KANAL24, Malang- Dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian, Mahasiswa Membangun 1000 Desa Kelompok 119 Universitas Brawijaya yang sedang melasanakan program pengabdian masyarakat di Desa Talangagung, Kabupaten Malang, Jawa Timur menggelar program kerja Penanaman 100 Bibit Pohon Menyapa Desa Talangagung.
Dalam realisasinya, Mahasiswa Membangun 1000 Desa Kelompok 119 Universitas Brawijaya berkolaborasi dengan Perum Jasa Tirta I guna pengadaan 100 bibit pohon yang akan ditanam dengan rincian 25 bibit pohon alpukat, 25 bibit pohon kelengkeng, 25 bibit pohon mangga, dan 25 bibit pohon nangka. Acara kolaboratif ini berhasil menyapa warga setempat dengan semangat gotong royong dalam aksi menanam ratusan bibit pohon.
Baca Juga : Cermo Lestari! Mahasiswa Mahasiswa MMD UB Tanam 25 Pohon Tetenger Bumi
Rangkaian kegiatan penanaman 100 bibit pohon ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam upaya melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi terkhusus pengabdian kepada masyarakat serta mengatasi permasalahan lingkungan juga menjadi salah satu latar belakang pelaksanaan program kerja ini. Di bawah bimbingan Dr. Ir. Sri Wahjuningsih, M.Si. sebagai Dosen Pembimbing Lapangan, Mahasiswa Membangun 1000 Desa Kelompok 119 Universitas Brawijaya dan anggota masyarakat setempat berpartisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proses penanaman bibit pohon ini. Pelaksanaan penanaman bibit pohon ini berlangsung selama dua hari pada tanggal 24 – 25 Juli 2023 dengan antusias yang tinggi dari semua pihak yang terlibat.
Tualang Noer Carstenza, sebagai penanggung jawab program kerja Penanaman 100 Bibit Pohon Menyapa Desa Talangagung menyampaikan bahwa pelaksanaan program kerja ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang wajib dilaksanakan oleh semua insan mahasiswa di perguruan tinggi. Pada kesempatan yang sama, Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Perum Jasa Tirta I dan Pemerintah Desa Talangagung yang sudah bersedia untuk berkolaborasi dalam pengadaan dan pelaksanaan penanaman 100 bibit pohon. ‘
Acara penanaman bibit pohon ini berlangsung dengan sukses serta meninggalkan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat setempat. Melalui upaya keberlanjutan ini, diharapkan Desa Talangagung dapat menjadi semakin hijau dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengutamakan kelestarian lingkungan untuk masa depan yang lebih baik.(sdk)