Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Ini Penyebab Kelesuan Indeks Manufaktur Indonesia

Adam Kukuh Kurniawan by Adam Kukuh Kurniawan
August 4, 2023
in Ekonomi
0
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KANAL24, Jakarta -. Dalam tiga bulan terakhir sektor manufaktur Indonesia mencatatkan pelemahan. Berdasarkan rilis dari IHS Markit, Purchasing Managers Index (PMI), sejak Agustus masih di bawah 50. Artinya PMI dengan nilai di bawah 50 berarti terjadi kontraksi dengan kondisi operasional yang memburuk lantaran produksi dan permintaan yang melemah.

Meski PMI pada September 2019 menguat dari bulan sebelumnya yaitu 49 menjadi 49,1, tetap saja PMI masih rendah lantaran di bawah 50. Secara rata-rata pada triwulan ketiga nilai PMI hanya 49,2. Angka ini adalah yang terendah sejak akhir tahun 2016.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Achmad Sigit Dwiwahjono, mengatakan bahwa nilai PMI Indonesia yang relatif melemah dalam tiga bulan terakhir karena lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global yang masih tidak menentu.

Terlebih perang dagang hingga saat ini masih terus berlanjut. Akibat dari itu semua, angka produksi dan permintaan atas produk manufaktur nasional melambat.

“Banyak faktor yang mempengaruhi, ada faktor-faktor internasional seperti perang dagang. Ini seluruh demand di internasional turun, dan pertumbuhan ekonomi dunia turun sehingga berimbas juga ke produksi kita,” kata Sigit usai menghadiri workshop pendalaman kebijakan industri kepada awak media di Padang, Sumatra Barat, Selasa (8/10/2019).

Dengan adanya pelemahan PMI Indonesia ini, Kemenperin memperkirakan akan berpengaruh pada target pertumbuhan ekonomi walaupun secara total tidak terlalu signifikan. Hanya saja penurunan kontribusi sektor manufaktur kepada PDB diharapkan akan terkompensasi dari sektor lain sehingga target pertumbuhan ekonomi akan tetap tercapai hingga akhir tahun 2019.

“Kita harap sih tidak (tidak terlalu berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi), mungkin hanya akan berpengaruh pada penurunan 0,1 persen secara full year,” pungkas Sigit. (sdk)

Post Views: 393
Previous Post

Sosialisasi PTNBH, Rektor UB Roadshow Fakultas

Next Post

IHSG Lanjutkan Pola Uptrend Jangka Panjang, 10 Saham Dijagokan

Adam Kukuh Kurniawan

Adam Kukuh Kurniawan

Next Post

Laju IHSG Diprediksi Terus Menguat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Trimurti Restaurant Grand Mercure Malang Mirama Raih Sertifikasi Halal

Trimurti Restaurant Grand Mercure Malang Mirama Raih Sertifikasi Halal

January 5, 2026
Indonesia Prihatin Serangan ke Venezuela

Indonesia Prihatin Serangan ke Venezuela

January 5, 2026
Catat Tanggalnya: Libur Lebaran 2026 Tujuh Hari Berturut

Catat Tanggalnya: Libur Lebaran 2026 Tujuh Hari Berturut

January 5, 2026
Pemerintah Bebaskan PPh Pekerja Padat Karya 2026

Pemerintah Bebaskan PPh Pekerja Padat Karya 2026

January 5, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025