Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

LIBAASUT TAQWA : MANAJEMEN PENAMPILAN PROFETIK

Adam Kukuh Kurniawan by Adam Kukuh Kurniawan
August 4, 2023
in Ekonomi
0
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

oleh | Akhmad Muwafik Saleh

Penampilan (physical appearance) adalah sesuatu yang sangat penting dalam berkomunikasi antar manusia. Bahkan terkadang seseorang dalam berkomunikasi dan memberikan penilaian dasar sering kali berdasarkan dari penampilannya. Walaupun penilaian dan kesimpulan kita mengenai orang lain dalam memutuskan interaksi, pertemanan, penerimaan dan sebagainya apabila hanya berdasarkan pada penampilannya semata tentu sangat berkemungkinan menjadi tidak akurat. (Julia T. Wood. 2012).

Perspektif profetik sangat memperhatikan sekali terhadap penampilan seseorang khususnya dalam berinteraksi dengan orang lain. Karena penampilan adalah sesuatu dhahir yang tampak dan orang pertama kali dalam berinteraksi dengan orang lain adalah dengan memperhatikan penampilannya. Hal ini terungkap pada teks sumber wahyu;Ā 

ŁŠŁŽŁ°ŲØŁŽŁ†ŁŁŠŁ“ Ų”ŁŽŲ§ŲÆŁŽŁ…ŁŽ Ł‚ŁŽŲÆŪ” Ų£ŁŽŁ†Ų²ŁŽŁ„Ū”Ł†ŁŽŲ§ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŪ”ŁƒŁŁ…Ū” Ł„ŁŲØŁŽŲ§Ų³Ł—Ų§ ŁŠŁŁˆŁŽŁ°Ų±ŁŁŠ Ų³ŁŽŁˆŪ”Ų”ŁŽŁ°ŲŖŁŁƒŁŁ…Ū” ŁˆŁŽŲ±ŁŁŠŲ“Ł—Ų§Ū– ŁˆŁŽŁ„ŁŲØŁŽŲ§Ų³Ł Ł±Ł„ŲŖŁ‘ŁŽŁ‚Ū”ŁˆŁŽŁ‰Ł° Ų°ŁŽŁ°Ł„ŁŁƒŁŽ Ų®ŁŽŁŠŪ”Ų±ŁžŪš Ų°ŁŽŁ°Ł„ŁŁƒŁŽ مِن۔ Ų”ŁŽŲ§ŁŠŁŽŁ°ŲŖŁ Ł±Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ł„ŁŽŲ¹ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŁ…Ū” ŁŠŁŽŲ°Ł‘ŁŽŁƒŁ‘ŁŽŲ±ŁŁˆŁ†ŁŽ

Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya Kami telah menyediakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik. Demikianlah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka ingat. (QS. al-A’raf : 26)

Seruan ayat ini adalah teruntuk bagi Bani Adam artinya kepada seluruh ummat manusia, bahwa hendaklah manusia memperhatikan penampilannya, pakaiannya yang berfungsi untuk menutupi tubuhnya dan tidak hanya sekedar untuk melindungi dari panas dan dingin, menghindari sengatan matahari ataupun binatang lainnya. Lebih daripada itu, pakaian dimaksudkan agar dapat menutup auratnya (batasan pada tubuh yang memang harus ditutupi) sekaligus sebagai mode, perhiasan yang memjadi bagian dari gaya hidup. Namun ada hal unik yang disampaikan dalam teks sumber wahyu tersebut, yaitu ingin mengenalkan konsep baru.

Suatu konsep yang dikenalkan dalam perspektif profetik ini adalah “Libasut Taqwa”. Yaitu pakaian atau penampilan yang dibingkai dalam balutan ketaqwaan. Balutan taqwa pada penampilan adalah nilai transendental yang disematkan pada penampilan. Bahwa batas minimal seseorang dalam berpakaian adalah menutupi aurat tubuhnya kemudian level selanjutnya adalah penampilan (perhiasan) sebagai penunjang gaya hidup. Namun persepktif profetik memberikan arahan yang sangat indah agar penampilan menjadi lebih baik, lebih bernilai dan bermakna yaitu memberikan sentuhan nilai transendental dalam berpenampilan yang disebut dengan Libasut Taqwa, yaitu penampilan yang tunduk pada aturan ilahi serta melampaui dari semata penampilan fisik. Dengan kata lain penampilan fisik haruslah dibarengi dengan penampilan psikis berupa moralitas nilai adab.

Bahkan dalam di ayat selanjutnya secara spesifik Allah swt menegaskan bahwa seseorang haruslah berpenampilan yang terindah dan terlebih pula disaat akan berinteraksi dengan Tuhannya yaitu beribadah yakni dikala akan mendatangi masjid untuk berkomunikasi dan bersujud kepada Allah swt.

ŁŠŁŽŁ°ŲØŁŽŁ†ŁŁŠŁ“ Ų”ŁŽŲ§ŲÆŁŽŁ…ŁŽ Ų®ŁŲ°ŁŁˆŲ§Ł’ Ų²ŁŁŠŁ†ŁŽŲŖŁŽŁƒŁŁ…Ū” Ų¹ŁŁ†ŲÆŁŽ ŁƒŁŁ„Ł‘Ł Ł…ŁŽŲ³Ū”Ų¬ŁŲÆŁ– ŁˆŁŽŁƒŁŁ„ŁŁˆŲ§Ł’ ŁˆŁŽŁ±Ų“Ū”Ų±ŁŽŲØŁŁˆŲ§Ł’ ŁˆŁŽŁ„ŁŽŲ§ ŲŖŁŲ³Ū”Ų±ŁŁŁŁˆŁ“Ų§Ł’Ūš Ų„ŁŁ†Ł‘ŁŽŁ‡ŁŪ„ Ł„ŁŽŲ§ ŁŠŁŲ­ŁŲØŁ‘Ł Ł±Ł„Ū”Ł…ŁŲ³Ū”Ų±ŁŁŁŁŠŁ†ŁŽ

Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan. (QS. Al-A’raf, Ayat 31)

Perspektif profetik menekankan keindahan dalam berpenampilan sebab Allah adalah maha Indah dan suka dengan keindahan.

Ā Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų¹ŁŽŲØŁ’ŲÆŁ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł بْنِ Ł…ŁŽŲ³Ł’Ų¹ŁŁˆŲÆŁ Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų§Ł„Ł†Ł‘ŁŽŲØŁŁŠŁ‘Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ł„ŁŽŲ§ ŁŠŁŽŲÆŁ’Ų®ŁŁ„Ł Ų§Ł„Ł’Ų¬ŁŽŁ†Ł‘ŁŽŲ©ŁŽ Ł…ŁŽŁ†Ł’ ŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŽ فِي Ł‚ŁŽŁ„Ł’ŲØŁŁ‡Ł Ł…ŁŲ«Ł’Ł‚ŁŽŲ§Ł„Ł Ų°ŁŽŲ±Ł‘ŁŽŲ©Ł مِنْ ŁƒŁŲØŁ’Ų±Ł Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų±ŁŽŲ¬ŁŁ„ŁŒ Ų„ŁŁ†Ł‘ŁŽ Ų§Ł„Ų±Ł‘ŁŽŲ¬ŁŁ„ŁŽ ŁŠŁŲ­ŁŲØŁ‘Ł Ų£ŁŽŁ†Ł’ ŁŠŁŽŁƒŁŁˆŁ†ŁŽ Ų«ŁŽŁˆŁ’ŲØŁŁ‡Ł Ų­ŁŽŲ³ŁŽŁ†Ł‹Ų§ ŁˆŁŽŁ†ŁŽŲ¹Ł’Ł„ŁŁ‡Ł Ų­ŁŽŲ³ŁŽŁ†ŁŽŲ©Ł‹ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų„ŁŁ†Ł‘ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŽ Ų¬ŁŽŁ…ŁŁŠŁ„ŁŒ ŁŠŁŲ­ŁŲØŁ‘Ł Ų§Ł„Ł’Ų¬ŁŽŁ…ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų§Ł„Ł’ŁƒŁŲØŁ’Ų±Ł ŲØŁŽŲ·ŁŽŲ±Ł Ų§Ł„Ł’Ų­ŁŽŁ‚Ł‘Ł ŁˆŁŽŲŗŁŽŁ…Ł’Ų·Ł Ų§Ł„Ł†Ł‘ŁŽŲ§Ų³Ł

Dari Abdullah bin Mas’ud dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi dari kesombongan.” Seorang laki-laki bertanya, “Sesungguhnya laki-laki menyukai baju dan sandalnya bagus (apakah ini termasuk kesombongan)?” Beliau menjawab: “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.” (HR. Muslim no. 131).

Karena berpenampilan yang indah menurut perspektif profetik bukanlah semata hanyalah sekedar berpenampilan untuk mendapatkan pujian orang hingga menimbulkan kesombongan dalam diri. Berpenampilan indah dimaksudkan sebagai upaya untuk bersyukur pada Allah swt atas segala karunia nikmat yang diberikanNya, sebab Allah senang manakala nikmat yang diberikanNya mampu membekas dalam diri seseorang. “Jejak nikmat” bisa dalam bentuk penampilan yang baik, rapih, bersih, enak dipandang, tidak lusuh dan kotor, sehingga enak dan nyaman disaat berinteraksi dengan orang lain. Sebagaimana dikatakan dalam sabda Nabi :

Ų­ŁŽŲÆŁ‘ŁŽŲ«ŁŽŁ†ŁŽŲ§ Ų§Ł„Ł’Ų­ŁŽŲ³ŁŽŁ†Ł ŲØŁ’Ł†Ł Ł…ŁŲ­ŁŽŁ…Ł‘ŁŽŲÆŁ Ų§Ł„Ų²Ł‘ŁŽŲ¹Ł’ŁŁŽŲ±ŁŽŲ§Ł†ŁŁŠŁ‘Ł Ų­ŁŽŲÆŁ‘ŁŽŲ«ŁŽŁ†ŁŽŲ§ Ų¹ŁŽŁŁ‘ŁŽŲ§Ł†Ł ŲØŁ’Ł†Ł Ł…ŁŲ³Ł’Ł„ŁŁ…Ł Ų­ŁŽŲÆŁ‘ŁŽŲ«ŁŽŁ†ŁŽŲ§ Ł‡ŁŽŁ…Ł‘ŁŽŲ§Ł…ŁŒ Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ł‚ŁŽŲŖŁŽŲ§ŲÆŁŽŲ©ŁŽ Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų¹ŁŽŁ…Ł’Ų±ŁŁˆ بْنِ Ų“ŁŲ¹ŁŽŁŠŁ’ŲØŁ Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų£ŁŽŲØŁŁŠŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų¬ŁŽŲÆŁ‘ŁŁ‡Ł Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ .Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ Ų„ŁŁ†Ł‘ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡ŁŽ ŁŠŁŲ­ŁŲØŁ‘ŁŽ Ų£ŁŽŁ†Ł’ ŁŠŁŽŲ±ŁŽŁ‰ Ų£ŁŽŲ«ŁŽŲ±ŁŽ Ł†ŁŲ¹Ł’Ł…ŁŽŲŖŁŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ Ų¹ŁŽŲØŁ’ŲÆŁŁ‡Ł

Telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin Muhammad Az Za’farani telah menceritakan kepada kami ‘Affan bin Muslim telah menceritakan kepada kami Hammam dari Qatadah dari ‘Amru bin Syu’aib dari Ayahnya dari Kakeknya ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah senang bila melihat bekas nikmat-Nya yang diberikan kepada hamba-NYa.” Ā (HR. Tirmidzi no. 2744)

Jadi batasan nilai dalam berpakaian bagi seseorang dalam manajemen penampilan profetik sejatinya berbasis pada sebuah nilai pemahaman mengenai kaitan hubungan antara penampilan dengan nilai spiritualitas yang dikenal dengan konsep Libasut Taqwa, Balutan Taqwa pada Penampilan, dengan beberapa ketentuan kriteria syarat, Ā yaitu antara lain Ā :
1. Menutup aurat. Ini adalah batas minimal penampilan yang ditegaskan dalam teks sumber wahyu. Yaitu penampilan seseorang tidaklah boleh keluar dari batas aurat. Artinya pakaian yang dipakai haruslah menutupi aurat. Aurat laki-laki menurut jumhur mayoritas ulama adalah dari pusar hingga lutut. Sementara aurat perempuan adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan kedua telapak tangan. Jadi manakala penampilan seseorang melampaui dari aturan tersebut atau keluar dari batas minimal itu maka hal demikian diibaratkan dengan berpakaian tapi telanjang. Sebagaimana diseburkan dalam hadits Nabi Ā ;

ŲµŁŁ†Ł’ŁŁŽŲ§Ł†Ł مِنْ Ų£ŁŽŁ‡Ł’Ł„Ł Ų§Ł„Ł†Ł‘ŁŽŲ§Ų±Ł Ł„ŁŽŁ…Ł’ Ų£ŁŽŲ±ŁŽŁ‡ŁŁ…ŁŽŲ§ Ł‚ŁŽŁˆŁ’Ł…ŁŒ Ł…ŁŽŲ¹ŁŽŁ‡ŁŁ…Ł’ Ų³ŁŁŠŁŽŲ§Ų·ŁŒ ŁƒŁŽŲ£ŁŽŲ°Ł’Ł†ŁŽŲ§ŲØŁ Ų§Ł„Ł’ŲØŁŽŁ‚ŁŽŲ±Ł ŁŠŁŽŲ¶Ł’Ų±ŁŲØŁŁˆŁ†ŁŽ ŲØŁŁ‡ŁŽŲ§ Ų§Ł„Ł†Ł‘ŁŽŲ§Ų³ŁŽ ŁˆŁŽŁ†ŁŲ³ŁŽŲ§Ų”ŁŒ ŁƒŁŽŲ§Ų³ŁŁŠŁŽŲ§ŲŖŁŒ Ų¹ŁŽŲ§Ų±ŁŁŠŁŽŲ§ŲŖŁŒ Ł…ŁŁ…ŁŁŠŁ„Ų§ŁŽŲŖŁŒ Ł…ŁŽŲ§Ų¦ŁŁ„Ų§ŁŽŲŖŁŒ Ų±ŁŲ”ŁŁˆŲ³ŁŁ‡ŁŁ†Ł‘ŁŽ ŁƒŁŽŲ£ŁŽŲ³Ł’Ł†ŁŁ…ŁŽŲ©Ł Ų§Ł„Ł’ŲØŁŲ®Ł’ŲŖŁ Ų§Ł„Ł’Ł…ŁŽŲ§Ų¦ŁŁ„ŁŽŲ©Ł Ł„Ų§ŁŽ ŁŠŁŽŲÆŁ’Ų®ŁŁ„Ł’Ł†ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų¬ŁŽŁ†Ł‘ŁŽŲ©ŁŽ ŁˆŁŽŁ„Ų§ŁŽ ŁŠŁŽŲ¬ŁŲÆŁ’Ł†ŁŽ Ų±ŁŁŠŲ­ŁŽŁ‡ŁŽŲ§ ŁˆŁŽŲ„ŁŁ†Ł‘ŁŽ Ų±ŁŁŠŲ­ŁŽŁ‡ŁŽŲ§ Ł„ŁŽŁŠŁŁˆŲ¬ŁŽŲÆŁ مِنْ Ł…ŁŽŲ³ŁŁŠŲ±ŁŽŲ©Ł ŁƒŁŽŲ°ŁŽŲ§ ŁˆŁŽŁƒŁŽŲ°ŁŽŲ§

ā€œAda duaĀ golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: 1.Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan 2. para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalananĀ sekianĀ danĀ sekian.ā€ (HR. Muslim no. 2128)

2. Indah dipandang mata (good looking) serta membuat orang merasa nyaman berinteraksi dengannya. Komunikasi profetik menekankan bahwa salah satu dari keberhasilan komunikasi dalam mempengaruhi orang lain adalah penampilan harus indah dan menyenangkan saat dilihat dan nyaman saat berinteraksi. Hal ini telah sempurna di contohkan oleh Rasulullah. Rasulullah adalah seseorang yang dari paras muka sangat indah secara sempurna tanpa cacat. Wajah yang selalu dipenuhi senyum merekah bagaikan matahari yang bersinar terang namun tidak menyilaukan mata. Keindahan penampilan fisik nabi sangat sempurna dari ujung rambut hingga ujung kaki. Tertulislah dalam sejarah tentang fisik indah Rasulullah saw Ā :

Ų­ŁŽŲÆŁ‘ŁŽŲ«ŁŽŁ†ŁŽŲ§ Ų­ŁŁ…ŁŽŁŠŁ’ŲÆŁ ŲØŁ’Ł†Ł Ł…ŁŽŲ³Ł’Ų¹ŁŽŲÆŁŽŲ©ŁŽ Ų­ŁŽŲÆŁ‘ŁŽŲ«ŁŽŁ†ŁŽŲ§ Ų¹ŁŽŲØŁ’ŲÆŁ Ų§Ł„Ł’ŁˆŁŽŁ‡Ł‘ŁŽŲ§ŲØŁ Ų§Ł„Ų«Ł‘ŁŽŁ‚ŁŽŁŁŁŠŁ‘Ł Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų­ŁŁ…ŁŽŁŠŁ’ŲÆŁ Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų£ŁŽŁ†ŁŽŲ³Ł Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ ŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŽ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ Ų±ŁŽŲØŁ’Ų¹ŁŽŲ©Ł‹ Ł„ŁŽŁŠŁ’Ų³ŁŽ ŲØŁŲ§Ł„Ų·Ł‘ŁŽŁˆŁŁŠŁ„Ł ŁˆŁŽŁ„ŁŽŲ§ ŲØŁŲ§Ł„Ł’Ł‚ŁŽŲµŁŁŠŲ±Ł Ų­ŁŽŲ³ŁŽŁ†ŁŽ الْجِسْمِ Ų£ŁŽŲ³Ł’Ł…ŁŽŲ±ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁˆŁ’Ł†Ł ŁˆŁŽŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŽ Ų“ŁŽŲ¹Ł’Ų±ŁŁ‡Ł Ł„ŁŽŁŠŁ’Ų³ŁŽ ŲØŁŲ¬ŁŽŲ¹Ł’ŲÆŁ ŁˆŁŽŁ„ŁŽŲ§ Ų³ŁŽŲØŁ’Ų·Ł Ų„ŁŲ°ŁŽŲ§ Ł…ŁŽŲ“ŁŽŁ‰ ŁŠŁŽŲŖŁŽŁˆŁŽŁƒŁ‘ŁŽŲ£Ł

Telah menceritakan kepada kami Humaid bin Mas’adah berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab Ats Tsaqafi dari Humaid dari Anas ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah seorang laki-laki yang sedang, tidak tinggi dan tidak pendek, postur tubuhnya bagus dan berkulit cokelat. Rambut beliau tidak keriting dan tidak lurus, jika berjalan tegap.” (HR. Tirmidzi no. 1676).

Rasulullah adalah pemilik penampilan yang terindah dan berwibawa. Beliau sangat peduli atas penampilan baik untuk dirinya yang mulia ataupun pula terhadap para sahabatnya agar mereka para sahabat memperhatikan penampilan dirinya dengan bagus. Bahkan Rasulullah sendiri adalah seorang yang sangat peduli dengan penampilan dirinya walaupun tidak berlebih-lebihan namun tetap tampil indah dan berwibawa. Sebagaimana terungkap dalam sebuah hadits sabda beliau Ā :

عن أنس بن Ł…Ų§Ł„Łƒ قال: Ā«ŁƒŲ§Ł† Ų±Ų³ŁˆŁ„ الله صلى الله Ų¹Ł„ŁŠŁ‡ ŁˆŲ³Ł„Ł… يكثر دهن رأسه وتسريح Ł„Ų­ŁŠŲŖŁ‡ŲŒ ويكثر القناع حتى ŁƒŲ£Ł† Ų«ŁˆŲØŁ‡ ثوب زيات».

ā€œRasulullah shollallohu alaihi wasallam. sering meminyaki rambutnya, menyisir janggutnya dan sering waktu menyisir rambutnya beliau menutupi (bahunya) dengan kain kerudung. Kain kerudung itu demikian berminyak seakan-akan kain tukang minyak.ā€ (Diriwayatkan oleh Yusuf bin’Isa, dari Rabi’ bin Shabih, dari Yazid bin aban ar Raqasyi, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.).

3. Tidak atas dasar kesombongan dan berlebihan. Batasan dalam penampilan adalah tidak boleh ada unsur untuk menyombongkan diri dan ingin mendapatkan pujian dari orang lain serta berlebih-lebihan, maka hal itu dilarang di dalam pendekatan ini. Sebagaimana terungkap dalam sabda Nabi Ā :

Ų­ŁŽŲÆŁ‘ŁŽŲ«ŁŽŁ†ŁŽŲ§ ŁŠŁŽŲ²ŁŁŠŲÆŁ ŲØŁ’Ł†Ł Ł‡ŁŽŲ§Ų±ŁŁˆŁ†ŁŽ Ų£ŁŽŲ®Ł’ŲØŁŽŲ±ŁŽŁ†ŁŽŲ§ Ł‡ŁŽŁ…Ł‘ŁŽŲ§Ł…ŁŒ Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ł‚ŁŽŲŖŁŽŲ§ŲÆŁŽŲ©ŁŽ Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų¹ŁŽŁ…Ł’Ų±ŁŁˆ بْنِ Ų“ŁŲ¹ŁŽŁŠŁ’ŲØŁ Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų£ŁŽŲØŁŁŠŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų¬ŁŽŲÆŁ‘ŁŁ‡Ł Ų£ŁŽŁ†Ł‘ŁŽ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ ŁƒŁŁ„ŁŁˆŲ§ ŁˆŁŽŲ§Ų“Ł’Ų±ŁŽŲØŁŁˆŲ§ ŁˆŁŽŲŖŁŽŲµŁŽŲÆŁ‘ŁŽŁ‚ŁŁˆŲ§ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł’ŲØŁŽŲ³ŁŁˆŲ§ ŲŗŁŽŁŠŁ’Ų±ŁŽ Ł…ŁŽŲ®ŁŁŠŁ„ŁŽŲ©Ł ŁˆŁŽŁ„ŁŽŲ§ Ų³ŁŽŲ±ŁŽŁŁ ŁˆŁŽŁ‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ ŁŠŁŽŲ²ŁŁŠŲÆŁ Ł…ŁŽŲ±Ł‘ŁŽŲ©Ł‹ فِي ŲŗŁŽŁŠŁ’Ų±Ł Ų„ŁŲ³Ł’Ų±ŁŽŲ§ŁŁ ŁˆŁŽŁ„ŁŽŲ§ Ł…ŁŽŲ®ŁŁŠŁ„ŁŽŲ©Ł

Telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun telah mengabarkan kepada kami Hammam dari Qotadah dari ‘Amru bin Syu’aib dari bapaknya dari kakeknya, dia berkata; bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Makanlah, minumlah, bersedekahlah, dan berpakaianlah kalian dengan tidak merasa bangga dan sombong serta berlebih-lebihan.” Kesempatan lain Yazid berkata: “dengan tidak isrof (berlebihan), dan tidak sombong.” (HR. Ahmad no. 6408).

Termasuk dalam tindakan sombong dan berlebihan dalam berpenampilan seperti menampilkan pakaian atau perhiasan yang kaya desain dan model dengan harga yang sangat mahal melampaui batas kewajaran, kesemua itu dengan maksud untuk berfoya-foya dalam mengikuti gaya hidup (life style) sehingga memunculkan perasaan sombong.

4. Mengedepankan aspek kesederhanaan artinya sesuatu yang tidak berlebihan baik dari aspek corak, desain, model hingga harga yang tidak mahal. Kesederhanaan penampilan mencerminkan diri seseorang itu sederhana dan tidak terlalu neko-neko, berlebihan, mewah hingga membuat dirinya sombong. Nabi lebih menyukai kesederhanaan dalam penampilan, sebagaimana sabda beliau:Ā 

Ā Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų£ŁŽŁ†ŁŽŲ³Ł بْنِ Ł…ŁŽŲ§Ł„ŁŁƒŁ Ų±ŁŽŲ¶ŁŁŠŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ†Ł’Ł‡Ł Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ ŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŽ Ų£ŁŽŲ­ŁŽŲØŁ‘Ł Ų§Ł„Ų«Ł‘ŁŁŠŁŽŲ§ŲØŁ Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł†Ł‘ŁŽŲØŁŁŠŁ‘Ł ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ Ų£ŁŽŁ†Ł’ ŁŠŁŽŁ„Ł’ŲØŁŽŲ³ŁŽŁ‡ŁŽŲ§ Ų§Ł„Ł’Ų­ŁŲØŁŽŲ±ŁŽŲ©ŁŽ

dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu dia berkata; “Pakaian yang paling disukai oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah memakai hibarah (kain dari katun yang direnda atau bergaris).” (HR. Bukhari no. 5366)

Bahkan Rasulullah juga melarang seorang laki-laki untuk memakai baju yang terbuat dari sutera dan memakai cincin emas, selain untuk menampilkan kesederhanaan sekaligus ternyata juga menyehatkan.

5. Semata untuk dan saat ibadah. Penampilan yang bagus haruslah lebih diutamakan disaat sedang akan beribadah menghadap Allah karena Allah maha indah dan suka dengan keindahan. Namun dalam realitasnya banyak orang yang berbanding terbalik. Mereka berpakaian apa adanya disaat akan beribadah menghadap Allah swt namun berpenampilan sangat rapi parlente disaat akan bertemu dengan orang lain. Artinya seyogyanya penampilan terbaik itu haruslah ditujukan atau diniatkan untuk memuliakan pemilik keindahan (Allah) baik dalam ibadah maupun dalam menuntut ilmu dan bukan sebaliknya.Ā 

7. Penampilan memiliki dua dimensi yaitu Balutan Taqwa Dhahir dan Balutan Taqwa Bathin pada penampilan. Balutan dhahiriyah adalah penampilan dari aspek fisik yaitu penampilan bersih, rapih, suci sehingga enak dipandang oleh orang lain sehingga membuat orang lain nyaman saat berinteraksi dengan dirinya. Bukan pribadi yang membuat orang merasa risih saat berdekatan dengannya sebab bau atau aroma tubuh yang tidak sedap, baju yang lusuh dan asal-asalan sehingga membuat orang ingin segera menjauh darinya. Sementara Ā Balutan bathiniyah adalah perasaan nyaman yang dirasakan oleh orang lain yang berinteraksi karena bersihnya hati dan indahnya akhlaq perilaku dari si pemakainya. Sebab setiap manusia itu sejatinya menampilkan aura atas dirinya. Disaat seseorang memiliki kepribadian yang tenang, hati yang bersih dan damai maka orang lain akan juga turut merasa nyaman dan damai serta menyenangkan saat berinteraksi dengan dirinya sebab aura yang dipancarkan penuh dengan aura kasih.

Demikianlah perspektif profetik dalam mengarahkan tentang manajemen penampilan manusia, karena penampilan yang baik dan dipadu dengan aura batin yang damai serta akhlaq yang indah akan menjadikan diri seseorang sebagai pusat perhatian yang mampu mempengaruhi orang lain untuk melakukan kebaikan sebagaimana maksud komunikator. Penampilan adalah negosiasi makna. Wallahu a’lam.

Penulis KH. Akhmad Muwafik Saleh pengasuh Pesma Tanwirul Afkar dan Dosen Fisip UB

Post Views: 546
Previous Post

BPS: 2019 Neraca Perdagangan Nasional Defisit USD3,20 M

Next Post

Koreksi Minor Bayangi Laju IHSG Hari Ini

Adam Kukuh Kurniawan

Adam Kukuh Kurniawan

Next Post

BEI Pantau 41 Saham Terindikasi "Saham Gorengan"

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
5 Pilihan TWS Paling Worth It 2026

5 Pilihan TWS Paling Worth It 2026

February 28, 2026
Dampak Child Grooming pada Kesehatan Mental Anak

Dampak Child Grooming pada Kesehatan Mental Anak

February 28, 2026
Soft Skill Kunci Perempuan Bertahan di Awal Karier

Soft Skill Kunci Perempuan Bertahan di Awal Karier

February 28, 2026
ART dan Paradoks Kedaulatan Ekonomi Indonesia

ART dan Paradoks Kedaulatan Ekonomi Indonesia

February 27, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025