Kanal24, Malang — Universitas Brawijaya (UB) terus memperkuat ekosistem filantropi pendidikan melalui program Welcoming Awardee Dana Abadi 2025. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (19/10/2025) di Aula Lantai 6 Fakultas Teknik Sipil ini tidak hanya menjadi seremoni penerimaan penerima beasiswa baru, tetapi juga ajang evaluasi dan pembekalan bagi mahasiswa penerima sebelumnya agar siap menjadi agen perubahan di lingkungan kampus.
Ketua Program Dana Abadi UB, Ir. Achmad Wicaksono, M.Eng., Ph.D., IPU, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya UB menjaga keberlanjutan pengelolaan dana abadi sekaligus meningkatkan kualitas penerima manfaat.
“Setelah satu tahun berjalan, penerima beasiswa sebelumnya kami evaluasi untuk melihat aktivitas dan kontribusi mereka. Kami ingin penerima beasiswa tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan aktif membantu kegiatan Dana Abadi UB,” ujarnya.
Menurut , Ir. Achmad Wicaksono, tahun ini tercatat 104 awardee aktif, terdiri dari 42 penerima lama dan 62 penerima baru, angka yang dipilih bertepatan dengan usia UB ke-62. Selain beasiswa, mahasiswa juga dibekali berbagai pelatihan pengembangan diri seperti public speaking, kepemimpinan, dan administrasi profesional agar mampu berdaya saing dan berperan dalam kegiatan sosial kampus.
“Kami ingin mereka tampil percaya diri dan siap terlibat dalam berbagai kegiatan kampus, seperti gathering alumni, wisuda, hingga program sosial seperti Wakaf Goes to Campus bersama Badan Wakaf Indonesia,” imbuhnya.
Soft Skills dan Spirit Kontribusi Sosial
Salah satu fokus utama kegiatan tahun ini adalah penguatan kapasitas komunikasi dan kepemimpinan mahasiswa, menghadirkan dua jurnalis profesional dari TV One, yakni Aditya Nugroho dan Tiara Harahap, sebagai narasumber utama.
Dalam sesi interaktif, keduanya membagikan teknik dasar public speaking dan praktik jurnalistik kepada para awardee agar mampu berbicara di depan publik dengan percaya diri dan beretika. Langkah ini dianggap strategis untuk mencetak generasi mahasiswa yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga komunikatif dan inspiratif.
Selain sesi motivasi dari akademisi seperti Dr. Ahmad Muwafik Saleh dan Dr. Verdy Firmantoro, kegiatan ini juga melibatkan presentasi pengalaman dari awardee 2024 yang berbagi kisah kontribusi mereka di bidang sosial, pendidikan, dan kegiatan kampus.
Dari Penerima Beasiswa ke Duta Filantropi Kampus
Ir. Achmad Wicaksono menjelaskan bahwa ke depan, alumni penerima beasiswa akan didorong menjadi duta Dana Abadi UB untuk memperluas jejaring filantropi kampus.
“Kami berharap para alumni awardee dapat menghubungi mitra dan pihak filantropis untuk memperkuat program keberlanjutan dana abadi. Jadi mereka bukan hanya penerima manfaat, tetapi juga bagian dari gerakan sosial yang menopang UB,” jelasnya.
Program Dana Abadi UB sendiri kini menjadi salah satu motor utama penguatan kemandirian universitas melalui penghimpunan dana masyarakat, kerja sama industri, serta pengembangan skema endowment fund berkelanjutan.
Melalui kegiatan Welcoming Awardee 2025 ini, UB menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kecerdasan akademik, tetapi juga dari kemampuan memberi manfaat bagi sesama.(Din)















Comments 1