Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Strategi Atur Budget Bukber Agar Tak Boncos

Einid Shandy by Einid Shandy
February 20, 2026
in Ekonomi, Gaya Hidup
0
Strategi Atur Budget Bukber Agar Tak Boncos

Strategi Atur Budget Bukber Agar Tak Boncos

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Tradisi buka bersama (bukber) menjadi salah satu momen yang paling dinantikan selama Ramadan. Ajang silaturahmi ini mempertemukan kembali sahabat lama, rekan kerja, hingga keluarga besar dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Namun di balik semaraknya undangan bukber, banyak masyarakat yang mengeluhkan kondisi keuangan menipis sebelum akhir bulan tiba. Fenomena ini mendorong perlunya strategi pengelolaan anggaran agar kegiatan sosial tetap berjalan tanpa mengganggu stabilitas finansial.

Sejumlah pakar keuangan mengingatkan bahwa pengeluaran selama Ramadan cenderung meningkat dibanding bulan biasa. Selain kebutuhan pokok, masyarakat juga harus mengalokasikan dana untuk zakat, sedekah, persiapan Lebaran, hingga kegiatan sosial seperti bukber. Media gaya hidup dan finansial seperti IDN Times menyoroti pentingnya perencanaan sejak awal agar tradisi tahunan ini tidak berubah menjadi beban ekonomi.

Baca juga:
Sambut Ramadan, Ah Pek Malang Hadirkan Nasi Kebuli Claypot

Inventarisasi Undangan dan Estimasi Biaya

Langkah pertama yang disarankan adalah menginventarisasi seluruh undangan bukber sejak awal Ramadan. Dengan mengetahui jumlah agenda yang akan dihadiri, seseorang dapat membuat estimasi kasar total pengeluaran. Misalnya, jika rata-rata biaya makan per acara berkisar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu dan terdapat delapan undangan, maka dana yang perlu disiapkan bisa mencapai lebih dari Rp1 juta.

Perhitungan sederhana ini membantu individu menentukan batas kemampuan finansial. Tanpa perencanaan, pengeluaran kecil yang terjadi berulang kali berpotensi menumpuk dan mengganggu kebutuhan utama lainnya.

Membuat Pos Khusus atau Sinking Fund

Strategi berikutnya adalah membuat pos anggaran khusus untuk bukber atau dikenal dengan istilah sinking fund. Konsep ini banyak dianjurkan oleh lembaga keuangan dan praktisi perbankan, termasuk sejumlah bank nasional seperti OCBC NISP yang dalam berbagai publikasi literasi keuangannya mendorong masyarakat memisahkan dana berdasarkan tujuan.

Dengan metode ini, dana bukber tidak tercampur dengan kebutuhan rutin seperti tagihan bulanan atau belanja harian. Jika total kebutuhan bukber diperkirakan Rp1 juta, maka dana tersebut dapat dicicil sejak awal bulan atau bahkan sebelum Ramadan tiba. Pemisahan rekening atau dompet digital khusus dinilai efektif untuk mengontrol pengeluaran.

Selektif Menghadiri Acara

Di tengah padatnya agenda sosial, bersikap selektif bukanlah tindakan yang keliru. Prinsip prioritas perlu diterapkan agar pengeluaran tetap terkendali. Undangan yang bersifat penting, seperti reuni keluarga besar atau pertemuan rekan kerja utama, dapat diutamakan. Sementara undangan yang kurang mendesak dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan.

Prinsip ini juga sejalan dengan berbagai panduan pengelolaan keuangan Ramadan yang dipublikasikan media internasional seperti The National, yang menekankan pentingnya menyeimbangkan kebutuhan sosial dan stabilitas finansial.

Menentukan Batas Pengeluaran Per Acara

Selain jumlah undangan, pola konsumsi saat bukber juga berpengaruh besar terhadap total pengeluaran. Tanpa kontrol, seseorang cenderung memesan makanan atau minuman di luar rencana awal. Oleh karena itu, menetapkan batas maksimal pengeluaran per acara menjadi langkah preventif yang efektif.

Mengecek daftar menu dan harga sebelum datang ke lokasi juga membantu menghindari pemborosan. Beberapa restoran bahkan menawarkan paket khusus Ramadan dengan harga lebih hemat. Media ekonomi kawasan seperti Business Today pernah menyoroti tren promosi musiman yang dapat dimanfaatkan konsumen untuk mengurangi beban biaya.

Mengimbangi dengan Penghematan di Pos Lain

Apabila jadwal bukber terbilang padat dan sulit dikurangi, strategi alternatif yang bisa dilakukan adalah menekan pengeluaran di pos lain. Mengurangi frekuensi jajan kopi, memasak sendiri untuk sahur dan berbuka di rumah, serta menahan belanja impulsif dapat menjadi solusi realistis.

Langkah ini memungkinkan alokasi dana tetap seimbang tanpa harus mengorbankan kebutuhan pokok. Dengan pendekatan tersebut, tradisi bukber tetap dapat dinikmati tanpa mengganggu perencanaan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang.

Pentingnya Pencatatan dan Evaluasi

Terakhir, pencatatan pengeluaran menjadi aspek krusial dalam pengelolaan anggaran. Baik melalui aplikasi keuangan maupun catatan sederhana, dokumentasi setiap transaksi membantu memantau apakah realisasi pengeluaran masih sesuai rencana. Evaluasi berkala juga memudahkan penyesuaian apabila terjadi pembengkakan biaya.

Pada akhirnya, bukber merupakan bagian dari tradisi sosial yang mempererat relasi dan memperkuat nilai kebersamaan selama Ramadan. Namun tanpa pengelolaan yang cermat, kegiatan tersebut dapat berdampak pada kesehatan finansial. Melalui perencanaan matang, pemisahan anggaran, selektivitas, serta disiplin dalam pencatatan, masyarakat dapat menjaga keseimbangan antara kebutuhan spiritual, sosial, dan ekonomi.

Post Views: 48
Tags: Budget BuberBudget BukberBukberInventarisasi undanganKANAL24kanal24.co.iduniversitas brawijaya
Previous Post

Konektivitas Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Berkelanjutan

Next Post

Rektor UB : Puasa Sekolah Pengendalian Diri dan Empati

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Rektor UB : Puasa Sekolah Pengendalian Diri dan Empati

Rektor UB : Puasa Sekolah Pengendalian Diri dan Empati

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 via Pintar BI

Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 via Pintar BI

February 20, 2026
Rektor UB : Puasa Sekolah Pengendalian Diri dan Empati

Rektor UB : Puasa Sekolah Pengendalian Diri dan Empati

February 20, 2026
Strategi Atur Budget Bukber Agar Tak Boncos

Strategi Atur Budget Bukber Agar Tak Boncos

February 20, 2026
Konektivitas Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Berkelanjutan

Konektivitas Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Berkelanjutan

February 20, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025