KANAL24, Malang – Guna mendukung peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tim pengabdian dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya melaksanakan kegiatan pelatihan bertema Pengembangan Digitalisasi UMKM di Desa Kemiri, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Senin, 24 Juni 2024. Program ini diikuti oleh berbagai UMKM dengan berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga produk rumah tangga.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Desa Kemiri, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap program digitalisasi sebagai langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan UMKM lokal.
“UMKM sangat membutuhkan dukungan digitalsiasi agar maju termasuk di desa kami,” ujar Kades.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan tim kampus yang menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam memperkuat kolaborasi akademisi– masyarakat untuk pemberdayaan ekonomi berbasis potensi desa.
Tim yang terdiri dari Prof. Dr. Munawar,D.E.A, Dr. Tyas Danarti Harcaryani, dengan dibantu mahasiswa Daffa Satria Prabowo kemudian melanjutkan dengan kegiatan pelatihan dan foto produk.

Pelatihan utama diisi dengan penyampaian materi mengenai digitalisasi UMKM, mencakup pemanfaatan media sosial, penggunaan platform e-commerce, serta strategi sederhana untuk meningkatkan branding dan daya saing produk secara daring. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar mudah dipahami oleh pelaku UMKM yang memiliki latar belakang dan tingkat literasi digital yang beragam.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik foto produk yang difasilitasi langsung oleh tim pengabdian. Para UMKM yang membawa produk fisik mendapatkan layanan pemotretan profesional beserta preview desain konten digital yang dapat digunakan untuk promosi di media sosial. Langkah ini diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan kualitas visual produk dan memperluas jangkauan pemasaran secara daring.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respon positif dari para peserta. Para pelaku UMKM berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat kemampuan usaha mereka menghadapi tantangan era digital.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, tim pengabdian berharap UMKM Desa Kemiri semakin siap beradaptasi, memanfaatkan teknologi digital, dan meningkatkan daya saing produk di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif. (sdk)














