KANAL24, Malang – Laju Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak variatif dalam kecenderungan menurun, setelah akhir pekan lalu ditutup melemah tipis 0,02 persen ke level 8.370.
Berdasarkan analisis organisasi research and trading saham, WH Project, IHSG berpotensi melanjutkan pola pelemahan menuju area demand zone 8.288-8.361, namun kisaran ini masih dalam posisi aman dan membuka peluang Buy on Weakness.
“Kami memproyeksikan, hari ini IHSG bergerak mixed dalam range 8.361-8.400,” kata analis WH Project, William Hartanto dalam riset harian untuk perdagangan Senin (17/11).
William menyebutkan, pergerakan mixed IHSG sepanjang pekan lalu merupakan kondisi yang wajar, karena adanya aksi profit taking pada area all-time high. ” IHSG sedang minim sentimen, beberapa sentimen eksternal mengarah negatif, seperti pelemahan Dow dan bursa kripto, namun dampak terhadap IHSG sejauh ini tidak signifikan,” ujarnya.
Secara teknikal, lanjut dia, beberapa waktu terakhir IHSG mengalami tekanan akibat adanya aksi profit taking sesaat, setelah indeks menembus level psikologis 8.400. ” IHSG berpeluang melemah terbatas dengan support 8.361. Area potensial untuk pembentukan demand zone pada 8.361-8.288. Pada area ini koreksi IHSG masih dalam kondisi aman,” tutur William.
Untuk perdagangan awal pekan ini, kata William, WH Project merekomendasikan trader agar mengakumulasi pembelian saham INET, ESSA, MEDC dan TKIM.(sdk)














