Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

UB Perkuat Daya Saing Petani Kopi Babadan Lewat Pendampingan Terpadu Berbasis GAP dan Pengolahan Hilir

Dinia by Dinia
December 3, 2025
in Pendidikan
0
UB Perkuat Daya Saing Petani Kopi Babadan Lewat Pendampingan Terpadu Berbasis GAP dan Pengolahan Hilir

Pendampingan dengan Kelompok Tani Kopi Lestari (Ist.)

7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang — Di tengah persaingan komoditas kopi yang semakin ketat dan tuntutan pasar terhadap standar produksi yang lebih berkelanjutan, petani kopi skala kecil menghadapi tantangan yang kompleks. Budidaya yang masih konvensional, pengetahuan pascapanen yang terbatas, pengelolaan limbah yang belum efisien, hingga minimnya kemampuan branding membuat nilai jual produk kopi mereka sering tertinggal. Kondisi ini menjadi urgensi pelaksanaan Program Doktor Mengabdi Universitas Brawijaya (UB) di Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Program ini menargetkan penguatan kapasitas Kelompok Tani Kopi Lestari melalui pendampingan menyeluruh, dari hulu hingga hilir. Pendekatan terpadu ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, serta daya saing produk kopi desa di pasar.

Tahap awal dimulai dengan pendampingan Good Agricultural Practices (GAP). Tim UB menilai sebagian besar petani Babadan masih mengandalkan cara budidaya tradisional yang berdampak pada rendahnya konsistensi kualitas panen.

“Peningkatan kualitas kopi itu harus dimulai dari pemahaman budidayanya. Petani tidak bisa hanya mengandalkan kebiasaan lama; mereka perlu memahami proses secara ilmiah,” ujar Prof. Sri Rahayu Utami yang memimpin pelatihan budidaya.

Sementara itu, ketua tim, Dr. Panji Deoranto, menegaskan pentingnya GAP sebagai fondasi peningkatan kualitas kopi Babadan. “Pendampingan ini kami lakukan supaya petani bisa naik kelas. Mereka harus terbiasa dengan standar produksi yang diakui pasar, bukan hanya yang dianggap cukup di lapangan,” tegasnya.

Selain budidaya, persoalan limbah kulit kopi menjadi perhatian besar. Selama ini limbah hanya ditumpuk sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Tim UB memperkenalkan metode pengomposan tertutup berbasis EM4, yang mampu mengurangi volume limbah hingga 70 persen dan menghasilkan kompos berkualitas tinggi. Selain mengurangi dampak lingkungan, kompos ini dapat digunakan sebagai pupuk organik dan bahkan memiliki peluang menjadi produk tambahan yang bernilai ekonomi.

Pada sektor hilir, tim memberikan pelatihan pascapanen seperti teknik fermentasi, pengeringan terkontrol, penyimpanan hermetic, hingga praktik roasting dan pengemasan. Pendekatan ini melahirkan produk “Kopi Babadan”, termasuk varian bubuk dan drip bag yang kini mulai dipasarkan di berbagai jalur, termasuk kanal digital. Diversifikasi produk meningkatkan nilai jual kopi hingga 20–30 persen dibandingkan biji mentah.

Penguatan kelembagaan turut menjadi fokus. Petani dilatih menyusun pencatatan keuangan, administrasi kelompok, serta rencana usaha. Sebanyak empat kelompok tani kini mampu membuat laporan keuangan bulanan secara mandiri dan memanfaatkannya untuk mengakses pembiayaan mikro.

Tahap akhir berupa pelatihan branding dasar, meliputi identitas merek, desain kemasan, dan strategi promosi media sosial. Proses diskusi kelompok menghasilkan identitas utama “Kopi Babadan” sebagai merek kolektif. Dokumentasi produksi dan penguatan kemasan menjadi langkah awal untuk menyasar pasar yang lebih luas.

Program Doktor Mengabdi UB menunjukkan perubahan nyata pada Kelompok Tani Kopi Lestari, baik dari sisi budidaya, pengelolaan limbah, pengolahan hilir, hingga manajemen usaha. Pendampingan ini diharapkan menjadi fondasi pengembangan industri kecil berbasis kopi, sekaligus mendorong sertifikasi kopi berkelanjutan di Desa Babadan.(Din)

Post Views: 56
Tags: ekonomi lokal bertumbuhhilirisasi produk kopikopi babadanpemberdayaan desapendampingan universitas brawijayapengembangan petani kopipertanian berkelanjutan
Previous Post

Riset Sawit UB Dorong Solusi Berkelanjutan

Next Post

Pengmas Dosen FEB UB, Perkuat Pariwisata Berbasis UMKM Lokal Desa Jenggolo

Dinia

Dinia

Next Post
Pengmas Dosen FEB UB, Perkuat Pariwisata Berbasis UMKM Lokal Desa Jenggolo

Pengmas Dosen FEB UB, Perkuat Pariwisata Berbasis UMKM Lokal Desa Jenggolo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Susun Resolusi Keuangan Baru untuk Tahun 2026

Susun Resolusi Keuangan Baru untuk Tahun 2026

January 3, 2026
Wisata Jawa Timur Alternatif Anti Macet

Wisata Jawa Timur Alternatif Anti Macet

January 3, 2026
Fenomena dan Risiko Job Hugging Mengglobal

Fenomena dan Risiko Job Hugging Mengglobal

January 3, 2026
Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik 2026

Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik 2026

January 2, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025