Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

Einid Shandy by Einid Shandy
January 17, 2026
in Hiburan
0
The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – The Handmaid’s Tale adalah novel distopia karya penulis Kanada Margaret Atwood, pertama kali diterbitkan pada tahun 1985 dan sejak itu menjadi salah satu karya paling berpengaruh dalam sastra modern. Novel ini tidak hanya hidup melalui adaptasi serial televisi yang populer, tetapi tetap relevan sebagai komentar tajam tentang kekuasaan, tubuh perempuan, kontrol sosial, dan bahaya ekstremisme teokratis.

Latar dan Premis Cerita

Dunia The Handmaid’s Tale menggambarkan Republik Gilead, sebuah rezim totaliter yang menggantikan Amerika Serikat setelah krisis kesuburan melanda negeri itu. Pemerintah baru ini berdiri di atas interpretasi ekstrem terhadap ajaran agama dan dogma patriarkal, di mana perempuan kehilangan hampir seluruh kebebasan mereka termasuk hak untuk bekerja, membaca, atau mengontrol tubuh mereka sendiri. Di tengah ketidaksuburan yang meluas, perempuan yang masih subur dipaksa menjadi Handmaids, yakni budak reproduksi yang tubuhnya digunakan negara untuk menghasilkan keturunan bagi elit yang berkuasa.

Tokoh utama, Offred nama yang mencerminkan statusnya sebagai milik seorang Komandan bernama Fred menjadi narator yang membawa kita dalam pengalaman brutal hidup di bawah rezim Gilead. Ceritanya beralih antara kehidupan saat ini di Gilead dan ingatannya sebelum keruntuhan masyarakat lama: masa ketika ia punya nama, pekerjaan, keluarga, dan kebebasan. Pergeseran ini menggambarkan bagaimana identitas individu diperkosa oleh struktur yang lebih besar dan represif.

Tema Utama yang Mengusik

Ada beberapa tema sentral yang membuat The Handmaid’s Tale sangat kuat secara naratif dan relevan secara sosial:

1. Kontrol Terhadap Tubuh Perempuan

Tema paling dominan dalam novel ini adalah kontrol total atas tubuh perempuan oleh negara dan agama. Handmaid menjadi simbol paling jelas dari hal ini: mereka tidak punya pilihan atas tubuhnya, hak reproduksi, atau bahkan nama mereka sendiri. Peraturan ini dijustifikasi oleh interpretasi agama yang diputarbalikkan untuk mendukung penindasan.

2. Kekuasaan, Penindasan dan Hierarki Sosial

Gilead menciptakan struktur sosial yang kaku, di mana setiap orang memiliki tempat dan peran tertentu dengan sedikit ruang untuk mobilitas sosial. Kelas perempuan seperti Wives, Marthas, dan Handmaids menunjukkan bagaimana kekuasaan tidak hanya merusak pilar kebebasan tetapi juga menciptakan ketidaksetaraan yang terinternalisasi. Hal ini menunjukkan bagaimana rezim otoriter tidak hanya menindas secara langsung tetapi juga memaksa individu untuk saling menegakkan struktur represif tersebut.

3. Bahaya Ekstremisme Teokratis

Novel ini adalah peringatan terhadap bahaya ketika agama digunakan sebagai alat legitimasi kekuasaan absolut. Gilead memutarbalikkan teks-teks suci untuk membenarkan perbudakan dan kekerasan, memperlihatkan bagaimana klaim moral bisa menjadi alat represi yang sangat efektif.

4. Ingatan, Identitas, dan Perlawanan

Walaupun keadaan tampak begitu putus asa, Atwood menunjukkan bagaimana ingatan akan kehidupan sebelum penindasan adalah bentuk perlawanan. Dengan terus mengingat masa lalu, Offred menjaga potongan-potongan identitasnya tetap hidup, sekaligus mempertahankan harapan kecil bahwa rezim bisa dihadapi suatu hari nanti.

Gaya Penulisan & Pengaruhnya

Gaya bercerita Atwood di The Handmaid’s Tale tidak sekadar mengisahkan kejadian ia menyelami emosi terdalam tokoh utama melalui narasi stream of consciousness. Cerita ini bukan linear; banyak lompatan waktu yang mencerminkan memori dan trauma. Pendekatan ini membuat pembaca tidak hanya berpikir, tetapi merasakan penderitaan, ketakutan, dan perlawanan karakter utama secara intens.

Novel ini juga telah menjadi literatur klasik yang dipelajari di berbagai negara, sering dibahas dalam konteks feminisme, teori politik, dan kritik sosial karena kedalaman temanya yang tak lekang oleh waktu.

Relevansi Masa Kini

Walaupun ditulis lebih dari 35 tahun lalu, The Handmaid’s Tale tetap mengejutkan karena relevansinya dengan isu-isu kontemporer seperti hak reproduksi, kebebasan perempuan, ekstremisme agama, dan kekuasaan negara atas individu. Bahkan di sejumlah tempat, buku ini pernah menjadi target larangan di sekolah karena dianggap “kontroversial” sebuah ironi mengingat pesan kuatnya tentang kebebasan berpikir dan bahaya pengekangan sosial. (cay)

Post Views: 25
Tags: DystopiaKANAL24kanal24.co.idReferensiReferensi FilmrekomendasiRekomendasi FilmReviewReview FilmThe Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitasuniversitas brawijaya
Previous Post

Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

January 17, 2026
Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

January 17, 2026
Curhat ke AI: Solusi atau Ancaman?

Curhat ke AI: Solusi atau Ancaman?

January 16, 2026
Gates Foundation dan Perannya dalam Tantangan Global

Gates Foundation dan Perannya dalam Tantangan Global

January 16, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025