Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

BPJS PBI Dicabut, Pasien Gagal Ginjal Terancam Berhenti Berobat

Einid Shandy by Einid Shandy
February 5, 2026
in Ekonomi
0
BPJS PBI Dicabut, Pasien Gagal Ginjal Terancam Berhenti Berobat

Ilustrasi cuci darah (Freepik)

8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Pencabutan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) terhadap sejumlah warga tidak mampu memunculkan persoalan serius di sektor kesehatan. Dampak paling nyata dirasakan oleh pasien gagal ginjal yang bergantung pada terapi cuci darah secara rutin. Kebijakan ini dinilai berisiko menghambat akses pengobatan yang bersifat vital dan tidak dapat ditunda.

Sejumlah pasien mengaku baru mengetahui status kepesertaan BPJS PBI mereka dinonaktifkan saat hendak menjalani hemodialisis di rumah sakit. Tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya, mereka terpaksa menghadapi kenyataan pahit ketika layanan kesehatan yang selama ini menopang hidup mereka tidak lagi dapat diakses secara gratis.

Baca juga:
Wamenkes Dorong Penguatan Karantina Cegah Virus Nipah

Terapi Cuci Darah Tak Bisa Ditunda

Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI), Tony Samosir, menegaskan bahwa hemodialisis merupakan terapi yang tidak dapat dihentikan begitu saja. Menurutnya, pasien gagal ginjal membutuhkan cuci darah secara rutin untuk mempertahankan fungsi tubuh dan mencegah komplikasi serius.

ā€œCuci darah itu bukan pilihan, tapi kebutuhan hidup. Kalau pasien berhenti satu atau dua kali saja, risikonya bisa langsung fatal,ā€ ujar Tony.

Ia menyebut, banyak pasien yang terdampak pencabutan BPJS PBI berasal dari kalangan ekonomi bawah dengan penghasilan tidak tetap. Tanpa jaminan kesehatan, biaya cuci darah yang mencapai jutaan rupiah per bulan menjadi beban yang mustahil ditanggung secara mandiri.

Komunitas Pasien Turun Tangan

Melihat kondisi tersebut, KPCDI berinisiatif menalangi iuran BPJS bagi pasien yang benar-benar tidak mampu. Langkah ini diambil agar pasien tetap bisa menjalani terapi meskipun status kepesertaan PBI mereka dicabut.

ā€œKami tidak ingin pasien berhenti berobat hanya karena urusan administrasi. Selama masih bisa, komunitas akan membantu menalangi iuran agar mereka tetap hidup,ā€ kata Tony.

Namun, ia mengakui bahwa kemampuan komunitas sangat terbatas. KPCDI hanya bisa membantu dalam jangka pendek, sementara solusi jangka panjang tetap membutuhkan peran negara melalui kebijakan yang berpihak pada pasien penyakit kronis.

Dampak Penataan Data Sosial Ekonomi

Pencabutan BPJS PBI diketahui berkaitan dengan pembaruan data sosial ekonomi nasional yang digunakan pemerintah untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Dalam proses ini, sejumlah pasien gagal ginjal tercatat tidak lagi masuk kategori penerima bantuan meskipun kondisi ekonomi mereka belum membaik.

Tony menilai, penilaian ekonomi berbasis data semata tidak cukup untuk menggambarkan realitas di lapangan. ā€œAda pasien yang terlihat mampu di data, tapi kenyataannya penghasilannya habis hanya untuk bertahan hidup dan berobat,ā€ ujarnya.

Akibatnya, pasien terpaksa mengurangi frekuensi cuci darah atau tetap bekerja dalam kondisi fisik yang lemah demi menutupi biaya pengobatan. Situasi ini dinilai berbahaya dan dapat mempercepat penurunan kesehatan pasien.

Dorongan Evaluasi dan Perlindungan Pasien Kronis

KPCDI mendorong pemerintah untuk mengevaluasi mekanisme pencabutan BPJS PBI, khususnya bagi pasien penyakit kronis. Menurut Tony, perlu ada jalur khusus atau kebijakan pengecualian agar pasien gagal ginjal tidak kehilangan akses layanan kesehatan hanya karena persoalan administratif.

ā€œHak atas kesehatan adalah hak dasar warga negara. Jangan sampai kebijakan penataan data justru mengorbankan nyawa pasien,ā€ tegasnya.

Ia berharap pemerintah pusat dan daerah dapat memperkuat koordinasi dengan rumah sakit serta komunitas pasien agar proses verifikasi berjalan cepat dan tidak mengganggu layanan medis. Tanpa kebijakan yang lebih sensitif terhadap kondisi pasien kronis, pencabutan BPJS PBI dikhawatirkan akan terus menimbulkan masalah kemanusiaan di sektor kesehatan. (nid)

Post Views: 65
Tags: BPJSBPJS PBIFasilitas KesehatanGagal GinjalKANAL24kanal24.co.idPasien gagal ginjalterapi cuci darahuniversitas brawijaya
Previous Post

Progres Danantara di Usia Belum Setahun Terus Menguat

Next Post

Dosen FK UB Ungkap Alasan Virus Nipah Sangat Mematikan

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Dosen FK UB Ungkap Alasan Virus Nipah Sangat Mematikan

Dosen FK UB Ungkap Alasan Virus Nipah Sangat Mematikan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Sekolah Aktivis FH UB Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa

Sekolah Aktivis FH UB Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa

February 5, 2026
Jelajah Rasa Berbuka, Inovasi Ramadan Solaris Hotel Malang

Jelajah Rasa Berbuka, Inovasi Ramadan Solaris Hotel Malang

February 5, 2026
Dosen FK UB Ungkap Alasan Virus Nipah Sangat Mematikan

Dosen FK UB Ungkap Alasan Virus Nipah Sangat Mematikan

February 5, 2026
BPJS PBI Dicabut, Pasien Gagal Ginjal Terancam Berhenti Berobat

BPJS PBI Dicabut, Pasien Gagal Ginjal Terancam Berhenti Berobat

February 5, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025