Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

ADZA’UU BIH : ETIKA MENYEBARKAN BERITA DI ERA KUASA MEDIA INFORMASI

Adam Kukuh Kurniawan by Adam Kukuh Kurniawan
August 4, 2023
in Ekonomi
0
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

oleh | Akhmad Muwafik Saleh

Pendekatan profetik sarat dengan nilai-nilai etik yang dapat melandasi manusia dalam menjalankan realitas kehidupannya termasuk dalam menyebarkan berita. Pada realitas akhir zaman ini, disaat informasi begitu mudah diakses, dimana setiap orang dapat memperoleh berita dari mana saja dan kapanpun saja dengan sangat mudah dan cepat seiring dengan kecanggihan berbagai alat telekomunikasi yang juga semakin maju, maka setiap orang dapat dengan mudah memperoleh informasi tentang apapun saja dan mudah pula dalam menyebarkannya. Sehingga tidak sedikit pula seseorang yang tergoda untuk bertindak sebagai penyebar berita pertama kali agar dianggap sebagai orang yang terdepan dalam informasi. Karena setiap orang telah berkuasa atas penyebaran berita denga alat komunikasi yang dimilikinya melalui berbagai media sosial yang ada. Hal ini apabila tidak dipandu dengan nilai-nilai etika jurnalisme yang baik tentu akan berdampak secara negatif dalam realitas kehidupan. Hal demikian diinformasi dalam teks sumber wahyuĀ  :

ŁˆŁŽŲ„ŁŲ°ŁŽŲ§ Ų¬ŁŽŲ§Ł“Ų”ŁŽŁ‡ŁŁ…Ū” Ų£ŁŽŁ…Ū”Ų±Łž Ł…Ł‘ŁŁ†ŁŽ Ł±Ł„Ū”Ų£ŁŽŁ…Ū”Ł†Ł Ų£ŁŽŁˆŁ Ł±Ł„Ū”Ų®ŁŽŁˆŪ”ŁŁ Ų£ŁŽŲ°ŁŽŲ§Ų¹ŁŁˆŲ§Ł’ بِهِۦۖ ŁˆŁŽŁ„ŁŽŁˆŪ” Ų±ŁŽŲÆŁ‘ŁŁˆŁ‡Ł Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‰ Ł±Ł„Ų±Ł‘ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł ŁˆŁŽŲ„ŁŁ„ŁŽŁ‰Ł°Ł“ Ų£ŁŁˆŁ’Ł„ŁŁŠ Ł±Ł„Ū”Ų£ŁŽŁ…Ū”Ų±Ł Ł…ŁŁ†Ū”Ł‡ŁŁ…Ū” Ł„ŁŽŲ¹ŁŽŁ„ŁŁ…ŁŽŁ‡Ł Ł±Ł„Ł‘ŁŽŲ°ŁŁŠŁ†ŁŽ ŁŠŁŽŲ³Ū”ŲŖŁŽŁ†Ū¢ŲØŁŲ·ŁŁˆŁ†ŁŽŁ‡ŁŪ„ Ł…ŁŁ†Ū”Ł‡ŁŁ…Ū”Ū— ŁˆŁŽŁ„ŁŽŁˆŪ”Ł„ŁŽŲ§ ŁŁŽŲ¶Ū”Ł„Ł Ł±Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŪ”ŁƒŁŁ…Ū” ŁˆŁŽŲ±ŁŽŲ­Ū”Ł…ŁŽŲŖŁŁ‡ŁŪ„ Ł„ŁŽŁ±ŲŖŁ‘ŁŽŲØŁŽŲ¹Ū”ŲŖŁŁ…Ł Ł±Ł„Ų“Ł‘ŁŽŁŠŪ”Ų·ŁŽŁ°Ł†ŁŽ Ų„ŁŁ„Ł‘ŁŽŲ§ Ł‚ŁŽŁ„ŁŁŠŁ„Ł—Ų§

Dan apabila sampai kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka (langsung) menyiarkannya. (Padahal) apabila mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya (secara resmi) dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Sekiranya bukan karena karunia dan rahmat Allah kepadamu, tentulah kamu mengikuti setan, kecuali sebagian kecil saja (di antara kamu) (QS. An-Nisa’, Ayat 83)

Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan asbabun nuzul ayat diatas, yakni berkaitan tentang menyebarnya (viral) berita tentang kabar bahwa Nabi telah menceraikan semua istrinya. Sebagaimana diriwayatkan dari Umar bin Khattab menyampaikan bahwaĀ  :

Ų­ŁŁŠŁ†ŁŽ ŲØŁŽŁ„ŁŽŲŗŁŽŁ‡Ł Ų£ŁŽŁ†ŁŽŁ‘ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„ŁŽ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł ŲµŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł‰ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł…ŁŽ Ų·ŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł‚ Ł†ŁŲ³ŁŽŲ§Ų”ŁŽŁ‡ŁŲŒ ŁŁŽŲ¬ŁŽŲ§Ų”ŁŽŁ‡Ł مِنْ Ł…ŁŽŁ†Ł’Ų²ŁŁ„ŁŁ‡Ł Ų­ŁŽŲŖŁŽŁ‘Ł‰ ŲÆŁŽŲ®ŁŽŁ„ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ł…ŁŽŲ³Ł’Ų¬ŁŲÆŁŽ ŁŁŽŁˆŁŽŲ¬ŁŽŲÆŁŽ Ų§Ł„Ł†ŁŽŁ‘Ų§Ų³ŁŽ ŁŠŁŽŁ‚ŁŁˆŁ„ŁŁˆŁ†ŁŽ Ų°ŁŽŁ„ŁŁƒŁŽŲŒ ŁŁŽŁ„ŁŽŁ…Ł’ ŁŠŁŽŲµŁ’ŲØŁŲ±Ł’ Ų­ŁŽŲŖŁŽŁ‘Ł‰ Ų§Ų³Ł’ŲŖŁŽŲ£Ł’Ų°ŁŽŁ†ŁŽ Ų¹ŁŽŁ„ŁŁŠŁŽŁ‘ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł ŲµŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł‰ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł…ŁŽ ŁŁŽŲ§Ų³Ł’ŲŖŁŽŁŁ’Ł‡ŁŽŁ…ŁŽŁ‡Ł: Ų£ŁŽŲ·ŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł‚Ł’ŲŖŁŽ Ł†ŁŲ³ŁŽŲ§Ų”ŁŽŁƒŁŽŲŸ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ: “Ł„ŁŽŲ§”. ŁŁŽŁ‚ŁŁ„Ł’ŲŖŁ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł Ų£ŁŽŁƒŁ’ŲØŁŽŲ±Ł. ŁˆŁŽŲ°ŁŽŁƒŁŽŲ±ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų­ŁŽŲÆŁŁŠŲ«ŁŽ ŲØŁŲ·ŁŁˆŁ„ŁŁ‡Ł.

Yaitu ketika ia mendengar berita bahwa Nabi Saw. menceraikan istri-istrinya. Maka ia datang dari rumahnya, lalu masuk ke dalam masjid, dan ia menjumpai banyak orang yang sedang memperbincangkan berita itu. Umar tidak sabar menunggu, lalu ia meminta izin menemui Nabi Saw. dan menanyakan kepadanya apakah memang benar beliau menceraikan semua istrinya? Ternyata jawaban Rasulullah Saw. negatif (yakni tidak). Maka ia berkata, “Allahu Akbar (Allah Mahabesar),” hingga akhir hadis.

Sementara menurut lafaz dari Imam Muslim menyebutkan :

ŁŁŽŁ‚ŁŁ„Ł’ŲŖŁ: Ų£ŁŽŲ·ŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł‚Ł’ŲŖŁŽŁ‡ŁŁ†ŁŽŁ‘ŲŸ ŁŁŽŁ‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ: “Ł„ŁŽŲ§” ŁŁŽŁ‚ŁŁ…Ł’ŲŖŁ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ ŲØŁŽŲ§ŲØŁ Ų§Ł„Ł’Ł…ŁŽŲ³Ł’Ų¬ŁŲÆŁ ŁŁŽŁ†ŁŽŲ§ŲÆŁŽŁŠŁ’ŲŖŁ ŲØŁŲ£ŁŽŲ¹Ł’Ł„ŁŽŁ‰ ŲµŁŽŁˆŁ’ŲŖŁŁŠ: Ł„ŁŽŁ…Ł’ ŁŠŁŲ·ŁŽŁ„ŁŁ‘Ł‚Ł’ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł ŲµŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł‰ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł…ŁŽ Ł†ŁŲ³ŁŽŲ§Ų”ŁŽŁ‡Ł. ŁˆŁŽŁ†ŁŽŲ²ŁŽŁ„ŁŽŲŖŁ’ Ł‡ŁŽŲ°ŁŁ‡Ł Ų§Ł„Ł’Ų¢ŁŠŁŽŲ©Ł: {ŁˆŁŽŲ„ŁŲ°ŁŽŲ§ Ų¬ŁŽŲ§Ų”ŁŽŁ‡ŁŁ…Ł’ Ų£ŁŽŁ…Ł’Ų±ŁŒ Ł…ŁŁ†ŁŽ الأمْنِ Ų£ŁŽŁˆŁ Ų§Ł„Ł’Ų®ŁŽŁˆŁ’ŁŁ Ų£ŁŽŲ°ŁŽŲ§Ų¹ŁŁˆŲ§ بِهِ ŁˆŁŽŁ„ŁŽŁˆŁ’ Ų±ŁŽŲÆŁŁ‘ŁˆŁ‡Ł Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ų±ŁŽŁ‘Ų³ŁŁˆŁ„Ł ŁˆŁŽŲ„ŁŁ„ŁŽŁ‰ Ų£ŁŁˆŁ„ŁŁŠ الأمْرِ Ł…ŁŁ†Ł’Ł‡ŁŁ…Ł’ Ł„ŁŽŲ¹ŁŽŁ„ŁŁ…ŁŽŁ‡Ł Ų§Ł„ŁŽŁ‘Ų°ŁŁŠŁ†ŁŽ ŁŠŁŽŲ³Ł’ŲŖŁŽŁ†Ł’ŲØŁŲ·ŁŁˆŁ†ŁŽŁ‡Ł Ł…ŁŁ†Ł’Ł‡ŁŁ…Ł’} ŁŁŽŁƒŁŁ†Ł’ŲŖŁ Ų£ŁŽŁ†ŁŽŲ§ Ų§Ų³Ł’ŲŖŁŽŁ†Ł’ŲØŁŽŲ·Ł’ŲŖŁ Ų°ŁŽŁ„ŁŁƒŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų£ŁŽŁ…Ł’Ų±ŁŽ.

Aku (Umar) bertanya, “Apakah engkau menceraikan mereka semua?” Nabi Saw. menjawab, “Tidak.” Aku bangkit dan berdiri di pintu masjid, lalu aku berkata dengan sekeras suaraku, menyerukan bahwa Rasulullah Saw. tidak menceraikan istri-istrinya. Lalu turunlah ayat berikut, yaitu firman-Nya:Ā Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan ulil amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan ulil amri).Ā (An-Nisa: 83)
Aku (kata Umar) termasuk salah seorang yang ingin mengetahui kebenaran perkara tersebut.
MaknaĀ (ŁŠŁŽŲ³Ł’ŲŖŁŽŁ†Ł’ŲØŁŲ·ŁŁˆŁ†ŁŽŁ‡Ł)Ā ialah menyimpulkannya dari sumbernya.

Pandangan perspektif profetik melalui teks ayat tersebut memberikan arahan bahwa salah satu etika dalam komunikasi massa terlebih tentang menyebarkan (menviralkan) berita adalah bahwa seseorang haruslah berhati-hati, memastikan kebenaran berita dan tidak tergesa-gesa dalam menyebarkannya sebelum nyata kebenaran sehingga tidak terjebak dalam fitnah yang sangat merugikan orang lain. Tindakan tergesa-gesa dalam menyebarkan berita merupakan hal yang dilarang dalam agama karena selain hal demikian merugikan orang lain termasuk pula bahwa tergesa-gesa merupakan perbuatan syetan. Bahkan ketergesa-gesaan dalam menyebarkan berita akan mengurangi kejelian dalam menilai berita.
Bahkan secara tegas Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyatakan bahwa ayat tersebut ini merupakan pengingkaran dan pelarangan tegas dari Allah swt terhadap orang yang tergesa-gesa dalam menanggapi berbagai urusan sebelum meneliti kebenarannya, lalu ia memberitakan dan menyiarkannya, padahal belum tentu hal itu benar.

Bahkan menurut perspektif profetik, seseorang yang menyampaikan semua apapun yang didengarnya dari orang lain sudah termasuk dalam tindakan menyebarkan kebohongan. Sebab tidak mungkin seseorang mampu menyampaikan suatu pesan persis seperti apa yang didengar sebelumnya, karena dalam menyampaikan ulang pesan yang ada sebelumnya pasti telah bercampur dengan persepsi dan interpretasi individu sehingga sangat mungkin terjadi penambahan dan pengurangan dari pesan aslinya. Untuk itu Rasulullah mengatakan bahwa menyampaikan apapun yang didengar termasuk sebuah kebohongan.

Ā Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų£ŁŽŲØŁŁŠ Ł‡ŁŲ±ŁŽŁŠŁ’Ų±ŁŽŲ©ŁŽŲŒ Ų¹ŁŽŁ†Ł Ų§Ł„Ł†ŁŽŁ‘ŲØŁŁŠŁŁ‘ ŲµŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł‰ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„ŁŽŁ‘Ł…ŁŽ قال: “ŁƒŁŁ‰ بالمرؔ كذبا Ų£ŁŽŁ†Ł’ ŁŠŁŲ­ŲÆŁŁ‘Ų« ŲØŁŁƒŁŁ„ŁŁ‘ Ł…ŁŽŲ§ Ų³ŁŽŁ…ŁŲ¹ŁŽ
Ā 
dari Abu Hurairah, dari Nabi Saw. yang telah bersabda:Ā Cukuplah kedustaan bagi seseorang bila dia menceritakan semua apa yang didengarnya. (HR. Muslim)

Di dalam kitab Sahihain disebutkan dari Al-Mugirah ibnu Syu’bah hadis berikut, bahwa Rasulullah Saw. telah melarang perbuatanĀ qilaĀ waĀ qala (katanya-katanya, jarene -jawa-), maksudnya suka menyampaikan berita dari orang lain yang tidak jelas kebenarannya. Makna yang dimaksud ialah melarang perbuatan banyak bercerita tentang apa yang dibicarakan oleh orang-orang tanpa meneliti kebenarannya, tanpa menyeleksinya terlebih dahulu, dan tanpa membuktikannya. Di dalam kitab Sunan Abu Daud disebutkan bahwa Rasulullah Saw bersabda:

ŲØŁŲ¦Ł’Ų³ŁŽ Ł…ŁŽŲ·ŁŁŠŁŽŁ‘Ų© Ų§Ł„Ų±ŁŽŁ‘Ų¬ŁŁ„Ł Ų²ŁŽŲ¹ŁŽŁ…ŁŁˆŲ§ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł

Seburuk-buruk lisan seseorang ialah (mengatakan) bahwa mereka menduga (anu dan anu).

Di dalam kitab sahih disebutkan hadis berikut, yaitu:

Ł…ŁŽŁ†Ł’ Ų­ŁŽŲÆŁŽŁ‘Ų«ŁŽ ŲØŁŲ­ŁŽŲÆŁŁŠŲ«Ł ŁˆŁŽŁ‡ŁŁˆŁŽ ŁŠŁŽŲ±ŁŽŁ‰ Ų£ŁŽŁ†ŁŽŁ‘Ł‡Ł ŁƒŁŽŲ°ŁŲØŁŒ ŁŁŽŁ‡ŁŁˆŁŽ Ų£ŁŽŲ­ŁŽŲÆŁ Ų§Ł„Ł’ŁƒŁŽŲ§Ų°ŁŲØŁŁŠŁ†ŁŽ

Barang siapa yang menceritakan suatu kisah, sedangkan ia menganggap bahwa kisahnya itu dusta, maka dia termasuk salah seorang yang berdusta.

Dapat disimpulkan bahwa etika dalam penyebaran berita dalam perspektif profetik adalahĀ  :
1. Memastikan terlebih dahulu kebenaran atas berita yang akan disebarkan.
2. Tidak mudah dan tidak tergesa-gesa dalam menyebarkan berita kecuali harus dilakukan penelitian dan melakukan cross check atas validitas berita yang ada.
3. Harus selektif dalam menyebarkan berita dan tidak boleh menyampaikan semua berita pada orang yang diterima karena berkemungkinan bernilai kebohongan.
4. Seseorang harus membedakan dengan jelas, antara data atau fakta dengan persepsi dan interpretasi, sehingga antara keduanya tidak bercampur aduk yang dapat mengaburkan kebenaran berita.
5. Seseorang tidak boleh menyebarkan berita berdasarkan persepsi dan dugaan belaka.
6. Seseorang haruslah menjauhkan diri dari penyebaran berita yang bersumber dari kabar yang tidak jelas siapa pengirimnya atau “kabar burung”.
7. Dilarang keras menyebarkan berita hoax. Apabila suatu berita telah nyata kedustaannya maka dilarang bagi seseorang untuk menyebarkannya sekalipun hal itu dianggapnya sebagai bumbu untuk “penyedap rasa” dalam perbincangan.

Berbagai nilai etika ini dibangun agar komunikasi manusia berjalan dengan baik dan jauh dari kebohongan (hoax). Karena berita bohong hanya akan merusak tatanan hubungan dalam kemanusiaan.

Penulis KH Akhmad Muwafik Saleh Pengasuh Pesma Tanwirul Afkar dan Dosen FISIP UB

Post Views: 366
Previous Post

Sambut Dies, FTP Periksakan Kesehatan Tendik dan Staf

Next Post

Laju IHSG Diperkirakan Menguat Terbatas

Adam Kukuh Kurniawan

Adam Kukuh Kurniawan

Next Post

Corona Effect, Pariwisata Indonesia Berpotensi Kehilangan USD4 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Film Na Willa: Ceritakan Dunia Anak yang Abadi

Film Na Willa: Ceritakan Dunia Anak yang Abadi

April 12, 2026
Review Film Pelangi di Mars: Visual Indah dan Emosional

Review Film Pelangi di Mars: Visual Indah dan Emosional

April 12, 2026
Film Mario Galaxy Pecahkan Rekor Box Office

Film Mario Galaxy Pecahkan Rekor Box Office

April 12, 2026
Pamer Kemesraan di Ruang Publik Bikin Tak Nyaman?

Pamer Kemesraan di Ruang Publik Bikin Tak Nyaman?

April 11, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025