Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Tradisi Berbagi THR Saat Lebaran dan Maknanya

Einid Shandy by Einid Shandy
March 23, 2026
in Ramadhan
0
Tradisi Berbagi THR Saat Lebaran dan Maknanya
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi momen yang penuh kebahagiaan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, masyarakat merayakan hari kemenangan dengan berbagai tradisi yang telah mengakar di tengah kehidupan sosial. 

Salah satu tradisi yang paling dikenal di Indonesia adalah pemberian Tunjangan Hari Raya (THR), khususnya kepada anak-anak dan anggota keluarga yang lebih muda.Tradisi memberikan uang THR biasanya dilakukan setelah salat Idul Fitri atau saat keluarga saling berkunjung dalam rangka silaturahmi. 

Amplop kecil berisi uang menjadi simbol kebahagiaan yang dibagikan kepada anak-anak, keponakan, maupun kerabat yang lebih muda. Bagi anak-anak, momen ini menjadi salah satu hal yang paling ditunggu saat perayaan Lebaran.

Tradisi yang Mengakar di Tengah Masyarakat

Kebiasaan memberi THR tidak hanya terjadi dalam lingkungan kerja antara perusahaan dan karyawan, tetapi juga berkembang dalam lingkup keluarga. Banyak orang tua, paman, bibi, maupun saudara yang lebih tua memberikan uang kepada anak-anak sebagai bentuk hadiah di hari Lebaran.

Tradisi ini telah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. Meskipun tidak memiliki aturan baku mengenai jumlah uang yang diberikan, nilai THR biasanya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pemberi.

Selain memberikan kegembiraan kepada anak-anak, tradisi ini juga menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan dalam keluarga. Momen berbagi tersebut menciptakan suasana hangat yang mempererat hubungan antar anggota keluarga saat berkumpul di hari raya.

Pandangan Islam Tentang Memberi THR

Dalam pandangan Islam, memberikan uang kepada anak-anak atau kerabat saat Lebaran tidak termasuk kewajiban agama, namun diperbolehkan selama dilakukan dengan niat baik. Memberi THR dapat dipahami sebagai bentuk sedekah atau berbagi rezeki kepada sesama.

Ajaran Islam sendiri sangat mendorong umatnya untuk berbagi dengan orang lain, terutama kepada keluarga dan kerabat terdekat. Prinsip berbagi ini menjadi bagian penting dalam membangun hubungan sosial yang baik di tengah masyarakat.

Selama pemberian tersebut tidak disertai dengan unsur pamer atau memberatkan diri sendiri, tradisi THR dapat menjadi salah satu cara untuk menebarkan kebahagiaan di hari raya. Bahkan, berbagi kepada keluarga dianggap sebagai salah satu bentuk kebaikan yang memiliki nilai pahala.

Sarana Mengajarkan Nilai Kepada Anak

Selain menjadi tradisi yang menyenangkan, pemberian THR juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan bagi anak-anak. Orang tua dapat menggunakan momen ini untuk mengajarkan anak tentang nilai syukur, berbagi, dan tanggung jawab dalam mengelola uang.

Misalnya, anak dapat diajak untuk menyisihkan sebagian uang yang diterima untuk ditabung atau digunakan untuk hal yang bermanfaat. Dengan cara tersebut, anak tidak hanya merasa senang menerima uang, tetapi juga belajar tentang pentingnya mengatur keuangan sejak dini.

Beberapa orang tua juga mengajarkan anak untuk menyedekahkan sebagian dari uang THR yang mereka terima kepada orang yang membutuhkan. Cara ini dapat membantu menanamkan nilai empati serta kepedulian sosial kepada anak sejak usia dini.

Menjaga Etika dalam Tradisi THR

Meski menjadi tradisi yang umum dilakukan, penting bagi orang tua untuk mengajarkan etika kepada anak terkait pemberian THR. Anak perlu memahami bahwa uang yang diberikan merupakan bentuk hadiah, bukan sesuatu yang harus diminta secara paksa.

Dalam ajaran Islam, meminta sesuatu tanpa kebutuhan yang mendesak tidak dianjurkan. Oleh karena itu, anak sebaiknya diajarkan untuk menerima pemberian dengan sopan dan penuh rasa syukur.

Orang tua juga dapat mengingatkan anak agar tidak membandingkan jumlah THR yang diterima dari setiap anggota keluarga. Hal ini penting agar tradisi berbagi tersebut tetap berjalan dengan suasana yang positif dan tidak menimbulkan rasa iri di antara anak-anak.

Lebaran Bukan Sekadar Tentang THR

Pada akhirnya, tradisi pemberian THR hanyalah salah satu bagian kecil dari perayaan Idul Fitri. Makna utama dari Lebaran tetap terletak pada nilai-nilai spiritual seperti saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Dengan memahami makna tersebut, masyarakat dapat memaknai tradisi THR sebagai bentuk berbagi kebahagiaan, bukan sekadar pemberian uang semata. Tradisi ini dapat menjadi sarana mempererat hubungan keluarga sekaligus menanamkan nilai kebaikan kepada generasi muda.

Selama dijalankan dengan niat yang tulus dan tidak berlebihan, tradisi berbagi THR akan terus menjadi bagian dari budaya Lebaran yang membawa kegembiraan bagi banyak orang. Bahkan, bagi sebagian keluarga, momen tersebut menjadi simbol kasih sayang yang memperkuat hubungan antar anggota keluarga di hari yang penuh kemenangan. (wan)

Post Views: 17
Tags: anakanak anakIdul FitriKANAL24kanal24.co.idLebaranTHRTradisiTunjangan Hari Rayauniversitas brawijaya
Previous Post

Tradisi Silaturahmi Lebaran Beradaptasi di Era Digital

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Tradisi Berbagi THR Saat Lebaran dan Maknanya

Tradisi Berbagi THR Saat Lebaran dan Maknanya

March 23, 2026
Tradisi Silaturahmi Lebaran Beradaptasi di Era Digital

Tradisi Silaturahmi Lebaran Beradaptasi di Era Digital

March 23, 2026
Ketupat Lebaran, Tradisi Kuliner Penuh Makna

Ketupat Lebaran, Tradisi Kuliner Penuh Makna

March 23, 2026
Makna Mudik Lebaran bagi Perantau Indonesia

Makna Mudik Lebaran bagi Perantau Indonesia

March 22, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025