Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Editya Fukata, Wisudawan Terbaik UB Lanjutkan Riset Komplikasi Diabetes

Einid Shandy by Einid Shandy
September 14, 2026
in Pendidikan
0
Editya Fukata, Wisudawan Terbaik UB Lanjutkan Riset Komplikasi Diabetes

Dr. dr. Editya Fukata, M.Biomed. Wisudawan terbaik Universitas Brawijaya (UB) pada prosesi wisuda di Gedung Samantha Krida UB, Sabtu (12/9/2026) (Yordan/Kanal24)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Gelar doktor bukan menjadi akhir perjalanan akademik bagi Dr. dr. Editya Fukata, M.Biomed. Wisudawan terbaik Universitas Brawijaya (UB) pada prosesi wisuda di Gedung Samantha Krida UB, Sabtu (12/9/2026), itu justru menjadikan pencapaian tersebut sebagai pijakan untuk mengembangkan riset di bidang biologi seluler dan komplikasi diabetes melitus.

Editya merupakan lulusan Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) angkatan 2023. Ia menyelesaikan pendidikan doktoralnya dalam waktu sekitar dua setengah tahun.

Menurut Editya, kelancaran studinya tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak di lingkungan FK UB. Mulai dari dosen pembimbing, staf akademik, hingga dosen yang memberikan perkuliahan dan fasilitas pendukung selama proses pendidikan.

“Kelancaran dalam studi S3 saya ini melibatkan kontribusi dari banyak pihak, terutama dari civitas akademika FK UB,” ujar Editya.

Baca juga:
SPATCH UB, Plester Inovatif untuk Bantu Benahi Postur

Prosesi wisuda di Gedung Samantha Krida UB (Yordan/Kanal24)

Menyelesaikan Disertasi dengan Dukungan Institusi

Perjalanan menyelesaikan pendidikan doktoral diakui Editya bukan proses yang mudah. Penyusunan disertasi menjadi salah satu tahapan yang cukup menguras tenaga, pikiran, waktu, hingga biaya.

Namun, dukungan dari lingkungan akademik dan institusi membuat proses tersebut dapat dilalui hingga tuntas.

Ia menilai keberadaan support system yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menyelesaikan pendidikan doktoral.

“Proses disertasi ini tidaklah mudah. Ini merupakan perjalanan akademik yang cukup berat karena menguras tenaga, biaya, pikiran dan sebagainya. Dengan support system yang baik dan support dari institusi, alhamdulillah bisa menyelesaikan dengan lancar,” katanya.

Riset Komplikasi Diabetes dari Sisi Biologi Seluler

Dalam disertasinya, Editya mengangkat persoalan komplikasi yang berkaitan dengan penyakit diabetes melitus. Namun, kajian tersebut dilakukan dari perspektif biologi seluler.

Riset tersebut diharapkan tidak berhenti pada pengembangan pengetahuan akademik, tetapi dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung upaya pencegahan komplikasi diabetes.

“Arah ke depannya harapannya hasil ini bisa dikembangkan sebagai pengembangan terapi komplementer untuk pencegahan komplikasi dari diabetes melitus,” jelasnya.

Menurut Editya, hasil penelitian tersebut masih membuka ruang untuk pengembangan lebih lanjut, khususnya terkait mekanisme biologis yang berperan dalam penyakit diabetes dan komplikasinya.

Gelar Doktor Buka Jalan untuk Riset Baru

Setelah menyandang gelar doktor, Editya mengatakan tanggung jawab akademiknya justru semakin besar. Ia tidak ingin pencapaian tersebut menjadi titik akhir dari perjalanan penelitian yang telah dilakukan.

Baginya, gelar doktor membuka kesempatan untuk memperluas dan memperdalam pengembangan keilmuan, khususnya dalam bidang biologi seluler.

Dalam 10 tahun ke depan, ia berharap dapat mengembangkan penelitian yang berkaitan dengan pencegahan penyakit akibat radikal bebas serta komplikasi diabetes melitus.

“Dengan saya menyandang gelar doktor ini bukan berarti sudah selesai, tetapi juga membuka jalan baru untuk saya meneruskan riset saya di bidang tersebut,” ujarnya.

Ia menargetkan pengembangan keilmuan tersebut dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi terhadap upaya pencegahan penyakit yang berkaitan dengan diabetes dan mekanisme biologisnya.

Bagi Editya, capaian sebagai wisudawan terbaik bukan sekadar penghargaan atas perjalanan akademiknya selama dua setengah tahun. Lebih dari itu, pencapaian tersebut menjadi dorongan untuk membawa hasil riset dari ruang akademik menuju pengembangan ilmu dan solusi kesehatan yang lebih luas. (nid)

Post Views: 24
Tags: biologi selulerdoktor ilmu kedokteranDr. dr. Editya FukataFK UBKANAL24kanal24.co.idkomplikasi diabetespenelitian kesehatanriset diabetesuniversitas brawijayaWisuda UB 2026Wisudawan Terbaik UB
Previous Post

Poster Ilmiah BMC Berpeluang Tembus Jurnal Terafiliasi Scopus

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Editya Fukata, Wisudawan Terbaik UB Lanjutkan Riset Komplikasi Diabetes

Editya Fukata, Wisudawan Terbaik UB Lanjutkan Riset Komplikasi Diabetes

September 14, 2026
Poster Ilmiah BMC Berpeluang Tembus Jurnal Terafiliasi Scopus

Poster Ilmiah BMC Berpeluang Tembus Jurnal Terafiliasi Scopus

September 14, 2026
Indonesia Peringkat Dua Kasus TBC, FK UB Bidik Eliminasi 2030

Indonesia Peringkat Dua Kasus TBC, FK UB Bidik Eliminasi 2030

September 14, 2026
Sengketa Tak Harus ke Pengadilan, FH UB Dorong Adhyaksa Chambers

Sengketa Tak Harus ke Pengadilan, FH UB Dorong Adhyaksa Chambers

September 14, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025