Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Olahraga Sehat Sesuai Usia, Jangan Asal Pilih!

Einid Shandy by Einid Shandy
August 24, 2025
in Gaya Hidup
1
Olahraga Sehat Sesuai Usia, Jangan Asal Pilih!

Olahraga Sehat Sesuai Usia, Jangan Asal Pilih! (Freepik(

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Olahraga adalah kunci untuk menjaga tubuh tetap sehat, bugar, dan berenergi. Namun, tidak semua jenis olahraga bisa dilakukan oleh setiap orang. Faktor usia sangat menentukan, karena seiring bertambahnya umur, tubuh mengalami perubahan pada otot, tulang, metabolisme, hingga daya tahan.

Kesalahan memilih olahraga bisa menimbulkan cedera serius, terutama bila intensitasnya tidak seimbang dengan kemampuan tubuh. Itulah sebabnya, penting bagi masyarakat untuk memahami olahraga apa yang cocok dilakukan di setiap rentang usia.

Berikut panduan olahraga sehat sesuai usia, menurut rekomendasi ahli kebugaran.

Baca juga:
Rahasia Hidup Sehat: Lindungi Ginjal Sejak Dini

Usia 20-an: Masa Emas Metabolisme

Pada rentang usia ini, tubuh berada di kondisi terbaik. Metabolisme sedang berada pada titik tertinggi, otot lebih kuat, dan daya pulih tubuh lebih cepat. Tidak heran jika orang usia 20-an bisa mencoba berbagai macam olahraga, mulai dari yang ringan hingga ekstrem.

Lari jarak jauh, renang, futsal, basket, bahkan latihan angkat beban tergolong aman dilakukan. Latihan intensitas tinggi seperti HIIT (High Intensity Interval Training) juga banyak digemari di usia ini.

Meski begitu, disiplin tetap dibutuhkan. Tanpa rutinitas yang konsisten, tubuh akan sulit mempertahankan adaptasi. Selain itu, menjaga pola makan dan istirahat yang cukup menjadi penunjang penting agar olahraga membawa manfaat maksimal.

Usia 30-an: Saat Tubuh Mulai Berubah

Banyak orang mengira tubuh mereka masih sama seperti ketika berusia 20-an. Padahal, memasuki usia 30-an, tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Salah satunya adalah berkurangnya elastisitas bantalan tulang belakang yang bisa memicu nyeri atau cedera bila olahraga terlalu berat. Pada usia ini, disarankan untuk lebih selektif memilih jenis olahraga. Jogging, bersepeda santai, berenang jarak menengah, atau senam kebugaran bisa menjadi pilihan tepat.

Olahraga kompetitif seperti futsal atau bulu tangkis masih boleh dilakukan, tetapi perlu membatasi intensitas dan durasinya. Fokus sebaiknya diarahkan pada olahraga yang memperkuat fungsi jantung dan paru-paru. Konsistensi jauh lebih penting dibanding memaksakan diri.

Usia 40–50-an: Mengutamakan Keselamatan dan Keseimbangan

Di usia paruh baya, risiko cedera semakin besar jika memilih olahraga yang salah. Ahli kesehatan menyarankan untuk menghindari olahraga yang menuntut benturan keras atau gerakan mendadak, seperti sepak bola atau lari jarak jauh. Jenis olahraga yang lebih aman adalah jalan cepat, yoga, pilates, atau tai-chi. Aktivitas ini tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga melatih keseimbangan dan fleksibilitas tubuh.

Selain itu, olahraga kardio ringan seperti bersepeda santai atau berenang bisa membantu menjaga kesehatan jantung dan mengendalikan berat badan. Olahraga teratur juga bermanfaat untuk mencegah masalah metabolisme seperti diabetes tipe 2 yang mulai rentan terjadi di usia ini.

Usia 60 Tahun ke Atas: Bergerak dengan Hati-hati

Lansia kerap menghadapi penurunan fungsi tubuh secara signifikan. Tulang menjadi lebih rapuh, otot melemah, dan sistem kardiovaskular menurun. Karena itu, olahraga untuk lansia harus dilakukan dengan sangat hati-hati.Meski demikian, berhenti bergerak justru bisa memperburuk kondisi tubuh. 

Baca juga:
Banjir Fitur AI di Ponsel: Inovasi atau Ilusi?

Olahraga ringan seperti tai-chi, yoga dengan gerakan sederhana, atau jalan santai menjadi pilihan paling aman. Latihan pernapasan juga dianjurkan untuk membantu menjaga stamina dan melatih ketenangan. Sebelum memulai program olahraga, lansia sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dengan begitu, gerakan yang dilakukan bisa benar-benar sesuai kondisi kesehatan dan menghindari risiko cedera.

Konsultasi dan Konsistensi Adalah Kunci

Apapun usianya, olahraga akan membawa manfaat besar bila dilakukan secara tepat. Namun, jangan lupa untuk selalu memperhatikan sinyal tubuh. Jika merasa nyeri atau tidak nyaman, segera hentikan aktivitas.Konsultasi dengan dokter atau instruktur olahraga profesional bisa membantu menentukan pilihan terbaik. Sementara itu, konsistensi dalam berolahraga akan membuat manfaatnya lebih terasa. Lebih baik olahraga ringan tapi rutin, daripada berat tapi hanya sesekali. Dengan memahami panduan olahraga sesuai usia, masyarakat bisa menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan cara yang lebih aman dan efektif. (ptr)

Post Views: 232
Tags: hidup sehatKANAL24kanal24.co.idOlahragaOlahraga Sesuai UsiaPola HidupPola Hidup Sehatuniversitas brawijaya
Previous Post

M Abdullah Syukri, Alumni Fisip UB Masuk Jajaran Komisaris Waskita Karya

Next Post

FH UB Kini Penyelenggara Resmi Pelatihan Mediator Bersertifikat MA

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
FH UB Kini Penyelenggara Resmi Pelatihan Mediator Bersertifikat MA

FH UB Kini Penyelenggara Resmi Pelatihan Mediator Bersertifikat MA

Comments 1

  1. Pingback: Feminisme vs Patriarki: Berebut Hak, Lupa Kewajiban - Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Disertasi Doktor Fapet UB : Membaca Potensi Genetik Kambing Kacang

Disertasi Doktor Fapet UB : Membaca Potensi Genetik Kambing Kacang

March 10, 2026
Green Campus UB Petakan Lokasi Tanam Pohon Langka

Green Campus UB Petakan Lokasi Tanam Pohon Langka

March 10, 2026
Sertifikasi Drone Buka Peluang Profesi Mahasiswa Difabel

Sertifikasi Drone Buka Peluang Profesi Mahasiswa Difabel

March 10, 2026
Menghapus Cemas dengan Melatih Diri Menjadi Muslim Tangguh

Menghapus Cemas dengan Melatih Diri Menjadi Muslim Tangguh

March 10, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025