Kanal24, Malang – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Humanera Universitas Brawijaya meluncurkan inisiatif unggulan, Edu Salt Center, di Desa Gajahrejo, Kabupaten Malang. Program ini bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir melalui diversifikasi produk garam menjadi sabun mandi berkualitas tinggi. Inovasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif signifikan bagi perekonomian lokal dan kualitas hidup masyarakat desa.
Melalui Edu Salt Center, teknologi Greenhouse Salt Tunnel (GST) dimanfaatkan untuk mengolah garam menjadi produk bernilai tambah. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi garam, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas. Program ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Desa Nomor 8 tentang Pertumbuhan Pekerjaan yang Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Program ini dilaksanakan oleh anggota PPK Ormawa Humanera Universitas Brawijaya yang bekerja sama dengan Karang Taruna Bajulmati, kelompok usaha garam, dan masyarakat setempat. Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, dikenal memiliki potensi besar dalam produksi garam namun menghadapi berbagai tantangan dalam pengolahannya.

Dimulai pada tanggal 16 Juli 2024, program ini direncanakan berlangsung selama beberapa bulan dengan berbagai tahapan pelaksanaan. Masyarakat Desa Gajahrejo menghadapi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah garam menjadi produk bernilai tinggi serta keterbatasan akses terhadap informasi dan teknologi. Program ini hadir untuk memberikan solusi melalui pendampingan teknis, manajerial, dan peningkatan akses informasi serta teknologi pengolahan garam.
Edu Salt Center menawarkan beberapa solusi. Pertama, pendampingan teknis dan manajerial yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah produk diversifikasi garam menjadi sabun mandi. Kedua, program ini memberikan akses terhadap informasi terbaru dan teknologi pengolahan produk diversifikasi garam yang efisien. Ketiga, penguatan pemasaran dilakukan dengan meningkatkan jaringan pemasaran untuk memperluas jangkauan produk diversifikasi garam lokal melalui e-commerce dan penempatan produk di tempat oleh-oleh.
Keberhasilan program ini bergantung pada peran aktif berbagai pihak yang terlibat. Pemerintah daerah, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Malang, memberikan dukungan pendanaan dan fasilitasi teknis. PPK Ormawa Humanera Universitas Brawijaya menyediakan sumber daya manusia yang kompeten dalam mendiversifikasi produk dari garam. Kelompok Usaha Garam Bajulmati Gajahrejo berperan sebagai mitra aktif dalam setiap tahap pelaksanaan program.
Keberhasilan program ini diukur melalui beberapa indikator. Pertama, peningkatan kualitas dan kuantitas produksi garam diharapkan dapat tercapai dengan penggunaan teknologi GST. Kedua, diversifikasi produk garam dengan munculnya berbagai produk turunan seperti sabun mandi yang memiliki nilai jual tinggi. Ketiga, peningkatan pendapatan masyarakat di Dusun Bajulmati, Desa Gajahrejo, melalui diversifikasi produk. Keempat, penguatan ekonomi lokal yang terwujud dalam desa wirausaha produktif berkelanjutan yang mampu mandiri secara ekonomi.
Dari pelaksanaan program ini, beberapa luaran yang diharapkan antara lain adalah buku pengembangan kapasitas yang berisi panduan lengkap tentang teknik pengolahan garam dan diversifikasi produk, ringkasan eksekutif program yang mendokumentasikan capaian dan hasil program, publikasi media massa seperti video, poster, dan profil hasil pelaksanaan yang dipublikasikan di berbagai media, pengembangan prototype produk diversifikasi garam baru dan publikasi artikel ilmiah dalam jurnal terakreditasi, serta modul pembelajaran untuk digunakan dalam program edukasi lanjutan.
Melalui program Edu Salt Center ini, diharapkan Desa Gajahrejo dapat menjadi contoh sukses penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Partisipasi aktif berbagai pihak menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan ini, menjadikan program ini sebagai model pemberdayaan masyarakat yang efektif dan efisien. “Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Gajahrejo dan terus berkembang menjadi desa mandiri yang mampu bersaing secara ekonomi,” ujar Liya Agustita, ketua pelaksana dari PPK Ormawa Humanera Universitas Brawijaya. (din)