Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

UB Jadi Tuan Rumah Workshop AI Talent Factory

Dinia by Dinia
March 11, 2026
in Pendidikan
0
UB Jadi Tuan Rumah Workshop AI Talent Factory

Rektor Universitas Brawijaya Prof. Widodo menyambut Program AI Talent Factory (Puguh/Newspoint)

7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) tidak lagi sekadar wacana teknologi masa depan. Ia telah menjadi kompetensi yang menentukan arah pembangunan, sekaligus membuka tantangan baru bagi perguruan tinggi untuk menyiapkan talenta yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Kesadaran itulah yang melatarbelakangi digelarnya Workshop Artificial Intelligence Talent Factory (AITF) oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (11/3/2026), di Auditorium lantai 2 Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) UB.

Program ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri untuk mempercepat pengembangan talenta AI nasional. Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Dr. Eng. Said Mirza Pahlevi, menjelaskan bahwa AITF dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi yang diajarkan di perguruan tinggi dan kebutuhan nyata dunia industri.

“AITF ini sebenarnya menjembatani antara skill yang diberikan di pendidikan formal dengan skill yang dibutuhkan industri. Karena perkembangan AI sangat cepat, maka pelatihan dan kurikulumnya juga harus terus diperbarui,” ujarnya.

Workshop AI Talent Factory (Puguh/Kanal24)

Peserta Meningkat, Kolaborasi Kampus Semakin Luas

Program AITF yang memasuki tahun kedua ini menunjukkan perkembangan signifikan. Jika pada tahun sebelumnya hanya melibatkan satu universitas dengan sekitar 34 peserta, tahun ini kegiatan tersebut diikuti oleh tiga perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa yang hampir tiga kali lipat.

“Tahun lalu ada sekitar 34 peserta. Tahun ini ada 98 mahasiswa dari tiga universitas yang terlibat,” jelas Said Mirza.

Tidak hanya dari sisi peserta, jumlah use case atau kasus nyata yang dijadikan proyek pembelajaran juga meningkat. Tahun lalu hanya terdapat dua kasus, sementara tahun ini terdapat lima kasus yang akan dikerjakan oleh peserta.

Salah satu kasus yang menjadi fokus adalah pengembangan solusi AI untuk mendukung program Sekolah Rakyat, sebuah program strategis nasional yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

“Tahun ini ada satu use case terkait sekolah rakyat yang merupakan program prioritas nasional. Kita ingin AI bisa membantu memberikan solusi nyata di bidang pendidikan,” katanya.

AI untuk Kepentingan Publik

Pengembangan solusi AI dalam program ini bukan hanya bersifat eksperimen akademik. Beberapa hasil dari AITF sebelumnya bahkan telah dimanfaatkan secara langsung oleh pemerintah.

Salah satu contohnya adalah model AI yang dikembangkan oleh tim AITF Komdigi bersama Universitas Brawijaya untuk membantu mendeteksi situs judi online.

“Tahun lalu sudah dimanfaatkan model AI yang dapat mendeteksi secara cepat dan masif situs judi online. Dengan model itu, proses penanganan dan penghapusan situs bisa dilakukan lebih cepat,” jelas Said Mirza.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara kampus dan pemerintah mampu menghasilkan inovasi yang langsung berdampak pada persoalan publik.

Foto bersama Workshop AI Talent Factory (Puguh/Kanal24)

UB Siapkan Talenta AI untuk Masa Depan

Rektor Universitas Brawijaya Prof. Widodo menyambut baik keberlanjutan program ini. Menurutnya, keterlibatan UB dalam AITF merupakan bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi transformasi digital.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Digital yang terus mengajak Universitas Brawijaya untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan menyiapkan talenta-talenta AI untuk membangun Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, penggunaan Sekolah Rakyat sebagai use case dalam program ini menjadi sangat relevan karena menyentuh agenda besar pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.

“Kita tahu bahwa sekolah rakyat adalah program nasional untuk memberikan akses pendidikan bagi masyarakat yang kurang beruntung. Dengan dukungan AI, pendidikan di sekolah rakyat diharapkan bisa menjadi lebih personal dan berkualitas,” kata Widodo.

Ia berharap teknologi AI dapat membantu menciptakan sistem pembelajaran yang lebih adaptif sehingga kualitas pendidikan tidak lagi ditentukan oleh latar belakang sosial atau ekonomi.

“Sekolah rakyat diharapkan tetap menjadi sekolah unggulan yang tidak kalah dengan sekolah-sekolah terbaik yang ada,” ujarnya.

FILKOM Perluas Ekosistem Pengembangan AI

Dekan FILKOM UB Ir. Tri Astoto Kurniawan menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi fakultas dalam memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang kecerdasan buatan.

Menurutnya, pengalaman langsung mengerjakan studi kasus nyata akan membantu mahasiswa memahami bagaimana AI digunakan untuk menyelesaikan persoalan riil.

“Dengan use case yang ada, mahasiswa dapat membangun kompetensinya secara lebih nyata sesuai dengan perkembangan teknologi AI,” ujarnya.

Selain melalui program AITF, FILKOM juga berupaya membuka ruang pengembangan AI di tingkat internal universitas.

“Kami juga sedang menyiapkan skema kegiatan serupa di lingkungan UB sehingga mahasiswa yang belum terlibat dalam AITF tetap memiliki kesempatan untuk mengembangkan kompetensinya di bidang AI,” kata Tri Astoto.

Ia menambahkan bahwa minat mahasiswa terhadap bidang ini sangat tinggi. Pada seleksi AITF tahun ini saja, terdapat lebih dari 120 pendaftar, namun hanya sekitar 38 mahasiswa yang dapat lolos seleksi.

“Artinya potensi talenta AI di kampus masih sangat besar dan perlu terus dikembangkan,” ujarnya.

Menyiapkan Generasi AI Indonesia

Workshop AITF menunjukkan bahwa pengembangan talenta digital tidak bisa berjalan sendiri. Ia membutuhkan kerja sama antara pemerintah, perguruan tinggi, dan ekosistem industri agar kompetensi yang lahir dari kampus benar-benar relevan dengan kebutuhan masa depan.

Di tengah percepatan transformasi digital global, kehadiran program seperti AITF menjadi salah satu upaya strategis untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi berbasis kecerdasan buatan.

Bagi mahasiswa yang terlibat, program ini bukan sekadar pelatihan teknologi. Ia adalah ruang belajar untuk memahami bahwa AI pada akhirnya bukan hanya soal algoritma, tetapi tentang bagaimana teknologi digunakan untuk menjawab persoalan nyata masyarakat.(Din/Qrn)

Post Views: 54
Tags: AITF Komdigiartificial intelligenceFILKOM UBinovasi teknologi AIKecerdasan Buatankolaborasi kampus pemerintah industripengembangan talenta AItalenta digital IndonesiaTransformasi Digitaluniversitas brawijaya
Previous Post

Alquran: The Celestial Blueprint dalam Membangun Peradaban

Next Post

Anies Baswedan: Perencanaan Kota Harus Berpijak pada Keadilan

Dinia

Dinia

Next Post
Anies Baswedan: Perencanaan Kota Harus Berpijak pada Keadilan

Anies Baswedan: Perencanaan Kota Harus Berpijak pada Keadilan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Aturan Pembatasan Media Sosial Anak Picu Pro dan Kontra

Aturan Pembatasan Media Sosial Anak Picu Pro dan Kontra

March 12, 2026
Aktif Berorganisasi Perlancar Karir Alumni BP UB sebagai Peneliti BRIN 

Aktif Berorganisasi Perlancar Karir Alumni BP UB sebagai Peneliti BRIN 

March 12, 2026
Strategi Agar THR Lebaran Tidak Cepat Habis

Strategi Agar THR Lebaran Tidak Cepat Habis

March 12, 2026
BUDDY, Inovasi Deteksi Kanker Payudara Berbasis AI Karya Mahasiswa UB Raih Juara Internasional

BUDDY, Inovasi Deteksi Kanker Payudara Berbasis AI Karya Mahasiswa UB Raih Juara Internasional

March 12, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025