Kanal24, Malang – Dalam upaya memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dan dunia industri, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) menjalin kerja sama strategis dengan PT Armada Gema Nusantara (AGN). Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian resmi pada Kamis, 28 Agustus 2025, di Ruang Sidang Gedung Dekanat FT UB.
Kerja sama tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis di industri, sekaligus mendukung PT AGN dalam menjaring talenta-talenta muda terbaik dari berbagai jurusan teknik. Selain membuka peluang magang, kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung pengembangan kurikulum, penelitian bersama, serta pertukaran keilmuan antara akademisi dan praktisi.
Baca juga:
Mahasiswa UB Dorong Generasi Sadar Hukum di Desa

Jembatan Kampus dan Industri
Prof. Ir. Hadi Suyono, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., selaku Dekan Fakultas Teknik UB, menekankan pentingnya kolaborasi dengan dunia industri sebagai salah satu pemangku kepentingan utama perguruan tinggi.
“Alumni kita setelah lulus akan langsung terjun ke industri. Oleh karena itu, kerja sama dengan PT AGN sangat strategis, tidak hanya menyediakan tempat untuk praktik kerja lapangan (PKL) atau magang, tetapi juga memberi insentif dan membuka peluang rekrutmen bagi mahasiswa terbaik,” ujar Hadi.
Ia juga menambahkan, masukan dari industri akan berperan besar dalam memperbaiki kurikulum, terutama dalam bidang oil and gas production yang menjadi spesialisasi PT AGN. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup penelitian bersama yang bermanfaat untuk dunia akademik maupun dunia produksi.
Implementasi Nyata MoU
Agung Priyo Sembodo, Presiden Direktur PT Armada Gema Nusantara, menyampaikan bahwa implementasi kerja sama ini sudah berjalan sejak hari penandatanganan.
“Kami sudah menerima mahasiswa dari berbagai jurusan teknik untuk program magang di Armada Gema Nusantara. Saat ini ada 12 mahasiswa yang telah mengikuti proses wawancara, dan kompetensi mereka sangat bagus,” jelas Agung.
Selain program magang, kerja sama ini juga mencakup peluang bagi dosen praktisi, pemberian beasiswa jalur khusus bagi putra-putri keluarga Armada Gema, serta pertukaran pengalaman antara praktisi industri dan sivitas akademika UB.
“Harapan kami, mahasiswa Fakultas Teknik bisa berkontribusi dengan ide-ide kreatif, sementara dari pihak kami berkomitmen menyediakan fasilitas, pembimbing, dan ruang pengembangan diri,” tambahnya.
Perspektif Mahasiswa
Kerja sama ini mendapat sambutan positif dari mahasiswa. Yafi Dwi Saputra, mahasiswa Teknik Mesin, menyatakan motivasinya mengikuti program magang di PT AGN.
“Saya ingin mendapatkan pengalaman aplikatif yang bisa menghubungkan teori di bangku kuliah dengan kebutuhan industri. Harapan saya bisa berkontribusi nyata dan membantu menyelesaikan permasalahan di perusahaan,” ujarnya.
Sementara itu, Dzikron Fauqo Nirwana, mahasiswa Teknik Industri, menegaskan targetnya agar magang tidak sekadar pengalaman, tetapi juga bermanfaat bagi perusahaan.

Baca juga:
Engine Talk 62 FT UB Angkat Isu Manajemen Manufaktur
“Bidang saya adalah konversi energi, sehingga saya ingin mengaplikasikan strategi perawatan dan pemanfaatan energi yang bermanfaat bagi PT AGN,” katanya.
Harapan Ke Depan
Baik pihak UB maupun PT AGN sepakat bahwa kerja sama ini akan terus berkembang ke arah yang lebih luas. Bukan hanya sekadar magang, tetapi juga mencakup riset bersama, pengembangan kurikulum, serta kontribusi nyata bagi dunia industri energi di Indonesia.
Dengan adanya kolaborasi ini, mahasiswa Fakultas Teknik UB diharapkan semakin siap menghadapi dunia kerja, sementara PT AGN mendapat akses terhadap talenta muda yang berkualitas dan inovatif. (nid/dpa)