Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Riset Ekonomi Gender Dorong Ibu Bekerja Tetap Berdaya

Einid Shandy by Einid Shandy
December 22, 2025
in Pendidikan
0
Riset Ekonomi Gender Dorong Ibu Bekerja Tetap Berdaya

Dr. Dien Amalina Nur Asrofi, Wisudawati UB (Yordan/Kanal24)

46
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Isu peran perempuan dalam dunia kerja kembali mengemuka seiring meningkatnya perhatian terhadap kualitas pembangunan sumber daya manusia. Momentum Wisuda Universitas Brawijaya (UB) yang digelar pada Minggu (21/12/2025) di Gedung Samantha Krida UB menjadi salah satu penanda penting lahirnya gagasan akademik yang berfokus pada ekonomi gender, khususnya terkait ibu bekerja dan kesejahteraan anak serta remaja.

Salah satu akademisi yang menaruh perhatian besar pada isu tersebut adalah Dr. Dien Amalina Nur Asrofi. Saat ini, ia tengah menjalani program posdoktoral dari Universitas Brawijaya dan aktif bekerja sebagai peneliti posdoktoral di Pusat Penelitian Demografi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB).

Melalui disertasinya, Dr. Dien mengkaji ekonomi gender dengan fokus pada dinamika ibu bekerja dan keterkaitannya dengan kesejahteraan anak serta remaja. Ia menilai, masih kuat anggapan bahwa ketika seorang ibu bekerja, maka kewajiban pengasuhan akan terabaikan, sehingga mendorong banyak perempuan untuk menarik diri dari pasar kerja demi memprioritaskan keluarga.

Baca juga:
Resmi Dilantik, EM dan DPM UB 2026 Siap Perkuat Peran Mahasiswa

Ekonomi Gender dan Dilema Ibu Bekerja

Dalam penelitiannya, Dr. Dien menemukan bahwa ibu bekerja sering kali berada pada posisi dilematis. Tuntutan pekerjaan yang tinggi, jam kerja yang panjang, serta minimnya fleksibilitas membuat pengasuhan anak dan remaja menjadi terkorbankan. Kondisi ini tidak jarang memaksa perempuan untuk keluar dari dunia kerja, meskipun mereka memiliki potensi dan kompetensi yang besar.

Namun, disertasinya justru menunjukkan bahwa ibu tetap dapat berdaya secara ekonomi tanpa harus mengorbankan peran pengasuhan. Kuncinya terletak pada dukungan sistem kerja yang memadai. ā€œIbu bekerja tetap bisa menjalankan perannya dengan baik apabila terdapat aturan kerja yang jelas dan standar,ā€ jelasnya.

Beberapa prasyarat penting yang disorot dalam riset tersebut antara lain penerapan jam kerja standar, ketersediaan asuransi kesehatan, serta dukungan di tempat kerja seperti fasilitas self care, bantuan pengasuhan anak, maupun dukungan keluarga di lingkungan rumah.

Regulasi Ramah Perempuan sebagai Kunci

Kontribusi utama dari kajian Dr. Dien terletak pada dorongannya terhadap pembentukan regulasi ketenagakerjaan yang lebih berpihak pada pekerja perempuan, khususnya ibu. Ia menyoroti masih banyaknya pekerja perempuan di sektor informal yang harus bekerja dengan jam berlebih, tanpa kepastian cuti, bahkan tidak memiliki hak untuk mendampingi anak ketika sakit.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesejahteraan perempuan, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kualitas tumbuh kembang anak dan remaja. Oleh karena itu, diperlukan peraturan standar yang melindungi hak-hak dasar ibu bekerja, mulai dari jam kerja formal, hak cuti, hingga jaminan perlindungan sosial.

Ia menegaskan bahwa keberpihakan kebijakan terhadap pekerja perempuan bukan sekadar isu kesetaraan gender, melainkan investasi jangka panjang bagi pembangunan manusia Indonesia.

Membangun Keseimbangan Karier dan Pengasuhan

Melalui program posdoktoralnya, Dr. Dien berkomitmen untuk terus mengembangkan pola riset yang berfokus pada keseimbangan antara karier dan pengasuhan. Ia berharap hasil penelitiannya dapat menjadi rujukan bagi pembuat kebijakan, institusi kerja, maupun dunia usaha dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif.

Salah satu gagasan yang ingin ia dorong ke depan adalah penyediaan fasilitas penitipan anak atau childcare di tempat kerja. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut dapat membantu ibu bekerja menjalankan peran ganda secara optimal, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja perempuan.

Melalui capaian akademik yang dirayakan dalam Wisuda Universitas Brawijaya 2025 ini, Dr. Dien Amalina Nur Asrofi berharap isu ekonomi gender semakin mendapat ruang dalam diskursus kebijakan publik, demi mewujudkan pasar kerja yang adil, inklusif, dan berkelanjutan bagi perempuan Indonesia. (nid/yor)

Post Views: 191
Tags: Dr. Dien Amalina Nur AsrofiIbu bekerjaibu berdayaKANAL24kanal24.co.idPerempuan BerdayaRiset ekonomiuniversitas brawijaya
Previous Post

Tiket Kereta Nataru Laris Manis

Next Post

Fokus Pasar Kerja Inklusif di Tengah Bonus Demografi

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Fokus Pasar Kerja Inklusif di Tengah Bonus Demografi

Fokus Pasar Kerja Inklusif di Tengah Bonus Demografi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Semangkuk Lumintu, Merawat Warisan Soto Kambing Malang

Semangkuk Lumintu, Merawat Warisan Soto Kambing Malang

February 10, 2026
ORDIK Pascasarjana FILKOM UB Perkuat Pondasi Akademik

ORDIK Pascasarjana FILKOM UB Perkuat Pondasi Akademik

February 10, 2026
Registrasi SIM Biometrik, Solusi Keamanan atau Ancaman Privasi

Registrasi SIM Biometrik, Solusi Keamanan atau Ancaman Privasi

February 10, 2026
Aksi Sederhana Bangun Kesetaraan Gender di Kantor

Aksi Sederhana Bangun Kesetaraan Gender di Kantor

February 10, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025