IHSG Berpotensi Terkoreksi Minor

KANAL24 -2019-11-01, 07:00:00 WIB 71 kali

Ilustrasi (sidik/kanal24)

KANAL24, Jakarta  - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini diperkirakan mengalami koreksi minor, setelah kemarin berbalik melemah sebesar 1,07 ke level 6.228.
Menurut analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, indikator MACD berada di area positif, sedangkan indikator Stochastic dan RSI berada di area netral.


"Di sisi lain, terlihat downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG , sehingga indeks berpeluang menuju support terdekat," kata Nafan, di Jakarta, Jumat (1/11/2019).


Dia menyebutkan, saat ini support pertama dan kedua berada di level 6.193 dan 6.141, sedangkan resistance pertama dan kedua di posisi 6.304 dan 6.342.
Dengan demikian, jelas Nafan, di tengah perkiraan terjadinya koreksi lanjutan pada laju IHSG hari ini bisa disikapi pelaku pasar dengan mengakumulasi enam saham berikut:

1. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), Daily (Rp214) (RoE: 3,09%; PER: 18,39x; EPS: 15,44; PBV: 0,57x; Beta: 1,58). Terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp210-214, dengan target harga secara bertahap di level Rp220, 232, 250, 272, 324 dan 378. Support: Rp206 dan 190.

2. PT Ciputra Development Tbk (CTRA), Daily (Rp1.110) (RoE: 3,20%; PER: 37,84x; EPS: 29,33; PBV: 1,21x; Beta: 1,77). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA-20, 60, 120 dan 200 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.070-1.110, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.125, 1.260 dan 1.395. Support: Rp1.070 dan 1.020.

3. PT Elnusa Tbk (ELSA), Daily (Rp314) (RoE: 8,97%; PER: 7,41x; EPS: 42,40; PBV: 0,66x; Beta: 0,47). Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp310-316, dengan target harga secara bertahap di level Rp328, 356 dan 384. Support: Rp300.

4. PT Jasa Marga Tbk (JSMR), Daily (Rp5.450) (RoE: 8,84%; PER: 19,86x; EPS: 274,40; PBV: 1,75x; Beta: 1,17). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA-200 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp5.275-5.475, dengan target harga secara bertahap di level Rp5.625, 5.850, 6.025 dan 6.750. Support: Rp5.275 dan 4.950.

5. PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), Daily (Rp3.640) (RoE: 80,08%; PER: 6,44x; EPS: 565,01; PBV: 5,17x; Beta: 1,24). Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp3.590-3.640, dengan target harga secara bertahap di level Rp3.700, 3.900, 4.380 dan 4.860. Support: Rp3.530 dan 3.420.

6. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), Daily (Rp660) (RoE: 3,86%; PER: 14,93x; EPS: 44,20; PBV: 0,58x; Beta: 2,21). Terlihat bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp640-660, dengan target harga secara bertahap di level Rp680, 720 dan 785. Support: Rp620. (sdk)

ihsg kanal24.co.id bei