KANAL24, Malang – Pada perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) diperkirakan kembali mengalami kenaikan untuk menguji resistance terdekat, setelah kemarin ditutup melejit 2,19 persen ke level 8.088.
Penguatan IHSG pada perdagangan Senin (20/10) ditopang kenaikan 510 saham, sedangkan 183 saham terpantau menurun dan ada 117 saham tidak mengalami perubahan harga. Nilai transaksi kemarin Rp22,86 triliun, menurun dibandingkan Jumat lalu sebesar Rp28,56 triliun.
Tim Riset PT BRI Danareksa Sekuritas, memperkirakan laju indeks rebound pada saham-saham big banks, seiring dengan terjadinya aksi beli investor asing menjadi katalis positif bagi IHSG . Kemarin, net foreign buy di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar Rp657,03 miliar.
“Secara teknikal, IHSG kembali bertahan di atas level psikologis 8.000 dan membuka kembali peluang pengujian resistance terdekat di level 8.130,” tulis Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Selasa (21/10/2025).
Tim riset menyebutkan, sentimen positif utama pada perdagangan hari ini adalah ekspektasi pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 4,5 persen. Hal ini berpotensi menjadi faktor positif bagi pertumbuhan kinerja sektor perbankan, properti dan konsumer.
Selain itu, tim riset juga menyampaikan bahwa penguatan tiga indeks utama di bursa Wall Street akan menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini. Kemarin, indeks Dow Jones ditutup menguat 1,12 persen, S&P 500 meningkat 1,07 persen dan Nasdaq melonjak 1,37 persen.
Untuk perdagangan hari ini, rekomendasi saham yang disajikan Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas adalah, akumulasi pembelian saham EMTK, UNVR dan MAPA.(sdk)














