Kanal24, Malang – Kompetisi ilmiah menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan gagasan, memperkenalkan hasil penelitian, sekaligus membangun jejaring akademik lintas negara. Melalui ajang riset dan inovasi, pelajar serta mahasiswa tidak hanya memperoleh kesempatan menunjukkan karya, tetapi juga mengenal lingkungan akademik dan memperluas perspektif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) berkolaborasi dengan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) menggelar Opening Ceremony NYIIA & WYIIA 2026 di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya, Senin (2/11/2026). Kolaborasi perdana ini menjadi upaya memperkuat ekosistem akademik sekaligus menghadirkan wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian serta inovasi, dengan partisipasi daring dari 12 negara.
Baca Juga:
FT UB Padukan Bakti Sosial dan Edukasi Hunian Lahan Terbatas
Kolaborasi FT UB dan IYSA Perkuat Ekosistem Akademik
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa FT UB, Ir. L Tri Wijaya N. Kusuma, ST., MT., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa penyelenggaraan NYIIA dan WYIIA menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem akademik yang melibatkan berbagai jenjang pendidikan.
Menurutnya, kompetisi ilmiah tidak hanya berorientasi pada hasil karya, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pengenalan perguruan tinggi kepada calon mahasiswa. Melalui kegiatan ini, FT UB berupaya memperluas kolaborasi dengan institusi eksternal sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik Universitas Brawijaya.

“Jadi kita coba kolaborasi membangun ekosistem akademik, mulai dari input, proses, output buat adik-adik sekolah dan juga sekaligus ini sebagai promosi untuk Brawijaya pada umumnya,” ungkap Tri Wijaya.
Ia menilai kehadiran peserta dalam jumlah ratusan, termasuk partisipan dari luar negeri, menjadi peluang bagi UB untuk memperluas jejaring akademik. Peserta diharapkan dapat menjadikan kompetisi sebagai pengalaman pembelajaran sekaligus kesempatan mengenal dunia sains dan teknologi.
Kerja Sama Perdana Perluas Jangkauan Kompetisi
Presiden IYSA, Deni Irawan, M.Pd., menjelaskan bahwa NYIIA dan WYIIA merupakan kompetisi yang telah diselenggarakan secara rutin. Tahun 2026 menjadi kali pertama IYSA bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya dalam penyelenggaraan kedua ajang tersebut.
Kolaborasi ini diarahkan untuk memperluas jaringan kompetisi dan meningkatkan partisipasi generasi muda. Deni menyebut Universitas Brawijaya sebagai salah satu perguruan tinggi yang dikenal luas di Indonesia sehingga kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat jangkauan penyelenggaraan pada tahun-tahun mendatang.
“Tujuannya adalah untuk mengembangkan ataupun memperluas jaringan event ini sendiri sehingga ke depannya semakin banyak partisipan yang ikut pada event NYIIA dan WYIIA,” jelas Deni.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga diberikan oleh ICGI sebagai supporting institution. CEO ICGI, Kamal Putra, menyampaikan bahwa kompetisi menjadi ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan minat serta bakat, khususnya dalam bidang sains dan teknologi.
“Harapannya tentunya event ini menjadi wadah bagi pelajar jenjang SD, SMP, SMA juga mahasiswa untuk menunjukkan hasil karya mereka,” ujar Kamal.
Wadah Inovasi Generasi Muda hingga Internasional
PIC Event NYIIA dan WYIIA, Dini Juniarsih, S.Pd., menyampaikan bahwa NYIIA telah memasuki penyelenggaraan tahun ketiga, sedangkan WYIIA telah berlangsung selama enam tahun. Kedua kompetisi tersebut dirancang untuk mewadahi peneliti muda yang memiliki gagasan, inovasi, maupun proyek penelitian agar dapat dipresentasikan.
Pada penyelenggaraan tahun ini, partisipasi peserta menjangkau tingkat internasional. Dini menyebut peserta daring berasal dari 12 negara, di antaranya Bangladesh, Korea Selatan, Iran, dan Indonesia. Keikutsertaan secara daring memungkinkan peserta yang belum dapat hadir langsung tetap berpartisipasi dalam kompetisi.

“Untuk tahun ini tim online-nya dari 12 negara,” jelas Dini.
Melalui NYIIA dan WYIIA, penyelenggara ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan karya sekaligus mengembangkan kemampuan penelitian dan inovasi. Dini menegaskan bahwa kompetisi ini diharapkan menjadi jembatan bagi peserta untuk memperkenalkan proyek yang telah mereka kembangkan.
“Biar kami yang mewadahi jadi jembatan mereka untuk mempresentasikan apa yang mereka punya,” tuturnya.
Bagi FT UB, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan institusi eksternal dan memperkenalkan lingkungan kampus kepada calon mahasiswa. Sementara bagi peserta, kompetisi menjadi kesempatan untuk mengembangkan gagasan serta membangun pengalaman akademik yang dapat mendorong lahirnya inovasi di masa mendatang. (ndr)














