KANAL24, Malang – Respon cepat dari BEI dan OJK dalam menyikapi pengumuman MSCI dinilai sudah tepat untuk menenangkan pasar modal Indonesia.
Hal ini diungkapkan oleh pengamat pasar modal UB Noval Adib saat dihubungi oleh kanal24.co.id Kamis (29/1/2026).
“Respon cepat BEI, OJK dan SRO sudah tepat namun harus segera melangkah untuk berkoordinasi dan memperbaiki poin-poin yang menjadi atensi MSCI,” kata Noval.
Respon tersebut diharapkan dapat memberikan ketenangan terhadap pelaku pasar modal.
Sebagaimana diketahui laju IHSG pada hari Rabu 28 Januari mengalami penurunan hingga diberlakukan trading halt.
Penurunan juga masih terjadi pada pembukaan perdagangan hari ini Kamis 29/1/2026.
Menurut Noval saat ini masih terdapat beberapa sentimen positif di BEI seperti emiten segmen konsumsi, serta sektor komoditas.
“Sebetulnya sektor konsumsi dan komoditas masih dapat menjadi sentimen positif pasar. Namun mungkin masih ada kepanikan pasar dalam beberapa hari ini,” lanjutnya.
Noval berharap waktu yang diberikan oleh MSCI hingga mei 2026 dapat dimanfaatkan oleh BEI, OJK dan SRO agar bursa efek Indonesia dapat menjadi lebih baik. (sdk)














