27 25802 kali

AYAT-AYAT KREATIFITAS DAN INOVASI PELAYANAN

KANAL24 - 2019-07-04 25571 kali

Tujuh Istilah Populer Dalam Tinju

KANAL24 - 2019-06-29 19794 kali

20 Istilah Basket Yang Perlu Diketahui

KANAL24 - 2019-08-14 18800 kali

Kenali 10 Istilah Dalam Pramuka