Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Akademisi UB: Penguatan Akhlak Penting untuk Cegah Kekerasan Seksual

Einid Shandy by Einid Shandy
October 21, 2026
in Pendidikan
0
Akademisi UB: Penguatan Akhlak Penting untuk Cegah Kekerasan Seksual

Akademisi UB Tekankan Akhlak Cegah Kekerasan Seksual (Yordan/Kanal24)

2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Pencegahan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi membutuhkan pendekatan yang tidak hanya bertumpu pada aturan dan penindakan, tetapi juga pembentukan karakter serta penghormatan terhadap martabat manusia. Lingkungan pendidikan perlu menanamkan kesadaran bahwa setiap individu berhak merasa aman, dihormati, dan terbebas dari tindakan yang melanggar batasan pribadi. Karena itu, penguatan akhlak dan tanggung jawab moral menjadi bagian penting dalam membangun budaya kampus yang berkeadaban.

Pentingnya pendekatan tersebut disampaikan Dr. Drs. Khusnul Fathoni Effendy, M.Ag., akademisi Pusat Pembinaan Agama Universitas Brawijaya (UB), dalam seminar pencegahan kekerasan seksual pada Selasa (20/10/2026). Ia menekankan bahwa nilai-nilai Islam dapat menjadi landasan dalam mendorong perilaku saling menghormati, memperkuat pencegahan sejak dini, serta membangun keterlibatan seluruh sivitas akademika untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman.

Baca juga:
Wamendiktisaintek dan Rektor UB Ingatkan Risiko AI

Islam Mengedepankan Pencegahan dan Penghormatan Martabat Manusia

Khusnul menjelaskan bahwa Islam menempatkan pencegahan sebagai langkah penting untuk menghindari tindakan yang membahayakan manusia. Menurutnya, upaya preventif perlu dilakukan sebelum kekerasan terjadi, meskipun penanganan dan pemulihan tetap dibutuhkan ketika pelanggaran sudah berlangsung.

Dr. Drs. Khusnul Fathoni Effendy, M.Ag. – Akademisi Pusat Pembinaan Agama UB (Yordan/Kanal24)

Ia menekankan bahwa penghormatan terhadap martabat manusia merupakan fondasi dalam mencegah kekerasan seksual. Setiap orang perlu memahami bahwa dirinya memiliki hak untuk dihormati dan diperlakukan dengan baik, sebagaimana orang lain juga memiliki hak yang sama.

Penghormatan tersebut mencakup perlindungan terhadap wilayah privat dan larangan melakukan tindakan yang merendahkan orang lain. Khusnul mengingatkan bahwa pelecehan merupakan bentuk kezaliman yang tidak dapat dibenarkan dalam perspektif Islam.

Prinsip ini perlu diterapkan dalam interaksi sehari-hari, termasuk ketika membangun hubungan di lingkungan akademik. Kesadaran untuk menghormati batasan pribadi diharapkan dapat mencegah tindakan yang berpotensi berkembang menjadi kekerasan seksual.

Akhlak dan Soft Skill Jadi Fondasi Kampus Berkeadaban

Menurut Khusnul, kampus yang berkeadaban bukan hanya tempat untuk mengembangkan kecerdasan intelektual dan keterampilan profesional, melainkan juga lingkungan yang memberikan rasa aman kepada seluruh warganya.

“Kampus yang beradab atau berkeadaban itu kampus yang menciptakan rasa aman,” ujarnya.

Ia menilai kemampuan akademik yang tinggi perlu diimbangi dengan pembentukan karakter, penguatan soft skill, dan akhlakul karimah. Tanpa landasan moral yang baik, pencapaian intelektual tidak otomatis membuat seseorang mampu bertindak secara bertanggung jawab terhadap orang lain.

Karena itu, pendidikan karakter perlu berjalan beriringan dengan proses pembelajaran di perguruan tinggi. Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai bidang keilmuan, tetapi juga memahami pentingnya empati, menghormati sesama, dan menjaga perilaku dalam kehidupan bermasyarakat.

Penguatan nilai tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang tidak menoleransi pelecehan maupun tindakan yang merendahkan martabat manusia.

Pencegahan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Khusnul menegaskan bahwa upaya menciptakan kampus yang aman tidak dapat dibebankan hanya kepada pimpinan atau unit tertentu. Mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat di sekitar kampus perlu berkontribusi dalam membangun budaya saling menghormati.

Ia juga mengingatkan pentingnya keberanian untuk tidak membiarkan tindakan yang mengarah pada kekerasan seksual. Apabila menemukan indikasi pelanggaran, warga kampus perlu mengambil langkah yang tepat untuk mencegahnya, termasuk melaporkan kejadian melalui mekanisme yang tersedia.

Menurutnya, sikap peduli terhadap keselamatan orang lain perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Pencegahan tidak cukup berhenti pada pemahaman nilai agama, tetapi harus tercermin dalam perilaku dan keberanian melindungi sesama.

Melalui penguatan akhlak, penghormatan terhadap martabat manusia, dan keterlibatan seluruh sivitas akademika, kampus diharapkan mampu membangun lingkungan yang aman dan berkeadaban. Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa pencegahan kekerasan seksual merupakan tanggung jawab bersama.(ffn)

Post Views: 53
Tags: akademisikampus berkeadabankanal24.co.idKekerasan Seksualpencegahan kekerasanPendidikan TinggiUBuniversitas brawijaya
Previous Post

Brawijaya Corpora Project Perkuat Pelestarian Budaya Jawa Timur

Next Post

Kematian Anak Disabilitas di Surabaya Jadi Alarm Perlindungan Anak

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Kematian Anak Disabilitas di Surabaya Jadi Alarm Perlindungan Anak

Kematian Anak Disabilitas di Surabaya Jadi Alarm Perlindungan Anak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Festival Kampung Cempluk Angkat Pawon Lawasan untuk Lestarikan Budaya

Festival Kampung Cempluk Angkat Pawon Lawasan untuk Lestarikan Budaya

October 21, 2026
Kematian Anak Disabilitas di Surabaya Jadi Alarm Perlindungan Anak

Kematian Anak Disabilitas di Surabaya Jadi Alarm Perlindungan Anak

October 21, 2026
Akademisi UB: Penguatan Akhlak Penting untuk Cegah Kekerasan Seksual

Akademisi UB: Penguatan Akhlak Penting untuk Cegah Kekerasan Seksual

October 21, 2026
Brawijaya Corpora Project Perkuat Pelestarian Budaya Jawa Timur

Brawijaya Corpora Project Perkuat Pelestarian Budaya Jawa Timur

October 21, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025