Kanal24, Malang – Aroma persaingan Piala Presiden 2026 mulai terasa, dan Arema FC memilih menyambutnya dengan persiapan yang matang. Singo Edan tak ingin sekadar menjadikan turnamen pramusim sebagai ajang pemanasan, tetapi juga sebagai pijakan untuk membangun kepercayaan diri sebelum menghadapi ketatnya persaingan Super League 2026/2027.
Waktu persiapan yang lebih panjang dimanfaatkan tim pelatih untuk mematangkan strategi, meningkatkan kondisi fisik pemain, serta membangun chemistry antarlini. Dengan komposisi skuad yang kini hampir sepenuhnya lengkap, Arema optimistis mampu tampil kompetitif sejak pertandingan pertama.
Baca Juga:
John Herdman Pantau Liga Demi Bentuk Skuad Timnas Indonesia
Kuota 11 Pemain Asing Sudah Lengkap
Arema FC telah melengkapi kuota maksimal 11 pemain asing sesuai regulasi terbaru Super League 2026/2027. Tiga rekrutan anyar, yakni Marcos Vinicius, Diego Landis, dan Gustavo Henrique, melengkapi delapan pemain asing yang telah lebih dulu memperkuat Singo Edan, yaitu Wallison Maia, Matheus Blade, Julian Guevara, Gabriel Silva, Joel Vinicius, Gustavo Franca, Betinho, dan Careca.

Kelengkapan komposisi tersebut membuat kedalaman skuad Arema semakin merata di setiap lini. Tim pelatih kini memiliki lebih banyak opsi dalam menyusun strategi maupun melakukan rotasi pemain sepanjang turnamen tanpa mengurangi kualitas permainan.
Persaingan memperebutkan tempat di tim utama pun dipastikan berlangsung ketat. Kondisi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan Arema sekaligus menciptakan atmosfer kompetitif di dalam skuad.
Piala Presiden Jadi Ajang Pembuktian
Piala Presiden 2026 akan dimanfaatkan Arema FC sebagai ajang mengukur kesiapan tim sebelum memasuki kompetisi resmi. Selain menguji strategi, turnamen ini menjadi kesempatan mempercepat adaptasi pemain baru sekaligus membangun kekompakan antarlini agar permainan semakin solid.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menilai perkembangan tim sejauh ini berjalan sesuai rencana. Menurutnya, seluruh pemain telah bergabung dalam latihan sehingga proses membangun chemistry dapat dilakukan secara maksimal.

“Saya pikir persiapan kami berjalan sangat baik. Kami memiliki waktu yang cukup untuk bekerja bersama, dan sekarang semua pemain sudah bergabung. Ini penting untuk membangun chemistry tim sebelum kompetisi dimulai,” ujar Marcos Santos.
Marcos optimistis waktu persiapan yang lebih panjang akan memberikan dampak positif terhadap performa tim saat menghadapi lawan-lawan di Piala Presiden maupun Super League musim 2026/2027.
Grup B Jadi Ujian Awal
Pada Piala Presiden 2026, Arema FC tergabung di Grup B bersama Persib Bandung, DPMM FC asal Brunei Darussalam, dan Tampines Rovers dari Singapura. Grup ini diprediksi menjadi salah satu yang paling kompetitif karena seluruh peserta datang dengan target mematangkan persiapan menuju musim baru.
Laga menghadapi Persib Bandung diperkirakan menjadi duel yang paling menyita perhatian publik sepak bola nasional. Sementara itu, pertemuan dengan DPMM FC dan Tampines Rovers akan memberikan pengalaman berharga bagi Arema dalam menghadapi karakter permainan klub-klub Asia Tenggara.
Modal Kuat Sambut Musim Baru
Bagi Arema FC, Piala Presiden bukan sekadar turnamen pramusim, melainkan bagian penting dalam membangun fondasi menuju Super League 2026/2027. Setiap pertandingan akan menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih untuk menyempurnakan strategi sekaligus menemukan komposisi terbaik sebelum kompetisi resmi dimulai.
Sebagai klub tersukses dalam sejarah Piala Presiden, Arema tentu ingin kembali menunjukkan kualitasnya di hadapan Aremania. Dengan kuota 11 pemain asing yang telah terpenuhi, kedalaman skuad yang semakin kuat, serta persiapan yang lebih matang, Singo Edan memiliki modal besar untuk mengawali musim dengan hasil positif sekaligus kembali bersaing di papan atas sepak bola Indonesia. (gal)














