Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Target Kendaraan Listrik Nasional Dinilai Belum Realistis

Einid Shandy by Einid Shandy
March 31, 2026
in Nasional
0
Target Kendaraan Listrik Nasional Dinilai Belum Realistis

Infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terus dikembangkan untuk mendukung percepatan kendaraan listrik di Indonesia. (Ist)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Wacana percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia kembali menjadi sorotan. Pemerintah menargetkan adopsi besar-besaran kendaraan listrik sebagai bagian dari strategi transisi energi dan pengurangan emisi karbon. Namun, sejumlah ahli menilai langkah tersebut masih menghadapi tantangan serius, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga daya beli masyarakat.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, menegaskan bahwa transisi menuju kendaraan listrik memang penting, tetapi harus diiringi dengan kesiapan sistem energi nasional. ā€œKalau listriknya masih didominasi batu bara, maka manfaat pengurangan emisi dari kendaraan listrik tidak akan optimal,ā€ ujarnya dalam sejumlah kesempatan yang dikutip media nasional.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi. Ia menilai bahwa peralihan penuh ke kendaraan listrik dalam waktu singkat berpotensi membebani keuangan negara. ā€œSubsidi dan insentif yang besar diperlukan untuk mempercepat adopsi, ini tentu akan berdampak pada fiskal jika tidak dihitung secara matang,ā€ kata Fahmy, seperti dilaporkan CNN Indonesia.

Baca juga:
BUDDY, Inovasi Deteksi Kanker Payudara Berbasis AI Karya Mahasiswa UB Raih Juara Internasional

Selain itu, tantangan infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah besar. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, mengakui bahwa pemerintah terus memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), namun penyebarannya belum merata. ā€œKami terus dorong penambahan SPKLU agar masyarakat semakin mudah beralih ke kendaraan listrik,ā€ ujar Arifin dalam keterangan resminya yang juga dikutip Kompas.

Data Kementerian ESDM menunjukkan bahwa jumlah SPKLU memang meningkat dalam beberapa tahun terakhir, tetapi masih terkonsentrasi di kota-kota besar, terutama di Pulau Jawa. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat di daerah yang belum memiliki akses memadai terhadap infrastruktur pengisian daya.

Dari sisi harga, kendaraan listrik juga masih tergolong mahal dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil. Liputan6 melaporkan bahwa harga mobil listrik di Indonesia rata-rata berada di atas Rp300 juta, sehingga belum terjangkau oleh sebagian besar masyarakat. Hal ini membuat adopsi kendaraan listrik masih didominasi oleh kalangan menengah ke atas.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi, turut menyoroti kesiapan industri otomotif nasional dalam menghadapi transisi ini. Ia menyebut bahwa perubahan menuju kendaraan listrik membutuhkan waktu dan investasi besar. ā€œIndustri tidak bisa berubah secara instan. Perlu waktu untuk beradaptasi, termasuk menyiapkan sumber daya manusia,ā€ ujarnya seperti dikutip Detik.

Kekhawatiran juga muncul terkait dampak terhadap tenaga kerja di sektor otomotif konvensional. Perubahan teknologi dinilai berpotensi menggeser kebutuhan tenaga kerja, sehingga diperlukan program pelatihan ulang agar pekerja dapat beradaptasi dengan industri kendaraan listrik.

Meski demikian, pemerintah tetap optimistis bahwa kendaraan listrik merupakan solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar minyak. Selain itu, pengembangan kendaraan listrik juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri baru berbasis teknologi ramah lingkungan.

Namun para ahli mengingatkan, keberhasilan transisi ini tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga kesiapan ekosistem secara menyeluruh. Mulai dari sumber energi listrik yang lebih bersih, infrastruktur yang merata, hingga skema pembiayaan yang inklusif bagi masyarakat.

Dengan berbagai tantangan tersebut, target elektrifikasi kendaraan secara masif di Indonesia dinilai perlu disusun secara realistis dan bertahap. Tanpa perencanaan matang, ambisi besar ini berisiko menimbulkan ketimpangan baru di tengah masyarakat. (nid)

Post Views: 15
Tags: emisi karbon transportasiharga mobil listrikindustri otomotif nasionalinfrastruktur spkluKANAL24kanal24.co.idkebijakan energi pemerintahkendaraan listrik indonesiaTransisi Energi nasionaluniversitas brawijaya
Previous Post

TNI Gugur di Lebanon, Konflik Israel-Hizbullah Kian Memanas

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Target Kendaraan Listrik Nasional Dinilai Belum Realistis

Target Kendaraan Listrik Nasional Dinilai Belum Realistis

March 31, 2026
TNI Gugur di Lebanon, Konflik Israel-Hizbullah Kian Memanas

TNI Gugur di Lebanon, Konflik Israel-Hizbullah Kian Memanas

March 31, 2026
Video Desa Rp30 Juta Berujung Penjara, DPR Ikut Sorot

Video Desa Rp30 Juta Berujung Penjara, DPR Ikut Sorot

March 31, 2026
8 Pemda Pemegang Saham Jumbo Bank Jatim

Sepanjang 2025, Bank Jatim Salurkan Kredit 110,5 Triliun

March 31, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025