Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Alarm Keras Jerman: Perang Iran Ancam Ekonomi Dunia

Einid Shandy by Einid Shandy
April 1, 2026
in Ekonomi
0
Alarm Keras Jerman: Perang Iran Ancam Ekonomi Dunia

Perang Iran vs Israel-AS (Foto/Pixabay)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Bayang-bayang krisis global menghantui. Kali ini bukan pandemi, melainkan konflik bersenjata di Timur Tengah yang dinilai berpotensi memicu guncangan ekonomi lebih dahsyat dari COVID-19. Pemerintah Jerman pun angkat suara, memberi peringatan keras kepada dunia soal dampak perang Iran yang kian meluas.

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius secara terbuka menyebut konflik tersebut sebagai ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi global. Ia menegaskan, efeknya sudah mulai terasa hanya dalam hitungan minggu sejak eskalasi meningkat. ā€œDampaknya benar-benar terlihat, bahkan setelah sedikit lebih dari dua minggu,ā€ ujarnya dalam sebuah pernyataan resmi.

Peringatan itu bukan tanpa dasar. Sejumlah lembaga ekonomi di Jerman langsung merevisi proyeksi pertumbuhan mereka untuk tahun 2026. Dari sebelumnya diperkirakan tumbuh 1,3 persen, kini ekonomi Jerman dipangkas menjadi sekitar 0,6 persen. Penurunan tajam ini dipicu oleh lonjakan harga energi dan terganggunya rantai pasok global akibat konflik yang terus memanas.

Baca juga:
Yang Perlu Kamu Tahu: Bagaimana Perang Iran Berdampak ke Indonesia

Tak hanya pertumbuhan yang tertekan, inflasi juga diprediksi ikut melonjak. Para ekonom memperkirakan kenaikan inflasi hingga mendekati 3 persen dalam dua tahun ke depan. Faktor utamanya adalah naiknya harga minyak dunia yang terdampak langsung oleh situasi geopolitik, terutama di jalur distribusi strategis seperti Selat Hormuz.

Dalam skenario terburuk, dampaknya bahkan bisa lebih serius. Analisis dari lembaga ekonomi Jerman menunjukkan bahwa jika konflik berlangsung lama, pertumbuhan ekonomi bisa merosot hingga mendekati stagnasi. Direktur lembaga tersebut, Sebastian Dullien, mengingatkan bahwa situasi ini berpotensi mempercepat gejala deindustrialisasi di Jerman. ā€œRisikonya bukan hanya perlambatan, tapi juga tekanan struktural terhadap industri,ā€ tegasnya.

Efek domino dari konflik ini juga merambat ke berbagai negara. Lonjakan harga energi menjadi tekanan utama bagi negara-negara yang bergantung pada impor minyak. Selain itu, ketidakpastian global membuat pasar keuangan bergejolak dan menghambat investasi.

Berbeda dengan pandemi COVID-19 yang menghantam mobilitas dan sektor kesehatan, konflik Iran membawa ancaman langsung ke sektor energi dan perdagangan internasional. Dampaknya lebih cepat terasa di pasar global, terutama melalui kenaikan harga komoditas strategis.

Bagi Jerman, situasi ini menjadi ujian berat. Sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Eropa, negara tersebut sangat bergantung pada stabilitas pasokan energi. Kenaikan harga energi otomatis meningkatkan biaya produksi industri, yang pada akhirnya menekan daya saing ekspor.

Di sisi lain, pemerintah Jerman terus mendorong upaya diplomasi untuk meredakan konflik. Pistorius menegaskan bahwa pihaknya tidak menginginkan eskalasi lebih lanjut dan berharap penyelesaian damai dapat segera dicapai.

Dampak konflik ini juga menjadi perhatian bagi Indonesia. Kenaikan harga minyak dunia berpotensi memengaruhi stabilitas harga dalam negeri, termasuk bahan bakar dan kebutuhan pokok lainnya. Jika tidak diantisipasi, kondisi ini bisa memicu tekanan inflasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi nasional.

Situasi global saat ini menunjukkan bahwa konflik geopolitik memiliki daya rusak ekonomi yang sangat besar. Bahkan, dalam banyak hal, dampaknya bisa melampaui krisis kesehatan global seperti pandemi.

Peringatan Jerman menjadi sinyal tegas bahwa dunia tengah berada di persimpangan berbahaya. Jika konflik Iran terus bereskalasi, bukan tidak mungkin krisis ekonomi baru akan muncul—lebih kompleks, lebih luas, dan lebih sulit dipulihkan dibandingkan sebelumnya. (nid)

Post Views: 44
Tags: ancaman resesi duniaekonomi jerman melemahharga minyak melonjakinflasi global meningkatKANAL24kanal24.co.idkonflik timur tengah memanasKrisis Energi Duniaperang iran ekonomi globaluniversitas brawijaya
Previous Post

Harga BBM Pertamina Tak Naik April, Ini Alasannya

Next Post

Ekspor Indonesia Februari 2026 Tembus USD 22,17 Miliar

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Ekspor Indonesia Februari 2026 Tembus USD 22,17 Miliar

Ekspor Indonesia Februari 2026 Tembus USD 22,17 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Ekspor Indonesia Februari 2026 Tembus USD 22,17 Miliar

Ekspor Indonesia Februari 2026 Tembus USD 22,17 Miliar

April 1, 2026
Alarm Keras Jerman: Perang Iran Ancam Ekonomi Dunia

Alarm Keras Jerman: Perang Iran Ancam Ekonomi Dunia

April 1, 2026
Harga BBM Pertamina Tak Naik April, Ini Alasannya

Harga BBM Pertamina Tak Naik April, Ini Alasannya

April 1, 2026
Lonjakan Harga Minyak Dunia Jadi Peluang Emas Indonesia

Lonjakan Harga Minyak Dunia Jadi Peluang Emas Indonesia

April 1, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025