KANAL24, Malang – Trend urban farming sebagai solusi pertanian dilahan terbatas makin digemari oelh warga Kota Malang. Salah satunya urban farming ini menjadi program unggulan PKK Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun.
“Urban Farming sedang kami galakkan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan sayuran sehari-hari secara mandiri,” kata Ketua PKK Kelurahan Tanjungrejo Dian Ika Kristiningtyas, S.Sos Senin (7/6/2021).
Dian menjelaskan konsep urban farming yang dikembangkan meliputi tanaman sayuran yang sehari-hari dikonsumsi oleh warga sehingga hasil dari pertanian tersebut bisa dikonsumi. Namun jika hasil panen berlebih tidak menutup kemungkinan menjadi potensi untuk dijual ke pasar. Dalam pelaksanaanya urban farming dikoordinasi melalui RW yang ada di Kelurahan Tanjungrejo.

“Tahap pertama tentu untuk dikonsumsi sendiri oleh warga sebagai wujud ketahaan pangan namun selanjutnya jika hasil berlebih tidak menutup kemungkinan akan dilepas ke pasar,” lanjutnya.
Untuk pembinaan pihaknya secara rutin bertemu dengan para pengurus PKK untuk melihat perkembangan dari urban farming yang di jalankan serta melakukan proses pembinaan agar program tersebut berjalan lancar.
“Ini ada kelompok urban farming di RW yang sedang kami ikutkan untuk lomba di tingkat kecamatan. Semoga gerakan ini bisa menjadi salah satu solusi disaat pandemi,” pungkasnya.(sdk)