Kanal24, Malang – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP Kota Malang, menyelenggarakan acara peringatan Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda. Acara ini bertujuan untuk melestarikan Bahasa Indonesia di kalangan pelajar serta menanamkan kecintaan dan kebanggaan siswa-siswi terhadap bahasa nasional ini. Diadakan pada Selasa (29/10/2024), acara ini penting bagi pelajar SMP se-Kota Malang untuk menumbuhkan apresiasi dan eksistensi Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
Esti Satuhu Nurrohmah, S.Pd., selaku Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Malang, menjelaskan pentingnya acara ini sebagai wadah edukatif dan apresiatif bagi siswa-siswi SMP untuk mengeksplorasi kemampuan berbahasa mereka.
“Kami di MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Malang ingin melestarikan Bahasa Indonesia di kalangan pelajar. Kami berharap para siswa dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap Bahasa Indonesia dan menjadikannya semakin eksis,” ujar Esti.
Ia menekankan pentingnya momen ini sebagai bagian dari upaya mempertahankan Bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa dan memperkenalkannya kepada generasi muda.

Selain melibatkan para pelajar, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai lomba, di antaranya lomba menulis surat dan cerita fantasi. Pemilihan kategori lomba ini melalui proses yang ketat, termasuk polling dan diskusi bersama kepala sekolah serta para pengurus MGMP Bahasa Indonesia.
Proses ini juga melibatkan juri-juri yang kredibel dari kalangan praktisi seni dan akademisi untuk menjaga validitas penilaian. “Kami menghindari pengambilan juri dari kalangan guru SMP untuk menjaga objektivitas nilai. Juri kami terdiri dari praktisi seni dan akademisi seperti Ibu Riska dari Saung Kanak Kota Malang dan dosen UIN Malang, serta Bapak Fikri, dosen Universitas Brawijaya,” tambah Esti.
Antusiasme yang tinggi ditunjukkan oleh sekolah-sekolah di Kota Malang beserta para siswa yang ikut serta dalam lomba ini. Esti menyatakan, meski acara ini baru diselenggarakan kembali setelah vakum beberapa tahun akibat pandemi, minat dari peserta dan pendamping guru tetap besar.
“Ini tahun kedua kami melaksanakan acara ini, dan terlihat antusiasme yang luar biasa dari siswa maupun pendamping. Jumlah peserta yang meningkat menjadi bukti bahwa acara ini sangat dinantikan oleh kalangan pelajar,” ujarnya.
Selain mengembangkan potensi siswa, MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Malang berharap peringatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkesinambungan. “Kami berharap kegiatan ini bisa diadakan setiap tahun. Selain pandemi, sebelumnya kami sempat mengalami kendala untuk melaksanakan acara ini, tapi alhamdulillah tahun ini kami dapat kembali mengadakan kegiatan ini dan semoga bisa terus berlanjut,” kata Esti.
Esti berharap siswa-siswi SMP Kota Malang mendapatkan pengalaman berharga dari acara ini. Ia mengajak semua pelajar untuk menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa dunia dan memperkuat posisinya sebagai bahasa nasional yang dikenal dan dicintai oleh seluruh rakyat Indonesia. “Mari kita jadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa dunia. Bahasa kita adalah bahasa nomor satu dan harus kita banggakan bersama,” pungkas Esti dengan penuh semangat.
Melalui acara ini, MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Malang berharap dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan kemampuan bahasa pelajar SMP di Kota Malang serta meningkatkan kecintaan mereka terhadap Bahasa Indonesia. (nid/una)