KANAL24, Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menyetor modal tunai Rp200 miliar untuk mendirikan anak perusahaan baru bernama PT Satyaguna Langgeng Capital (SL Capital), sebagai bagian dari pembentukan perusahaan yang akan berfokus pada pengembangan pasar sekunder kredit bermasalah (NPL).
Hal in diketahui berdasarkan surat BNGA kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 5 Maret 2025, pembentukan SL Capital bertujuan untuk berpartisipasi dalam pengembangan pasar sekunder untuk pinjaman bermasalah (non-performing loans) di Indonesia.
Manajemen menyampaikan, kehadiran perusahaan ini juga diharapkan dapat mendukung peningkatan rasio keuangan perbankan, serta memperkuat kegiatan usaha CIMB Niaga maupun sektor perbankan secara umum.
Penyertaan modal BNGA pada SL Capital sebelumnya telah memperoleh persetujuan dari OJK melalui surat Nomor S-274/PB.32/2025 tertanggal 11 November 2025 mengenai persetujuan atas rencana penyertaan modal pada perusahaan tersebut.
Baca Juga : 8 Pemda Pemegang Saham Jumbo Bank Jatim
Kepemilikan saham saat pendirian, BNGA menguasai mayoritas saham SL Capital sebesar Rp200 miliar atau setara 99,99925 persen dari total modal disetor. Sementara itu, PT Commerce Kapital memiliki saham senilai Rp1,5 juta atau setara 0,00075 persen.
Lebih lanjut manajemen BNGA menyebutkan, pendirian SL Capital akan memberikan dampak positif terhadap rasio keuangan CIMB Niaga. Dalam jangka panjang, keberadaan anak usaha ini juga diharapkan bisa memberikan kontribusi positif terhadap laporan keuangan konsolidasian perseroan.
Manajemen menambahkan, transaksi pendirian anak usaha ini bukan merupakan transaksi material dan transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi tanpa benturan kepentingan, karena berkaitan langsung dengan kegiatan usaha yang dijalankan untuk menghasilkan pendapatan. (sdk)














