Kanal24, Malang – Menteri Kebudayaan, Dr. Fadli Zon, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah cagar budaya di wilayah Malang Raya, Jawa Timur pada Minggu (16/02/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi cagar budaya serta upaya-upaya revitalisasi yang perlu dilakukan untuk melestarikan warisan leluhur dan mendorong potensi pariwisata daerah. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Fadli Zon pada Senin (17/02/2025) saat berkunjung ke Universitas Brawijaya (UB)
Dalam kunjungannya ke sejumlah Cagar Budaya di Malang Raya, Dr. Fadli Zon mengunjungi Candi Singosari, sebuah peninggalan Kerajaan Singosari yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Ia menyoroti kondisi candi yang memiliki arca-arca penting, namun sebagian masih berada di Belanda. “Kita akan terus berupaya untuk mengembalikan arca-arca tersebut ke tempat aslinya,” ujarnya.

Selain itu, Dr. Fadli Zon juga mengunjungi Candi Kidal, yang terkenal dengan arca Garuda-nya, dan Candi Jago, yang memerlukan pemugaran karena mengalami kerusakan. Ia menekankan pentingnya menjaga dan merawat cagar budaya sebagai bagian dari identitas dan kekayaan bangsa. “Cagar budaya ini adalah warisan leluhur yang harus kita lestarikan,” katanya.
Baca juga:
ULTKSP FISIP UB Ingatkan Mahasiswa Abuse is Not Love
Ia juga mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian cagar budaya, termasuk perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dr. Fadli Zon juga menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Universitas Brawijaya dalam mendirikan Rumah Budaya Indonesia di Tiongkok. Ia menilai langkah ini sebagai upaya penting dalam diplomasi kebudayaan. “Kami berharap langkah ini dapat diikuti oleh perguruan tinggi lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Fadli Zon menekankan pentingnya adaptasi terhadap teknologi informasi dan komunikasi dalam pelestarian budaya. Ia mendorong digitalisasi koleksi warisan budaya agar dapat diakses secara luas oleh masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri. “Budaya digital ini adalah sesuatu yang tak terhindarkan,” katanya. Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan konten budaya digital, seperti animasi dan video game, sebagai bagian dari upaya pelestarian dan promosi budaya.

Dr. Fadli Zon juga menyinggung mengenai pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait dalam upaya revitalisasi cagar budaya. Ia berharap dengan adanya sinergi yang baik, cagar budaya di Malang Raya dapat terus dilestarikan dan menjadi daya tarik wisata yang menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kunjungan Dr. Fadli Zon ke Malang Raya ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam melestarikan warisan budaya bangsa. Upaya revitalisasi cagar budaya diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi pelestarian sejarah dan budaya, tetapi juga bagi pengembangan pariwisata daerah.
Kunjungan ke Desa Budaya Tumpang
Selain mengunjungi candi-candi, Dr. Fadli Zon juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Desa Budaya Tumpang. Di sana, ia disambut oleh masyarakat setempat dan menyaksikan berbagai kesenian tradisional, seperti Tari Beskalan Putri Malangan. Ia juga berkesempatan untuk melihat secara langsung cikar, alat transportasi tradisional yang hampir punah.
Dr. Fadli Zon menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat Desa Budaya Tumpang yang terus menjaga dan melestarikan tradisi serta warisan leluhur. “Candi Jago bukan hanya peninggalan sejarah, tetapi juga menjadi simbol keberlanjutan budaya yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam upaya pelestarian budaya. “Melalui seni dan teknologi tradisional seperti Tarian Beskalan Putri, Batik dan cikar, kita dapat memahami dan menghargai kebudayaan yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita,” ujarnya.
Kunjungan Dr. Fadli Zon ke Malang Raya ini diharapkan dapat menjadi momentum penting bagi upaya pelestarian cagar budaya dan pengembangan pariwisata di daerah tersebut. Dengan adanya perhatian dari pemerintah pusat dan dukungan dari berbagai pihak, warisan budaya bangsa dapat terus dilestarikan dan menjadi kebanggaan bagi generasi penerus. (nid/sit)