KANAL24, Malang – Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan dari kelompok MMD 119 Universitas Brawijaya telah berhasil menciptakan inovasi pakan berprotein tinggi untuk meningkatkan potensi perikanan ikan nila di Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Inovasi ini diharapkan akan membantu pembudidaya ikan nila di wilayah tersebut untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas ikan yang dibudidayakan. Bapak Hariyadi selaku pemilik pemancingan sekaligus pembudidaya ikan nila mengeluhkan biaya pakan yang semakin mahal, sehingga beliau mulai berinisiatif memproduksi pakan ikan sendiri untuk menekan pengeluaran biaya.
Namun, pakan yang dihasilkan ternyata beberapa kali gagal terapung dan kurang disukai oleh ikan nila yang dibudidayakan. Menghadapi permasalahan ini, tim MMD 119 Universitas Brawijaya melakukan analisis bahan dan membuatkan formulasi baru selama dua minggu untuk mengembangkan formula pakan berprotein tinggi dengan bahan yang terjangkau dan mudah ditemukan.
Mereka bekerja sama dengan pembudidaya ikan nila dan produsen pakan setempat untuk memahami kebutuhan dan kendala yang dihadapi dalam budidaya ikan nila. Hasil dari kegiatan mereka adalah formula pakan yang terdiri dari bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar wilayah Desa Talangagung. Beberapa bahan utama yang digunakan antara lain adalah kepala udang kering serta limbah pertanian seperti bungkil jagung dan dedak padi.
Formula pakan ini dikembangkan dengan mempertimbangkan kandungan nutrisi yang tepat untuk mendukung pertumbuhan optimal ikan nila. Salah satu anggota tim, Ajeng Ayu menjelaskan bahwa pakan ini dirancang untuk memberikan alternatif bagi pembudidaya ikan setempat untuk membuat pakan ikan dengan harga murah tetapi mengandung protein yang tinggi. Hal ini diharapkan dapat mendukung perkembangan usaha budidaya ikan nila, memberikan hasil yang lebih maksimal, dan berdampak positif bagi pendapatan mereka.
Dalam upaya untuk memperkenalkan formula pakan inovatif mereka, tim mahasiswa MMD 119 Universitas Brawijaya mengajak pembudidaya ikan nila di Desa Talangagung untuk menyaksikan cara pembuatan dan pemberian pakan yang tepat, serta memberikan pengetahuan mengenai kualitas pakan yang baik. Diharapkan, inovasi ini dapat menjadi langkah maju dalam mengoptimalkan potensi perikanan di Desa Talangagung dan sekitarnya.
Selain membantu pembudidaya untuk meningkatkan produksi dan kualitas ikan nila, diharapkan pula pemanfaatan pakan berprotein tinggi ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk mengembangkan inovasi serupa dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan perekonomian lokal. Dengan kolaborasi antara mahasiswa MMD dan pembudidaya diharapkan sektor perikanan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Semoga inovasi dari para mahasiswa MMD 119 Universitas Brawijaya ini dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan potensi perikanan yang lebih optimal dan berkelanjutan di Indonesia.(sdk)