Kanal24, Malang – Kehidupan kampus hari ini bergerak semakin cepat. Tekanan akademik, aktivitas digital, hingga ritme persaingan membuat banyak mahasiswa menghadapi tantangan baru, mulai dari kesehatan mental, relasi sosial, hingga penguatan karakter. Di tengah situasi itu, ruang spiritual di lingkungan kampus mulai mendapat perhatian lebih besar sebagai tempat membangun ketenangan dan kebersamaan.
Situasi tersebut yang mendorong Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya (MRP UB) meluncurkan dua program strategis baru, yakni Gerakan Shubuh Berjamaah dan Program Manajemen Pengembangan Ternak Qurban Holistik bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., Minggu (17/5/2026).
Peluncuran program berlangsung usai Kuliah Shubuh di Masjid Raden Patah UB yang dihadiri pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Gerakan Shubuh Berjamaah menjadi program pembinaan spiritual sivitas akademika melalui salat shubuh berjamaah dan kajian inspiratif rutin yang akan digelar setiap bulan dengan menghadirkan tokoh nasional.
Program tersebut disiapkan untuk memperkuat budaya spiritual di lingkungan kampus sekaligus menjadi ruang penguatan karakter, kesehatan mental, kepemimpinan, dan produktivitas mahasiswa.
Dalam kuliah shubuhnya, Prof. Brian Yuliarto mengingatkan pentingnya spiritualitas dan sedekah dalam kehidupan. Ia juga menyinggung bagaimana anak muda sering melihat kesuksesan dari tokoh teknologi dunia, sementara dalam sejarah Islam terdapat teladan seperti Abdurrahman bin Auf RA yang dikenal sukses sekaligus dermawan.
“Kalau ingin kaya, berilah kepada orang lain. Jangan terlalu banyak berpikir ketika bersedekah. Semakin banyak memberi, semakin banyak menerima,” ujar Prof. Brian.
Selain program spiritual, MRP UB juga meluncurkan Program Manajemen Pengembangan Ternak Qurban Holistik hasil kolaborasi bersama Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan serta Fakultas Kedokteran Hewan UB.
Program tersebut dikembangkan sebagai sistem pengelolaan ternak berbasis syariah yang menggabungkan nilai keislaman, ilmu pengetahuan, teknologi, dan profesionalisme di bidang peternakan dan pertanian.
UB juga mengarahkan program ini untuk mendukung penguatan UB Science Techno Park dan pengembangan sustainable farming system yang dimanfaatkan untuk pendidikan, penelitian, inovasi, hingga pengabdian masyarakat.
Melalui program tersebut, UB ingin membangun model pengelolaan ternak dan qurban yang modern, produktif, dan berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.(Din)














