Kanal24, Malang – Universitas Brawijaya (UB) terus memperkuat langkah strategis dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 2026. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang UB untuk mempertahankan tradisi prestasi nasional yang tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui perencanaan, desain program, dan pendampingan yang terstruktur sejak dini.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Penggalian Ide Kreatif & Inovatif Persiapan Proposal PKM, yang digelar pada Selasa (06/01/2026) di Gedung Widyaloka, Universitas Brawijaya. Kegiatan ini melibatkan jajaran pimpinan kemahasiswaan, dosen senior dan dosen muda, serta mahasiswa yang memiliki minat tinggi pada PKM dan Pimnas.
Baca juga:
Persiapan Matang Sambut Puncak Dies Natalis ke-63 Universitas Brawijaya

Perencanaan Dini Menuju Pimnas 2026
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan melalui perwakilannya, Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H., menegaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari perencanaan besar UB untuk menyiapkan mahasiswa secara matang menghadapi Pimnas 2026. Menurutnya, target prestasi nasional tidak bisa diraih secara mendadak, melainkan harus diprogram dan direncanakan sejak awal.
Ia menjelaskan bahwa peserta workshop tidak hanya berasal dari kalangan mahasiswa yang memiliki minat besar terhadap Pimnas, tetapi juga dosen-dosen senior yang telah berpengalaman membimbing tim Pimnas selama bertahun-tahun, serta dosen muda yang dipersiapkan sebagai kader pembimbing ke depan. Seluruh jajaran kemahasiswaan UB, mulai dari BR III, Direktorat Kemahasiswaan, UPT Pengembangan Talenta, Subdirektorat Minat dan Bakat, hingga pimpinan fakultas, siap memberikan dukungan penuh agar target UB di Pimnas dapat tercapai.
Mendorong Ide Inovatif yang Berdampak
Lebih lanjut, Dr. Setiawan menekankan bahwa UB secara konsisten mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan kemahasiswaan sejak awal masa studi. Melalui kegiatan seperti open house UKM, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai unit kegiatan, khususnya yang berorientasi pada kompetisi nasional. Tingginya minat mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi modal penting bagi UB untuk melahirkan ide-ide PKM yang tidak hanya inovatif, tetapi juga berdampak nyata.
Ia juga menegaskan bahwa PKM memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi UB menuju Research University. Inovasi yang dihasilkan mahasiswa melalui PKM menjadi bagian integral dari ekosistem riset UB yang melibatkan rektorat, fakultas, direktorat, dan lembaga riset secara terpadu.
Peran UPT Pengembangan Talenta Mahasiswa

Sementara itu, Prof. Dr. Eng. Abu Bakar Sambah, S.Pi., MT., menjelaskan bahwa pembentukan UPT Pengembangan Talenta Mahasiswa UB menjadi tonggak penting dalam akselerasi prestasi kemahasiswaan UB. UPT ini secara khusus diamanahi untuk mengelola dan mengembangkan program-program prestasi mahasiswa, termasuk PKM yang berada di bawah naungan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Menurutnya, persiapan PKM menuju Pimnas dilakukan secara berkelanjutan setiap tahun, dimulai dari evaluasi pasca-Pimnas hingga penyusunan perencanaan untuk tahun berikutnya. Untuk Pimnas 2026, rangkaian persiapan telah dimulai sejak akhir 2025 dan dirancang berlangsung hingga November 2026. Workshop penggalian ide menjadi tahap awal dari rangkaian panjang tersebut, diawali dengan kegiatan daring bagi mahasiswa, lalu dilanjutkan dengan workshop hybrid yang melibatkan sekitar 300 dosen calon pembimbing serta perwakilan mahasiswa dari berbagai fakultas.
Target Bangkitkan Prestasi UB
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Abu Bakar juga menyoroti tantangan utama mahasiswa dalam penyusunan proposal PKM, yakni konsistensi dan manajemen waktu. Mengingat panjangnya proses PKM hingga Pimnas, UB menyiapkan berbagai program pendampingan rutin setiap bulan, termasuk melalui PKM Center dan dukungan UKM Riset dan Karya Ilmiah Mahasiswa (RKIM).
Terkait target Pimnas 2026, UB tetap optimistis untuk bangkit dan kembali masuk dalam jajaran elit nasional. Dengan mengusung semangat āgebrakan 1.000 proposal berkualitasā, UB menargetkan peningkatan jumlah proposal yang lolos pendanaan serta capaian prestasi terbaik di Pimnas. Melalui sinergi mahasiswa, dosen, dan institusi, UB berharap dapat kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. (nid/ger)














