Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Multiplikasi Spiritual: Rahasia di Balik Lipat Ganda Amal di Bulan Ramadhan

Dinia by Dinia
February 23, 2026
in Perspektif, Ramadhan
0
Multiplikasi Spiritual: Rahasia di Balik Lipat Ganda Amal di Bulan Ramadhan

Ilustrasi Lipat Ganda Pahala amal di Bulan Ramadan (Dinia/Kanal24)

7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Ustadz Akhmad Muwafik Saleh

“Allah menjadikan puasa di bulan ini sebagai ibadah fardhu, ibadah pada malam harinya sebagai ibadah sunnah. Siapa saja yang dalam bulan itu berbuat kebajikan (sunnah) satu kali, maka ia bagaikan yang berbuat ibadah fardhu satu kali pada bulan yang lain…” (HR. Ibnu Khuzaimah).

Dalam hadits tersebut di atas, Allah swt. ingin memotivasi hamba-Nya agar bersemangat untuk benar-benar mengambil peluang terbesar ini (nafahat) dan agar dapat dipergunakannya dengan sebaik-baiknya untuk melakukan berbagai amal kebajikan selama bulan Ramadhan.

Pada bulan Ramadhan, Allah swt. melakukan multiplication factor (melipatgandakan pahala) atau exponential growth. Ibarat angka, ia tidak bertambah secara linier melainkan secara eksponensial. Satu amal kecil memicu skala hasil yang melonjak drastis. Amal kebaikan yang dilakukan di bulan Ramadhan tidak hanya menghasilkan dampak secara linier, satu banding satu, melainkan menciptakan reaksi berantai dan akumulasi nilai yang tak terhingga, pahala yang berlipat ganda.

Inilah bulan peningkatan dan penguatan spiritualitas batin. Jika di bulan-bulan sebelumnya seorang mukmin disibukkan dengan berbagai aktivitas duniawi yang menyita banyak waktu dan pikirannya sehingga tentunya akan meninggalkan banyak residu, penyakit psikologis yang diakibatkan dari berbagai persoalan hidup yang dilaluinya, baik di dunia pekerjaan, keluarga, bermasyarakat, dan sebagainya, maka bulan Ramadhan Allah swt. ingin mengistirahatkan semuanya, baik fisik, psikologis, batin, maupun hati dengan menenangkan diri dan mengaktifkan power spiritualitasnya. Ibarat mesin, tentu membutuhkan sesi maintenance dan pendinginan mesin diri dan kehidupan agar kendaraan tetap terawat sehingga selanjutnya dapat bekerja dengan optimal.

Di bulan Ramadhan kita diminta untuk belajar menahan makan dan minum. Ini adalah mekanisme autofagi, artinya “memakan diri sendiri”, suatu proses pembersihan sel. Di saat lapar, tubuh mencari energi cadangan. Sel-sel yang sehat akan memakan komponen sel yang rusak, protein beracun, dan sisa-sisa metabolisme yang menumpuk. Hasilnya, sel-sel tubuh menjadi lebih muda, bersih, dan optimal kembali karena tubuh melakukan detoksifikasi internal. Ini adalah mekanisme diet alami yang memang dibutuhkan oleh tubuh. Puasa itu menyehatkan. Asshiyamu tashihhu.

Puasa juga mengajarkan kita untuk saling peduli (syahrul muwasah), saling berbagi, kemudian berkumpul kembali dengan keluarga dalam jamuan buka bersama serta berkumpul kembali dalam komunitas (bukber) dan masyarakat dalam aktivitas shalat tarawih berjamaah. Ini adalah mekanisme detoksifikasi sosial. Ibarat proses katarsis dalam konteks hubungan sosial, puasa Ramadhan seakan melakukan proses peluruhan atau pembersihan berbagai residu konflik dan limbah psikologis yang terjadi dalam proses interaksi sosial selama ini. Pada bulan Ramadhan semuanya dirajut ulang agar kembali utuh sehingga menghasilkan energi yang saling menguatkan sebagai modal harmonisasi sosial.

Puasa adalah mekanisme detoksifikasi mental. Jiwa dan psikologis manusia perlu diistirahatkan sekaligus dipulihkan. Itulah yang dilakukan oleh seorang mukmin yang sedang menjalankan puasa Ramadhan. Bulan Ramadhan adalah momen mengistirahatkan jiwa kita sehingga apabila ada luka dan memar psikologis dari persoalan hidup akibat berbagai kesibukan di bulan-bulan sebelumnya dalam setahun yang telah berlalu, maka nantinya siap untuk menghadapi berbagai ujian dan beban berat yang akan menghadang di bulan berikutnya dalam setahun ke depan.

Untuk itulah Allah swt. berfirman dalam sebuah hadits qudsi saat memerintahkan kepada surga untuk bersiap menerima kehadiran para hamba Allah swt. saat akan memasuki bulan Ramadhan:

فإنَّ اللهَ عزَّ وجلَّ يَأمُرُ جَنَّتَهُ فيَقولُ لها : اسْتَعِدِّي وتَزيَّنِي لِعبادِي، أوْشَكَ أنْ يَستَرِيحُوا من تَعبِ الدُّنيا إلى دارِي وكَرامَتِي

“Sesungguhnya Allah memberikan perintah kepada surga dengan firman-Nya, ‘Bersiap-siaplah dan berhiaslah untuk para hamba-Ku. Sebentar lagi mereka akan beristirahat dari kelelahan dunia menuju rumah-Ku dan kemuliaan-Ku.’”

Ramadhan menyediakan ruang privat bagi para hamba untuk menikmati kediriannya, melakukan introspeksi diri, evaluasi diri, dan tentunya berharap menghasilkan self control yang baik melalui upaya menahan lapar, bersabar, dan taqarrub ilallah dengan berbagai amaliah ibadah (qiyamul lail, membaca Al-Qur’an, dan sebagainya). Kesemua itu ditegaskan oleh Allah swt. melalui metode targhib dalam hadits qudsi di atas (multiplikasi pahala). Sehingga seorang mukmin apabila mampu mengoptimalkan dirinya selama bulan Ramadhan dengan berbagai amaliah ibadah tersebut, maka sejatinya dia telah melakukan general check-up sekaligus detoksifikasi menyeluruh atas dirinya dan proses interaksi sosialnya. Sehingga tentulah pasca Ramadhan dia akan mampu menjadi pribadi yang baru, new born, yang siap menghadapi tantangan dengan energi yang baru pula.

Demikianlah Nabi saw. mengatakan bahwa jika seorang mukmin selamat Jumatnya maka selamatlah dalam sepekan. Jika selamat Ramadhannya maka selamatlah dalam setahun. Dan jika selamat hajinya maka selamatlah seluruh umurnya. Sebagaimana diriwayatkan dari Anas bin Malik dalam sebuah hadis Nabi:

إذا سَلِمَتِ الجمعةُ سَلِمَتِ الأيامُ، وإذا سَلِمَ شهرُ رمضانَ سَلِمَتِ السَّنَةُ.

Apabila selamat Jumatnya maka selamatlah hari-harinya dalam seminggu, dan apabila selamat dalam bulan Ramadhannya maka selamatlah dalam satu tahunnya.
(HR. Daruquthni).

Selamat berarti berhasil menjaga momentum dengan baik dan mengoptimalkannya secara efektif melalui amal ibadah yang dianjurkan untuk dioptimalkan dan dieksploitasi secara maksimum sehingga berdampak pada hari-hari yang akan dilaluinya di masa yang akan datang, baik impact fisik maupun impact psikologis dan sosial, sehingga tercipta hidup yang damai, tenang, menyenangkan, dan harmonis.

*) Dr. Akhmad Muwafik Saleh, S.Sos., M.Si
Penulis adalah Ketua Pusat Pengembangan Kepribadian Universitas Brawijaya, Pengasuh Asrama Karakter Pesantren Mahasiswa Tanwir al Afkar Malang

Post Views: 89
Tags: amadhan penuh berkahAmalan bulan Ramadhanhikmah puasa ramadhaninspirasi ramadhan harianlipat ganda pahalamakna puasa dan kehidupanmotivasi ibadah ramadhanperjalanan spiritual ramadhanrefleksi spiritual ramadhanspiritualitas muslim modern
Previous Post

MA AS Hentikan Tarif Trump, Ketidakpastian Meningkat

Next Post

Serunya Momen Mahasiswa Asing Cicipi Menu Bukber Rayz Hotel UMM

Dinia

Dinia

Next Post
Serunya Momen Mahasiswa Asing Cicipi Menu Bukber Rayz Hotel UMM

Serunya Momen Mahasiswa Asing Cicipi Menu Bukber Rayz Hotel UMM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Olahraga Penuhi Hak Tubuh Saat Berpuasa

Olahraga Penuhi Hak Tubuh Saat Berpuasa

February 23, 2026
Serunya Momen Mahasiswa Asing Cicipi Menu Bukber Rayz Hotel UMM

Serunya Momen Mahasiswa Asing Cicipi Menu Bukber Rayz Hotel UMM

February 23, 2026
Multiplikasi Spiritual: Rahasia di Balik Lipat Ganda Amal di Bulan Ramadhan

Multiplikasi Spiritual: Rahasia di Balik Lipat Ganda Amal di Bulan Ramadhan

February 23, 2026
MA AS Hentikan Tarif Trump, Ketidakpastian Meningkat

MA AS Hentikan Tarif Trump, Ketidakpastian Meningkat

February 23, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025