Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Kolaborasi Akademisi dan Industri Bahas Inovasi Pertanian Berkelanjutan

Einid Shandy by Einid Shandy
November 13, 2025
in Pendidikan
0
Kolaborasi Akademisi dan Industri Bahas Inovasi Pertanian Berkelanjutan

Kolaborasi Akademisi dan Industri Bahas Inovasi Pertanian Berkelanjutan (Yordan/Kanal24)

29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Upaya memperkuat sektor agroindustri berkelanjutan kini menjadi perhatian utama di kalangan akademisi dan industri. Dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, efisiensi sumber daya, dan tuntutan ekonomi hijau, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting. Gagasan tersebut menjadi latar belakang terselenggaranya International Conference on Sustainable Agroindustry and Innovative Technology (ICSAIT) 2025, yang digelar oleh Departemen Teknologi Industri Pertanian (TIP) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) pada Rabu (12/11/2025), bertempat di Gedung Algoritma Lantai 2 Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya.

Acara berskala internasional ini tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga mempertemukan para peneliti, mahasiswa, industri, dan lembaga penelitian untuk berbagi temuan dan solusi inovatif. Tahun ini, kegiatan ICSAIT juga dirangkaikan dengan pertemuan tahunan Asosiasi Profesi Teknologi Agroindustri (APTA) yang diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Baca juga:
Tim Doktor Mengabdi UB Kembangkan Energi Terbarukan dari Limbah Ternak

Ketua APTA, Dr. Yuli Wibowo, STP., M.Si. dari Universitas Jember (Yordan/Kanal24)

Wadah Kolaborasi Akademisi dan Praktisi

Ketua APTA, Dr. Yuli Wibowo, STP., M.Si. dari Universitas Jember menjelaskan bahwa konferensi ini merupakan kegiatan rutin tahunan asosiasi yang diselenggarakan secara bergantian antar perguruan tinggi anggota. Tahun 2025, Universitas Brawijaya dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan.

“Kegiatan ini menjadi ajang pertukaran informasi dan hasil penelitian antar akademisi dan praktisi. Selain keynote speech dari berbagai pakar, peserta juga berkesempatan mempresentasikan riset mereka,” ujar Yuli.

Ia menambahkan, meskipun penyelenggaraan bertepatan dengan padatnya agenda akademik di bulan November, jumlah peserta mencapai lebih dari 70 orang, termasuk perwakilan dari industri dan lembaga penelitian. “Kolaborasi ini menjadi penting agar kita dapat bersama-sama mencari solusi konkret untuk memperkuat sektor agroindustri di Indonesia,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, APTA juga meluncurkan buku panduan penyusunan kurikulum bagi program studi di bidang teknologi industri pertanian. Buku ini disusun secara kolaboratif oleh sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Palangka Raya, Universitas Lampung, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Brawijaya. “Buku ini diharapkan dapat menjadi acuan pengembangan kurikulum yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri,” tutur Yuli.

Fokus pada Akreditasi dan Publikasi Ilmiah

Sementara itu, Prof. Sri Suhartini, STP., M.Env.Mgt., Ph.D., Ketua Departemen TIP FTP UB, menyampaikan bahwa ICSAIT 2025 dirancang dalam format seminar internasional hybrid yang dikombinasikan dengan pertemuan tahunan APTA. “Tahun ini kami mengangkat tema besar tentang resilience ekonomi dan inovasi teknologi berkelanjutan dalam sektor agroindustri. Kami mengundang pembicara dari Malaysia, Jerman, serta dari UB sendiri,” ujarnya.

Menurut Prof. Sri, pertemuan APTA kali ini menyoroti tiga isu utama, yaitu persoalan akreditasi BAN-PT dan LAM PTIK bagi program studi teknologi industri pertanian, peluncuran buku kurikulum nasional, serta penguatan publikasi ilmiah. “Kami bekerja sama dengan dua jurnal nasional terakreditasi, yaitu Journal of Agroindustrial Technology dari FTP UB (Sinta 2) dan Agroindustry Journal dari UGM (Sinta 3). Selain itu, kami juga menjajaki kerja sama dengan Universiti Putra Malaysia (UPM) agar publikasi para peneliti dapat menembus jurnal bereputasi internasional,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa hasil-hasil riset yang dipresentasikan dalam ICSAIT diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah di bidang agroindustri berkelanjutan.

Prof. Sri Suhartini, STP., M.Env.Mgt., Ph.D., Ketua Departemen TIP FTP UB (Yordan/Kanal24)

Digitalisasi dan Ekonomi Sirkular sebagai Arah Masa Depan

Lebih jauh, Prof. Sri menyoroti pentingnya penerapan digitalisasi dan konsep ekonomi sirkular sebagai kunci efisiensi dan keberlanjutan industri pertanian. “Kita sedang menghadapi isu besar tentang bagaimana meningkatkan kinerja lingkungan dari industri pertanian. Penerapan teknologi digital dapat mengoptimalkan proses, menekan limbah, dan meningkatkan efisiensi energi,” jelasnya.

Ia mencontohkan, melalui sistem database digital, pelaku industri dapat mengurangi penggunaan kertas sekaligus memantau rantai pasok secara real time. “Dengan konsep circular economy, sumber daya yang berasal dari alam dapat dimanfaatkan tanpa menimbulkan kerusakan lingkungan, sekaligus memberikan dampak positif bagi ekonomi dan sosial masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Dr. Claudia Gadizza Perdani, STP., M.Si., Ketua Panitia ICSAIT 2025, menambahkan bahwa salah satu materi unggulan dalam konferensi kali ini disampaikan oleh Prof. Hendro Wicaksono yang memperkenalkan konsep Food Passport. “Teknologi ini memungkinkan pelacakan produk agroindustri dari hulu ke hilir melalui sistem digital, menjamin transparansi dan mutu produk,” ungkapnya.

Menurut Claudia, digitalisasi juga mencakup penggunaan sensor, robotika, dan sistem otomasi dalam proses produksi. “Dengan inovasi ini, agroindustri dapat bertransformasi menjadi lebih efisien, transparan, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Rekomendasi untuk Kebijakan Agroindustri Nasional

Di akhir kegiatan, Prof. Sri Suhartini menegaskan bahwa ICSAIT 2025 bukan hanya sekadar forum ilmiah, tetapi juga wadah strategis untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah. “Kami berharap hasil diskusi dan riset yang dipresentasikan di sini dapat menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan dalam mengembangkan agroindustri nasional yang berkelanjutan, berbasis digital, dan berorientasi pada ekonomi sirkular,” pungkasnya.

Dengan terselenggaranya ICSAIT 2025, Universitas Brawijaya kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan riset dan inovasi di bidang agroindustri, sekaligus memperkuat jejaring akademik dan industri dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian Indonesia di era transformasi digital. (nid/dht)

Post Views: 196
Tags: Fakultas Teknologi Pertanian UBftp ubICSAITICSAIT 2025inovasi pertanianInternational Conference on Sustainable Agroindustry and Innovative Technology 2025KANAL24kanal24.co.idKetua Departemen TIP FTP UBprof. sri suhartiniteknologi industri pertanianTIP FTP UBuniversitas brawijaya
Previous Post

Riset Doktor Matematika UB Ungkap Pendekatan Baru Value at Risk (VaR)

Next Post

Capstone Design Project 2025: Wujud Kreativitas Mahasiswa Elektro UB

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Capstone Design Project 2025: Wujud Kreativitas Mahasiswa Elektro UB

Capstone Design Project 2025: Wujud Kreativitas Mahasiswa Elektro UB

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Child Grooming Jadi Ancaman Serius Anak Digital

Child Grooming Jadi Ancaman Serius Anak Digital

January 17, 2026
Guru Besar HI UB: Menimbang Arah Baru Palestina Merdeka

Konsistensi Iran Melawan AS

January 17, 2026
The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

The Handmaid’s Tale: Dystopia yang Menyentak Realitas

January 17, 2026
Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

Gaya Kasual Nyaman Dominasi Fashion Gen Z 2026

January 17, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025