Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

FIB UB Ajak Generasi Muda Kenali Proses Batik Tulis

Einid Shandy by Einid Shandy
October 2, 2026
in Pendidikan
0
FIB UB Ajak Generasi Muda Kenali Proses Batik Tulis

FIB UB Ajak Generasi Muda Kenali Proses Batik Tulis. (Dok.FIB UB)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Batik tidak sekadar menjadi kain yang dikenakan dalam berbagai kesempatan. Di balik motif dan warna yang melekat pada kain, terdapat proses panjang yang membutuhkan keterampilan, ketelitian, serta pengetahuan budaya. Karena itu, pengenalan proses pembuatan batik secara langsung menjadi salah satu cara FIB Universitas Brawijaya (UB) mendekatkan warisan budaya tersebut kepada generasi muda.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan membatik bersama dalam rangkaian Dies Natalis ke-17 FIB UB sekaligus peringatan Hari Batik. Kegiatan digelar melalui agenda Car Free Friday di lingkungan Universitas Brawijaya, Jumat (02/10/2026), dengan mengajak sivitas akademika dan membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk mengikuti pengalaman membatik mulai dari tahap awal hingga menghasilkan kain batik.

Baca juga:
Flu Bukan Sekadar Batuk dan Demam, Kenali Tanda Bahayanya

Membatik Jadi Cara Kenalkan Budaya kepada Generasi Muda

Dekan FIB UB, Sahiruddin, S.S., M.A., Ph.D., mengatakan kegiatan membatik bersama menjadi bagian dari komitmen FIB UB dalam menjaga dan mengenalkan budaya batik. Sebagai fakultas yang menaungi Program Studi Seni Rupa Murni, FIB UB memiliki ruang akademik untuk memperkenalkan keterampilan membatik kepada mahasiswa.

Foto Bersama Rektor UB, Dekan FIB Serta Dosen Seni Rupa FIB UB. (Dok. FIB UB)

Menurut Sahiruddin, generasi muda perlu mendapatkan pengalaman langsung agar batik tidak hanya dikenal sebagai produk budaya, tetapi juga dipahami melalui proses pembuatannya.

“Ini adalah bagian dari kewajiban kami untuk mendampingi anak-anak muda di Universitas Brawijaya untuk mengalami dan belajar bagaimana membatik yang proper,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mengusung konsep batik experience dengan pendekatan belajar melalui praktik. FIB UB juga berencana melanjutkan kegiatan serupa bersama Car Free Friday sebagai bagian dari rangkaian aktivitas pelestarian budaya.

Sahiruddin menilai keterlibatan warga UB dalam kegiatan semacam ini dapat menjadi langkah awal untuk memperluas pemahaman mengenai batik. Ia berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa, khususnya mahasiswa Seni Rupa, nantinya dapat diteruskan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan pendampingan.

Peserta Ikuti Proses Membatik dari Awal

Dosen Program Studi Seni Rupa Murni FIB UB, Dyanningrum Pradhikta, S.Sn., M.Ds., mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi kebutuhan untuk mengenalkan kembali batik tulis kepada generasi muda.

Menurutnya, perkembangan batik printing membuat masyarakat semakin jarang bersentuhan langsung dengan proses membatik secara tradisional. Keterampilan mencanting juga perlu terus dikenalkan agar tidak semakin jauh dari generasi penerus.

“Perlu mengajak generasi muda untuk lebih mengenal batik, khususnya batik tulis,” kata Dyanningrum.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya melihat demonstrasi. Mereka diajak mengikuti sejumlah tahapan pembuatan batik, mulai dari membuat sketsa, mencanting, mewarnai, hingga melorot kain.

Awalnya, kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Kesenian Jawa Timur sebagai bagian dari proses pembelajaran. Namun, pelaksana juga membuka kesempatan bagi peserta dari luar FIB UB dan masyarakat umum yang ingin mengenal proses membatik.

Keterbukaan tersebut membuat kegiatan membatik tidak hanya menjadi aktivitas akademik, tetapi juga ruang interaksi antara lingkungan kampus dan masyarakat dalam mengenalkan budaya.

Batik Tak Hanya untuk Busana Formal

Bagi Dyanningrum, pengenalan batik juga perlu dibarengi dengan perubahan cara pandang terhadap penggunaannya. Batik tidak harus selalu identik dengan busana formal, tetapi dapat dikembangkan menjadi bagian dari gaya berpakaian yang lebih dekat dengan kehidupan generasi masa kini.

Ia berharap masyarakat dapat melihat batik sebagai karya budaya yang memiliki nilai proses sekaligus cerita. Pemahaman tersebut dinilai penting karena setiap motif batik tidak hanya berkaitan dengan bentuk visual, tetapi juga memiliki latar dan makna budaya.

“Kalau kita pakai, kita tidak hanya pakai saja, tetapi akan lebih berharga ketika kita tahu prosesnya. Tidak hanya proses membatiknya, tetapi juga cerita di balik motif-motifnya,” tuturnya.

Sementara itu, Sahiruddin berharap kegiatan tersebut dapat berkembang lebih luas melalui peran mahasiswa FIB UB. Mahasiswa Seni Rupa Murni diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan di lingkungan kampus, tetapi juga mampu mendampingi komunitas dan pelaku UMKM di luar UB.

Melalui kegiatan membatik bersama, FIB UB berupaya menjadikan pembelajaran budaya sebagai pengalaman yang dapat diteruskan kepada masyarakat. Dengan mengenal proses sekaligus cerita di balik batik, generasi muda diharapkan semakin dekat dengan salah satu warisan budaya Indonesia tersebut. (ern/ffn)

Post Views: 38
Tags: Batik TulisBudayaCar Free Fridayernfib ubHari BatikKANAL24kanal24.co.idSeni Rupa Murniuniversitas brawijaya
Previous Post

GoTo Buka 3 Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Berpengalaman

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
FIB UB Ajak Generasi Muda Kenali Proses Batik Tulis

FIB UB Ajak Generasi Muda Kenali Proses Batik Tulis

October 2, 2026
GoTo Buka 3 Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Berpengalaman

GoTo Buka 3 Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Berpengalaman

October 2, 2026
Flu Bukan Sekadar Batuk dan Demam, Kenali Tanda Bahayanya

Flu Bukan Sekadar Batuk dan Demam, Kenali Tanda Bahayanya

October 2, 2026
Dari Sedekah Sayur hingga Khitan Gratis, Jejak Filantropi Anita

Dari Sedekah Sayur hingga Khitan Gratis, Jejak Filantropi Anita

October 2, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025