Kanal24, Malang – Rangkaian Raja Brawijaya Candrasena 64 tidak hanya membekali mahasiswa baru Universitas Brawijaya (UB) dengan pengenalan kehidupan kampus. Di GOR Pertamina UB, mahasiswa baru juga mendapat wawasan mengenai startup dan ekonomi kreatif yang dinilai relevan dengan perkembangan tren dan kebutuhan industri saat ini.
Materi tersebut menjadi bagian dari rangkaian PKKMB Raja Brawijaya 2026 yang berlangsung di tiga venue, yakni GOR Pertamina, Auditorium, dan Samantha Krida pada Selasa (11/8/2026).
Di GOR Pertamina, mahasiswa baru mengikuti sejumlah aktivitas secara berkelompok. Mereka tidak hanya menyimak materi, tetapi juga terlibat dalam aktivitas bersama, sesi tanya jawab, hingga pembuatan konten.
Baca juga:
RAJA Brawijaya 2026 Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kuliah
Staf Divisi Acara Raja Brawijaya Candrasena 64, Ranti Widiana Putri dan M. Qurobi Al Hariri, mengatakan rangkaian kegiatan di GOR Pertamina tetap mengacu pada agenda utama yang berlangsung di Samantha Krida.

Startup dan Ekonomi Kreatif Jadi Materi Pembekalan
Menurut Ranti dan Qurobi, salah satu materi yang diberikan secara langsung di GOR Pertamina membahas startup dan ekonomi kreatif.
Mahasiswa baru mendapatkan wawasan mengenai cara membangun usaha dari tahap awal hingga mengembangkan potensi ekonomi kreatif dengan melihat perkembangan tren.
“Pemateri memberikan cara-cara atau tips untuk membangun ekonomi dari nol serta mengembangkan ekonomi kreatif sesuai dengan tren zaman sekarang,” jelasnya.
Materi juga diarahkan pada bagaimana mahasiswa memahami perkembangan pasar dan menyesuaikan ide bisnis dengan tren yang sedang berkembang.
“Di dalamnya juga terdapat tips untuk mengembangkan bisnis berdasarkan tren pasar yang ada saat ini,” lanjutnya.
Pembekalan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa baru bahwa peluang pengembangan diri selama menjadi mahasiswa tidak hanya berada di ruang akademik, tetapi juga dapat berkembang melalui kreativitas dan kewirausahaan.
Aktivitas Kelompok Bangun Kekompakan Maba
Berbeda dengan suasana pembekalan di Samantha Krida, aktivitas di GOR Pertamina terlihat lebih dinamis. Mahasiswa baru mengikuti kegiatan secara berkelompok, mulai dari menjalankan arahan panitia hingga terlibat dalam berbagai aktivitas bersama.
Atribut kelompok, yel-yel, hingga aktivitas pembuatan konten turut mewarnai kegiatan. Interaksi tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mulai mengenal satu sama lain sekaligus membangun kekompakan.
Antusiasme mahasiswa baru juga terlihat ketika materi disampaikan. Menurut Ranti dan Qurobi, respons peserta cukup positif, terutama ketika mahasiswa dilibatkan secara langsung dalam aktivitas.
“Melihat antusiasme mahasiswa sejauh ini, respons mereka sangat baik dan mereka sangat antusias,” ungkapnya.
Antusiasme tersebut juga terlihat saat berlangsungnya sesi tanya jawab dan ketika mahasiswa baru mengikuti aktivitas pembuatan konten.

Maba Diminta Jaga Semangat hingga Lulus
Rangkaian Raja Brawijaya Candrasena 64 menjadi salah satu momentum awal mahasiswa baru dalam memasuki kehidupan sebagai bagian dari sivitas akademika UB.
Karena itu, panitia mengingatkan mahasiswa baru untuk tidak hanya menjaga semangat selama rangkaian PKKMB berlangsung, tetapi juga mempertahankannya hingga menyelesaikan masa studi.
“Tetap semangat karena perjalanan kalian masih panjang,” pesan Ranti dan Qurobi.
Menurut mereka, kemeriahan Raja Brawijaya menjadi bagian dari cara menyambut mahasiswa baru sekaligus membangun semangat kebersamaan sejak awal.
Mahasiswa baru diharapkan dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias selama pelaksanaan PKKMB, sekaligus membawa semangat tersebut dalam perjalanan mereka hingga empat tahun ke depan di Universitas Brawijaya. (nid)














