Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Kata Ilham Habibie, Indonesia Krisis Insinyur

Einid Shandy by Einid Shandy
May 3, 2025
in Pendidikan, Perspektif
0
Kata Ilham Habibie, Indonesia Krisis Insinyur

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ilham Akbar Habibie (*)

5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ilham Akbar Habibie, menyampaikan kekhawatiran mendalam terkait tren di kalangan generasi muda Indonesia. Alih-alih memilih jalan sebagai insinyur yang memiliki peran krusial dalam pembangunan bangsa, banyak anak muda justru lebih tertarik pada profesi sebagai Youtuber. Hal ini diungkapkan oleh Ilham Habibie dikutip Jumat (2/5/2025).

“Insinyur Indonesia adalah ujung tombak reindustrialisasi. Mereka yang membangun infrastruktur penting seperti bendungan, jalan raya, pelabuhan, dan mengembangkan teknologi strategis untuk kemajuan bangsa,” tegas Ilham.

Baca juga:
MKM Pendaftar Ketiga Bacadek FIA UB

Namun, ironisnya, jumlah insinyur yang teregistrasi dan diakui secara profesional di Indonesia masih sangat minim. Ilham mengungkapkan bahwa dari sekitar 400 ribu lulusan teknik setiap tahunnya, diperkirakan hanya 270 ribu yang aktif bekerja di berbagai sektor teknik dan rekayasa. Lebih mengkhawatirkan lagi, sekitar 30% lulusan teknik justru memilih berkarir di luar bidang keahlian mereka, sehingga Indonesia kehilangan potensi besar dalam pengembangan keinsinyuran.

Menurut Ilham, ketidakseimbangan minat ini erat kaitannya dengan kondisi pasar kerja di Indonesia. “Tadi kan ada kenyataan bahwasannya ada ketimpangan di antara peminat yang mau spesialisasi fokus bidang teknik dengan apa namanya yang banyak yang mau jadi Youtuber. Kalau menurut saya, itu ada kaitannya dengan job opportunities,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ilham menyoroti keterbatasan dalam pengembangan produk dan minimnya industri lokal dengan merek sendiri sebagai faktor yang mempersempit ruang gerak insinyur di dalam negeri. “Karena kita memang tidak ada merknya, ya pekerjaan insinyur memang terbatas, gitu ya. Mungkin lebih kayak industrial engineer, atau production engineer, tapi kalau punya desain, untuk mengeluarkan penelitian, mengeluarkan produk, itu bisa terbatas,” papar putra mantan Presiden BJ Habibie tersebut.

Ilham juga mengupas akar permasalahan yang lebih dalam, yaitu kondisi struktural ekonomi Indonesia yang masih terlalu bergantung pada kekayaan sumber daya alam. Ia menyinggung fenomena resource curse atau “kutukan negara kaya sumber daya alam” yang berpotensi membuat masyarakat terlena dan kurang termotivasi untuk mengembangkan sektor industri yang membutuhkan peran sentral para insinyur.

“Kondisi negara yang terkena, dengan yang namanya ketukan sumber daya alam. Atau curse of the resource-rich economy. Karena kita punya pilihan. Di sini, itu awal kaya dalam sumber daya alam. Alhamdulillah. Namun demikian,” ujarnya.

Baca juga:
UB & Massey University Perkuat Kolaborasi Lewat Double Degree

Sebagai perbandingan, Ilham mencontohkan Jepang, sebuah negara tanpa sumber daya alam yang justru mampu menjelma menjadi kekuatan industri dunia. “Misalnya Jepang. Jepang maju kenapa? Dia enggak ada sumber daya alam sama sekali. Jadi kalau dia tidak mau mengembangkan industri, dia mati,” tuturnya.

Oleh karena itu, Ilham menekankan urgensi untuk membangun pola pikir baru yang dapat mendorong pengembangan industri nasional dan membangkitkan kembali semangat keinsinyuran di kalangan generasi muda. “Ini adalah, menurut saya, bermula dengan persepsi banyak orang bagaimana kita harus lihat apa yang menjadi peluang yang bisa, karena kita sudah punya banyak hal,” pungkasnya. Fenomena ini menjadi alarm bagi Indonesia untuk segera mengambil langkah strategis agar tidak terus menerus kehilangan potensi insinyur yang sangat dibutuhkan untuk mewujudkan kemajuan bangsa. (nid)

Post Views: 699
Tags: Generasi MudaIndonesia Krisis InsinyurKANAL24kanal24.co.idKetua PIIKetua Umum Persatuan Insinyur IndonesiaKetua Umum PIIPersatuan Insinyur IndonesiaPIIuniversitas brawijayaYoutuber
Previous Post

Universitas Brawijaya dan Kemensos Perkuat Sinergi Pemberdayaan

Next Post

Bisnis Online Makin Gampang Untuk Siapa Saja di 2025

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Bisnis Online Makin Gampang Untuk Siapa Saja di 2025

Bisnis Online Makin Gampang Untuk Siapa Saja di 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Soft Skill Kunci Perempuan Bertahan di Awal Karier

Soft Skill Kunci Perempuan Bertahan di Awal Karier

February 28, 2026
ART dan Paradoks Kedaulatan Ekonomi Indonesia

ART dan Paradoks Kedaulatan Ekonomi Indonesia

February 27, 2026
FKH UB Perkuat Standar Keselamatan Kerja melalui Diklat Okupasi Petugas K3

FKH UB Perkuat Standar Keselamatan Kerja melalui Diklat Okupasi Petugas K3

February 27, 2026
BI Sediakan Rp8,6 Triliun Tukar Uang Lebaran

BI Sediakan Rp8,6 Triliun Tukar Uang Lebaran

February 27, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025