Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Hasil Skrining Mental Mahasiswa Baru, UB Siapkan Pendampingan

Einid Shandy by Einid Shandy
October 8, 2026
in Pendidikan
0
Hasil Skrining Mental Mahasiswa Baru, UB Siapkan Pendampingan

UB Kawal Mental Mahasiswa Baru Lewat Skrining. (Adam/Kanal24)

14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Memasuki dunia perkuliahan bukan hanya soal beradaptasi dengan tugas, jadwal kuliah, dan lingkungan baru. Kondisi mental mahasiswa juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan sejak awal. Karena itu, Universitas Brawijaya (UB) mulai memperkuat tindak lanjut hasil skrining kesehatan mental mahasiswa baru agar persoalan yang teridentifikasi tidak berhenti sebagai data.

Langkah tersebut dilakukan melalui sosialisasi hasil skrining kesehatan mental mahasiswa baru kepada jajaran pimpinan universitas dan fakultas. Kegiatan yang digelar Direktorat Kemahasiswaan berlangsung di Ruang Akasia Ballroom 1 Lantai 5 Savana Hotel & Convention Malang, Rabu (7/10/2026). Hasil skrining diharapkan menjadi dasar bagi kampus untuk memberikan pendampingan dan penanganan sesuai kebutuhan mahasiswa.

Baca juga:
FEB UB Dorong Mahasiswa Pascasarjana Kuasai Metodologi Riset

Hasil Skrining Jadi Dasar Pendampingan

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa UB, Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H., mengatakan hasil skrining perlu diketahui pimpinan fakultas agar dapat ditindaklanjuti selama mahasiswa menjalani pendidikan di UB.

Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa. (Adam/Kanal24)

Menurutnya, informasi hasil skrining menjadi dasar bagi pimpinan fakultas untuk memahami kondisi kesehatan mental mahasiswa sekaligus menentukan langkah pendampingan yang diperlukan.

“Sehingga dengan demikian maka diharapkan selama proses mahasiswa baru itu menjalani pendidikannya di Universitas Brawijaya nanti kesehatan mentalnya bisa dikawal,” ujar Setiawan.

Pengawalan tersebut dinilai penting karena persoalan kesehatan mental dapat berdampak terhadap keberhasilan studi mahasiswa. Karena itu, kondisi yang teridentifikasi melalui skrining perlu diikuti dengan langkah pendampingan yang tepat.

Kepala Subdirektorat Konseling, Pencegahan Kekerasan Seksual dan Perundungan UB, Ulifa Rahma, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menjelaskan sosialisasi dilakukan agar pimpinan memahami kondisi kesehatan mental di lingkungan UB.

Informasi yang disampaikan tidak membuka identitas mahasiswa. Data digunakan untuk melihat gambaran persoalan kesehatan mental, faktor penyebab, dampak, serta strategi pencegahan dan penanganan yang dapat dilakukan.

“Kita rahasiakan istilahnya nama-nama orangnya, tetapi lebih pada, oh ini loh ada informasi terkait dengan problem kesehatan mental yang ada di Universitas Brawijaya,” jelas Ulifa.

Pimpinan Kampus Perlu Lebih Responsif

Sosialisasi hasil skrining melibatkan berbagai unsur di lingkungan UB. Ulifa menyebut peserta berasal dari jajaran pimpinan universitas dan fakultas, termasuk wakil rektor, wakil dekan, ULT dan KSP, komite etik, Satgas, K3L hingga unsur keamanan.

ULIFA RAHMA, S.Psi., M.Psi, Psikolog. Kepala Subdirektorat Konseling,Pencegahan Kekerasaan Seksual dan Perundungan. (Adam/Kanal24)

Pelibatan lintas unsur tersebut dilakukan karena pendampingan kesehatan mental tidak dapat berjalan hanya melalui satu unit. Setiap bagian memiliki peran sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan situasi yang dihadapi.

Pimpinan juga perlu memahami dukungan yang dapat diberikan kepada mahasiswa. Dukungan tersebut dapat berupa fasilitas, sarana prasarana, kebijakan hingga koordinasi dengan tenaga profesional.

“Karena bagaimanapun juga terkait dengan masalah kesehatan mental ini bukan hanya diri sendiri saja ya, tetapi juga tanggung jawab dari lingkungan yang ada di Universitas Brawijaya,” kata Ulifa.

Menurutnya, peningkatan kesadaran di lingkungan kampus akan membantu mahasiswa memperoleh bantuan lebih cepat ketika menghadapi persoalan kesehatan mental. Lingkungan sekitar juga diharapkan mampu mengenali tanda-tanda ketika seorang mahasiswa membutuhkan dukungan.

Setiawan menambahkan, mahasiswa juga perlu memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan mental selama menjalani proses pendidikan.

“Karena kesehatan mental itu ternyata merupakan peran penting bagi keberhasilan mahasiswa tersebut selama studinya nanti,” ujarnya.

Dengan pemahaman tersebut, kesehatan mental diharapkan tidak lagi dipandang sebagai persoalan pribadi semata. Kampus juga memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang mendukung mahasiswa ketika menghadapi persoalan psikologis.

Skrining Dilanjutkan dengan Pendampingan

UB menargetkan hasil sosialisasi tersebut ditindaklanjuti melalui berbagai program. Ulifa menyebut tindak lanjut mencakup pendampingan, psikoedukasi, pencegahan hingga penanganan kesehatan mental.

Pelaksanaannya akan melibatkan berbagai unsur sesuai dengan tugas masing-masing. Satpam, misalnya, perlu memahami penanganan awal dan aspek pengamanan. Sementara ULT dan KSP dapat memperkuat layanan konseling serta mendorong peran dosen pembimbing akademik.

Di tingkat universitas, layanan dan psikoedukasi juga akan terus didorong agar kesadaran mengenai kesehatan mental dapat tumbuh di seluruh lingkungan kampus.

“Target setelah kegiatan ini terlaksana ada tindak lanjut. Yang pertama adalah tindak lanjut terkait dengan pendampingan terkait dengan kesehatan mental seperti apa. Terus ada psikoedukasi, ada juga pencegahan dan juga ada penanganan,” tutur Ulifa.

Dengan demikian, hasil skrining mahasiswa baru tidak berhenti sebagai pemetaan kondisi kesehatan mental. Data tersebut menjadi pijakan awal bagi UB untuk memperkuat sistem deteksi, pendampingan dan penanganan mahasiswa.

Upaya tersebut diharapkan membuat mahasiswa baru tidak berjalan sendiri ketika menghadapi persoalan kesehatan mental. Di sisi lain, lingkungan kampus juga dituntut semakin peka agar dukungan dapat diberikan sedini mungkin. (ern)

Post Views: 60
Tags: ernKANAL24kanal24.co.idKemahasiswaanKesehatan MentalKonselingmahasiswa baruMalangpendampingan mahasiswapendidikanSkrining KesehatanUBuniversitas brawijaya
Previous Post

MAG Scholar Soroti Tantangan Bisnis di Era Digital dan Berkelanjutan

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Hasil Skrining Mental Mahasiswa Baru, UB Siapkan Pendampingan

Hasil Skrining Mental Mahasiswa Baru, UB Siapkan Pendampingan

October 8, 2026
MAG Scholar Soroti Tantangan Bisnis di Era Digital dan Berkelanjutan

MAG Scholar Soroti Tantangan Bisnis di Era Digital dan Berkelanjutan

October 8, 2026
Pertor 48 UB Perkuat Layanan Kesehatan Mental Warga Kampus

Pertor 48 UB Perkuat Layanan Kesehatan Mental Warga Kampus

October 8, 2026
Bimbingan UKEN 2026, FH UB Perkuat Kesiapan Calon Notaris

Bimbingan UKEN 2026, FH UB Perkuat Kesiapan Calon Notaris

October 8, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025