Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Jalan Kaki dan Manusia Modern yang Makin Jarang Bergerak

Dinia by Dinia
May 12, 2026
in Gaya Hidup
0
Jalan Kaki dan Manusia Modern yang Makin Jarang Bergerak

Ilustrasi : Jalan kaki dan gaya hidup manusia modern

11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Dulu manusia berjalan karena kebutuhan. Kini, manusia justru harus diingatkan untuk berjalan demi bertahan sehat.

Lift menggantikan tangga. Motor dipakai untuk jarak beberapa ratus meter. Pekerjaan membuat orang duduk berjam-jam di depan layar. Bahkan di banyak kota, berjalan kaki perlahan berubah menjadi aktivitas yang terasa “melelahkan”, bukan kebiasaan alami manusia.

Padahal tubuh manusia sejak awal dirancang untuk bergerak.

Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat tetapi minim aktivitas fisik, jalan kaki justru menjadi bentuk olahraga paling sederhana yang diam-diam menyelamatkan banyak fungsi tubuh. Aktivitas ini mungkin terlihat biasa, tetapi dalam ilmu keolahragaan, berjalan merupakan fondasi dasar kebugaran manusia.

Menurut World Health Organization (WHO), kurangnya aktivitas fisik menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit tidak menular di dunia. Penyakit jantung, diabetes tipe 2, hingga beberapa jenis kanker berkaitan erat dengan gaya hidup sedentary atau terlalu sedikit bergerak.

Ironisnya, banyak orang baru mulai peduli berjalan setelah tubuh mulai memberi “alarm”: berat badan naik, napas mudah ngos-ngosan, tidur tidak berkualitas, atau tubuh terasa cepat lelah meski aktivitas minim.

Saat seseorang berjalan, tubuh sebenarnya sedang menjalankan banyak proses biologis sekaligus. Jantung memompa darah lebih efisien, paru-paru meningkatkan suplai oksigen, otot kaki aktif menopang berat tubuh, sementara metabolisme mulai membakar energi secara stabil.

Karena itu, American Heart Association menyebut kebiasaan berjalan rutin dapat membantu menjaga tekanan darah, kolesterol, hingga kesehatan jantung secara keseluruhan.

Yang menarik, jalan kaki tidak menuntut banyak syarat. Tidak perlu alat mahal, tidak harus ke gym, bahkan tidak membutuhkan kemampuan atletik tertentu. Inilah yang membuat jalan kaki sering disebut sebagai bentuk olahraga paling demokratis: hampir semua orang bisa melakukannya.

Di sisi lain, manusia modern justru hidup dalam paradoks. Teknologi diciptakan untuk memudahkan hidup, tetapi diam-diam mengurangi gerak tubuh manusia setiap hari.

Orang kini bisa memesan makanan tanpa keluar rumah, bekerja tanpa berpindah tempat, bahkan berbicara tanpa harus bertemu langsung. Tubuh menjadi semakin nyaman diam, sementara penyakit metabolik perlahan meningkat.

Dalam situasi seperti itu, berjalan kaki menjadi lebih dari sekadar olahraga. Ia adalah bentuk “perlawanan kecil” terhadap gaya hidup pasif.

Banyak penelitian juga menunjukkan berjalan tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga mental. Berjalan santai di ruang terbuka membantu tubuh melepaskan endorfin dan serotonin yang berkaitan dengan rasa nyaman dan stabilitas emosi. American Psychological Association (APA) bahkan mencatat aktivitas berjalan dapat membantu menurunkan stres dan memperbaiki suasana hati.

Mungkin itu sebabnya, banyak orang justru menemukan ketenangan saat berjalan tanpa tujuan tertentu: menyusuri jalan kampung pagi hari, berkeliling kompleks selepas magrib, atau sekadar berjalan pelan setelah hari yang panjang.

Tubuh bergerak. Pikiran ikut bernapas.

Pada akhirnya, jalan kaki mengajarkan satu hal sederhana: kesehatan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang ekstrem. Kadang, perubahan terbesar justru lahir dari kebiasaan kecil yang terus diulang setiap hari.

Dan di zaman ketika manusia semakin sibuk duduk, mungkin berjalan kaki adalah cara paling sederhana untuk tetap merasa hidup.(Din/Ber)


Kontributor: Berliana Ayu Vernanda Nasution— Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang

Post Views: 59
Tags: Aktivitas FisikEdukasi KesehatanGaya Hidup Sehathidup sehatJalan KakiKANAL24kebiasaan sehatkebugaranKesehatanKesehatan JantungKesehatan MentalKesehatan TubuhLifestylemetabolisme tubuholahraga harianolahraga ringanolahraga sederhanasedentary lifestylewalking for healthWellness
Previous Post

Mahasiswa PDIM FEB UM Pelajari Strategi UMKM Ekspor di Giri Palma

Dinia

Dinia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Jalan Kaki dan Manusia Modern yang Makin Jarang Bergerak

Jalan Kaki dan Manusia Modern yang Makin Jarang Bergerak

May 12, 2026
Mahasiswa PDIM FEB UM Pelajari Strategi UMKM Ekspor di Giri Palma

Mahasiswa PDIM FEB UM Pelajari Strategi UMKM Ekspor di Giri Palma

May 12, 2026
Taka Connect Dorong Kolaborasi Startup dan Ekosistem Bisnis Digital

Taka Connect Dorong Kolaborasi Startup dan Ekosistem Bisnis Digital

May 12, 2026
Indonesia Tidak Kekurangan Perawat, Tapi Kekurangan Pemerataan

Indonesia Tidak Kekurangan Perawat, Tapi Kekurangan Pemerataan

May 12, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025