Pariwisata Ditargetkan Sumbang Devisa 28 Miliar Dolar Tahun 2024

KANAL24 -2019-09-11, 07:00:00 WIB 41 kali

rakornaspar 2019 mentargetkan devisa pariwsata hingga 28 miliar dolar (kemenpar)

KANAL24, Jakarta  - Sektor pariwisata diharapkan mampu mendorong Indonesia naik kelas menjadi negara maju pada 2045.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia Bambang Brodjonegoro saat Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata (Rakornaspar) III Tahun 2019 di Swissotel PIK Avenue, Jakarta pada Selasa (10/9/2019), mengatakan visi lima tahunan agar indonesia bisa menjadi negara maju dan berkembang adalah dengan menjadikan sektor pariwisata sebagai penumpu perekonomian bangsa.


“Pariwisata adalah harapan untuk perekonomian Indonesia naik kelas menjadi kategori negara maju pada 2045. Fokus kita 5 tahun ke depan adalah memperkuat devisa melalui pariwisata, bukan hanya jumlah wisatawannya. Wisata MICE harus digenjot karena sekalipun rentang tinggal mereka singkat tapi para turis MICE ini big spender," katanya.
Bambang juga mengatakan target yang ditetapkan untuk pariwisata pada 2024 yaitu menyumbang devisa mencapai 28 miliar dolar AS atau setara dengan 26 juta kunjungan wisman dan memberikan kontribusi PDB mencapai 5,5 persen.


“Untuk wisnus targetnya mencapai 350-400 juta orang, serta mempekerjakan 15 juta orang pekerja dan meningkatkan peringkat Travel and Tourism ke posisi 29 sampai 34," kata Bambang.
Kepala Bappenas juga menjelaskan, persaingan ekonomi global saat ini sangat berat. Komoditas ekspor saat ini tidak bisa diandalkan untuk jadi penghasil devisa. Sektor pariwisata yang saat ini jadi harapan besar.


“Salah satu item transaksi berjalan adalah travel, selisih antara berapa pengeluaran wisatawan asing di Indonesia yang menjadi devisa dan berapa wisatawan Indonesia yang mengeluarkan. Alhamdulillah masih surplus. tapi surplusnya menipis,” katanya.
Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya memaparkan pertumbuhan pariwisata Indonesia meraih peringkat ke-9 tercepat di dunia, dengan pertumbuhan wisatawan mancanegara pada tahun 2014-2018 mencapai 67,6 persen.


"Maka dari itu bisa diproyeksikan kemungkinan pada 2019, target devisa mencapai 20 miliar dolar AS dapat tercapai," kata Menpar.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginginkan pembangunan infrastruktur di kawasan destinasi super prioritas agar dipercepat. Sehingga, bisa dipromosikan secara masif pada 2020. Untuk mencapai target ini, pemerintah menganggarkan Rp6,5 triliun kepada 4 destinasi super prioritas dengan rincian Danau Toba (Rp2,2 triliun). Kemudian Borobudur (Rp2,1 triliun), Labuan Bajo (Rp6,3 triliun), dan Mandalika (Rp1,9 triliun). (sdk)

kanal24.co.id Arief Yahya devisa pariwisata rakornaspar 2019
Popular

KANAL24 - 2019-07-29 4284 kali

Jangan Bawa Mitos ke Tanah Suci

KANAL24 - 2019-07-30 3754 kali

Merebut Kemuliaan di Masjidil Haram

KANAL24 - 2019-07-26 3271 kali

4.308 Pendaftar Vokasi Jalani Tes Masuk UB

KANAL24 - 2019-07-26 3177 kali

Jamaah Haji Perlu Jaga Diri

KANAL24 - 2019-07-28 2741 kali

Jadilah Tamu yang Baik

KANAL24 - 2019-07-27 2698 kali

Meraih Imbalan Surga