Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Prof. Khusaini : Desentralisasi Fiskal Dapat Tingkatkan Pelayanan Publik Daerah

Adam Kukuh Kurniawan by Adam Kukuh Kurniawan
August 4, 2023
in Pendidikan
0
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KANAL24, Malang – Konvergensi Kebijakan Fiskal dalam Pengelolaan Keuangan Daerah menjadi judul pidato pengukuhan Profesor ke 24 Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan ke 184 Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Mohamad Khusaini, SE., M.Si., MA, rabu (24/6/2020) di Gedung Widyaloka UB.

Dalam pidatonya, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FEB UB itu mengatakan salah satu konsekuensi otonomi daerah adalah desentralisasi fiskal, yaitu pelimpahan kewenangan pengelolaan keuangan daerah dari pemerintahan yang lebih tinggi kepada pemerintahan yang lebih rendah. Kebijakan desentralisasi fiskal diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik, alokasi barang dan jasa publik semakin efisien karena pemerintah daerah mempunyai informasi yang lebih baik tentang masyarakatnya sehingga pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Di sisi lain, permasalahan desentralisasi fiskal dapat memunculkan disparitas fiskal antar daerah terutama antara perkotaan dan pedesaan (kabupaten) yang hal ini berimplikasi pada penyediaan pelayanan publik di perkotaan akan lebih baik dari pada di daerah kabupaten yang umumnya masih merupakan daerah pedesaan.

Persoalan baru akan muncul bilamana daerah-daerah yang kaya akan semakin kaya sedangkan daerah-daerah yang miskin tidak bisa mengejar ketertinggalannya. Oleh karena itu, pola pengelolaan fiskal daerah dan desain intergovernmental transfer seyogyanya memperhatikan keterkaitan satu daerah dengan daerah di sekitarnya, sehingga daerah-daerah yang miskin bisa mengejar ketertinggalannya dengan daerah yang maju (catching up effect). 

“Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa selama ini implementasi desentralisasi fiskal di Indonesia telah terjadi proses konvergensi kebijakan fiskal baik aspek pengeluaran pemerintah maupun pendapatan asli daerah, dan juga terjadi interaksi spasial antar daerah dengan karakter yang berbeda antara daerah di Jawa dan di Luar Jawa sehingga dalam jangka panjang ketimpangan fiskal antar daerah diharapkan akan semakin berkurang,” jelas konsultan perencanaan dan keuangan itu. 

Lanjutnya, secara umum kecepatan konvergensi daerah-daerah di Luar Jawa lebih tinggi dibandingkan daerah-daerah di Jawa, hal ini menunjukkan bahwa masih banyak potensi yang dimiliki oleh daerah-daerah di Luar Jawa yang masih belum dimanfaatkan secara optimal, sedangkan daerah-daerah di Jawa bisa jadi sudah mengalami steady state. 

Analisis konvergensi kebijakan fiskal memiliki implikasi sebagai berikut : Pertama, kebijakan desentralisasi fiskal di satu sisi mampu memberikan kewenangan pengelolaan fiskal di daerah, namun di sisi lain juga menciptakan kesenjangan fiskal antar daerah karena potensi daerah yang sangat beragam. Namun demikian, kesenjangan fiskal antar daerah ini terdapat kecenderungan yang semakin lama semakin berkurang kesenjangannya atau dengan kata lain terjadi proses catching up daerah miskin atas daerah kaya. 

Kedua, diperlukan perlakuan yang berbeda antar daerah-daerah di Luar Jawa dengan daerah-daerah di wilayah Jawa dalam kebijakan fiskal karena daerah di wilayah Jawa cenderung sudah mencapai tahap steady state. Ketiga, desain intergovernmental transfer diharapkan memperhatikan aspek kewilayahan dari daerah yang ada di sekitarnya. 

Terakhir, konsep dan model pembangunan daerah di era desentralisasi fiskal harus dimaknai sebagai “pembangunan regional” yang terintegrasi antar daerah di sekitarnya dan menghilangkan ego sektoral masing-masing daerah, karena dalam kenyataannya terjadi interaksi spasial dalam PDRB dan kebijakan fiskal antar daerah yang berada disekitarnya. Desentralisasi fiskal telah menyebabkan pergeseran dalam paradigma pembangunan di Indonesia. 

“Model pembangunan Malang Raya, Gerbang kertosusila, Jabodetabek, dll akan menjadi model pembangunan yang baik di era desentralisasi fiskal. Hal ini juga memerlukan peran penting dari level pemerintahan yang lebih tinggi sebagai koordinator pembangunan lintas wilayah yakni Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” tandas Profesor pemilik 5 HAKI tersebut.(meg)

Post Views: 472
Previous Post

DIRECT 2020 : Radio Broadcast Competition

Next Post

Rayz UMM Hotel Tawarkan Paket Rapid Test Gratis

Adam Kukuh Kurniawan

Adam Kukuh Kurniawan

Next Post

Rayz UMM Hotel Tawarkan Paket Rapid Test Gratis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Child Grooming Jadi Ancaman Serius Anak Digital

Child Grooming Jadi Ancaman Serius Anak Digital

January 17, 2026
Guru Besar HI UB: Menimbang Arah Baru Palestina Merdeka

Konsistensi Iran Melawan AS

January 17, 2026
The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

January 17, 2026
Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

January 17, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025