Kanal24, Malang – Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi salah satu upaya untuk memperluas wawasan mahasiswa sekaligus mendekatkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia profesional. Melalui interaksi langsung dengan praktisi, mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan praktis, mengenali perkembangan industri, dan memahami kompetensi yang dibutuhkan setelah menyelesaikan pendidikan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan PGN LNG Mengajar 2026 yang menghadirkan PT PGN LNG Indonesia di Gedung Widyaloka, Universitas Brawijaya (UB), Kamis (22/10/2026). Selain memberikan wawasan mengenai sektor energi, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan industri, termasuk dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja.
Baca Juga:
UB Serius Jajaki Kampus Satelit di Bojonegoro, Bidik Kedokteran hingga Energi
Perkaya Pembelajaran melalui Praktisi Industri
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa UB, Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H., mengapresiasi kepercayaan PT PGN LNG Indonesia yang memilih Universitas Brawijaya sebagai tempat pelaksanaan PGN LNG Mengajar 2026.

Menurut Setiawan, kegiatan semacam ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh perspektif langsung dari praktisi industri. Pengetahuan yang disampaikan dapat melengkapi pembelajaran di ruang kuliah, terutama dalam memahami penerapan ilmu dan dinamika dunia kerja.
Keterlibatan perusahaan juga membantu mahasiswa mengenali kebutuhan industri secara lebih konkret. Dengan memperoleh wawasan dari pihak yang berkecimpung langsung di bidangnya, mahasiswa dapat memperluas pemahaman mengenai perkembangan sektor energi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan profesional.
Setiawan menilai interaksi antara perguruan tinggi dan industri perlu terus dikembangkan agar mahasiswa tidak hanya memiliki landasan akademik, tetapi juga memahami penerapan pengetahuan dalam lingkungan kerja.
Perluas Peluang Pendidikan dan Penelitian
Kolaborasi UB dan PT PGN LNG Indonesia diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan edukasi. Setiawan berharap hubungan kedua pihak dapat berkembang melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi mahasiswa dan sivitas akademika.

Salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah kerja sama di bidang penelitian. Kolaborasi tersebut diharapkan membuka ruang bagi pengembangan kajian akademik yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan riset.
Penguatan hubungan ini juga berpotensi mendukung pengembangan kapasitas akademik pada berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sarjana hingga pascasarjana. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, perguruan tinggi dan industri dapat bertukar pengetahuan serta menjajaki bidang kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Bagi UB, kemitraan dengan industri menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan mahasiswa melalui pengalaman dan pengetahuan praktis. Sementara itu, keterlibatan perguruan tinggi dapat menjadi ruang bagi perusahaan untuk berbagi pengetahuan sekaligus membangun hubungan dengan lingkungan akademik.
Dorong Pengembangan Talenta dan Alumni UB
Selain pendidikan dan penelitian, pengembangan talenta menjadi aspek penting dalam hubungan antara perguruan tinggi dan industri. Setiawan berharap kolaborasi dengan PT PGN LNG Indonesia dapat berkembang dan membuka peluang lebih luas bagi alumni UB untuk memasuki dunia kerja.
Interaksi antara mahasiswa dan perusahaan dapat membantu mahasiswa mengenali kebutuhan kompetensi serta memahami peluang karier di sektor industri. Informasi tersebut penting agar mahasiswa dapat mempersiapkan diri sejak masih menempuh pendidikan, baik melalui pengembangan keterampilan maupun pengalaman yang relevan.
PGN LNG Mengajar juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal industri energi secara langsung. Melalui pemaparan materi dan interaksi dengan praktisi, mahasiswa diharapkan memperoleh gambaran lebih jelas mengenai lingkungan kerja dan tuntutan profesional.
Ke depan, Setiawan berharap hubungan antara UB dan PT PGN LNG Indonesia dapat terus berkembang melalui kegiatan yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, penguatan kerja sama akademik, serta pengembangan peluang bagi alumni.
Melalui PGN LNG Mengajar 2026, Universitas Brawijaya dan PT PGN LNG Indonesia memiliki ruang untuk memperkuat hubungan pendidikan dan industri. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa sekaligus mendukung pengembangan talenta yang mampu menjawab kebutuhan dunia profesional. (gal)














